INI ADALAH ALAT-ALAT YANG SAYA PAKAI :
BY. RADIANSYAH
Meng Kompres Video = https://handbrake.fr/
Download Mp3 Audio Musiknya saja = Salin Link Youtube masukan ke sini https://ezmp3.cc/d6mn
Voice Over = https://elevenlabs.io/ & https://clipchamp.com/id/ Menghapus watermak video&FOTO = GStory / Media.io
untuk membuat avatar sendiri = https://dreamina.capcut.com/ai-tool/home Juara Terbaik gambar ke Video = https://klingai.com/global
Juara Terbaik untuk lipsynce = https://app.pixverse.ai/home? & https://dreamina.capcut.com/ai-tool/home
untuk promosi produk cocok untuk affiliate = https://www.topview.ai/ Bikin Alur Cerita Panjang Novi AI Sekarang https://cutt.ly/HrpU2m6b Android Novi AI Download Link: https://download.imyfone.com/noviai-a…
WAJIB UNTUK AUDIO SOUND ALUR CERITA HEWAN :
https://pixabay.com/sound-effects/search/cat/
Download Kumpulan Sound Audio Lucu : https://www.myinstants.com/en/index/id/
JASA VERIFIKASI NOMER UNTUK MEMBUKA FITURE LANJUTAN THUMBNIL :
https://ditznesia.id/daftar?ref=94660866
WEBSITE UNTUK LIVE STREAMING YOUTUBE
https://yt.gasyoutubelive.my.id
Pippit AI adalah agen kreatif cerdas yang bisa bantu bikin konten lebih cepat dan mudah. membuat foto jadi bicara, ai video generator, ai avatar, sampai editing foto.
https://pippit.capcut.com/i/VI79QGCG0e8M
generate Leonardo,Kling,Hedra ai sepuasnya memnggunakan temporary mail sementara :
- https://imail.edu.vn/ (Rekomendasi) 2. https://www.mailticking.com/
- https://freegmail.netlify.app/
- https;//twistmail.netlify.app/
Cara Face Swap Video :
https://supawork.ai/ai-face-swap (REKOMENDASI) https://aifaceswap.io/video-face-swap-ai/ https://huggingface.co/pricing https://www.miocreate.com/face-swap.html
https://akool.com/workspace/684fd0640b02c31798184fb3/library
CARA MEMBUAT AVATAR MUKA SENDIRI
https://dreamina.capcut.com/ai-tool/home
rompt Avatar Muka sendiri :
charming, pria muda, tutup mulut, pandangan kedepan, badan tegap, posisi duduk, tangan di atas meja, laptop di atas meja, pakai [hoodie warna abu] dengan tulisan “[YOUTUBE]”, hadap depan, di depan mic podcast, pencahayaan cinematic
PROMPT MEMBUAT AVATAR UNTUK MEMBERITAKAN ACARA/BERITA/ARTIS:
A young [Southeast Asian] with long, silky dark hair, fair skin, almond-shaped eyes, and soft facial features, sitting in a modern, well-lit room. She is wearing an elegant red-and-white patterned shirt with intricate designs. She appears to be speaking confidently, gesturing naturally with her hands. A sleek laptop is in front of her, suggesting she is engaged in an online discussion, podcast, or educational video. The background is softly blurred with warm lighting, giving a cozy yet professional ambiance. She has a friendly and engaging expression, making direct eye contact with the camera.
Ubah muka ke etnis atau wilayah:
Indonesia : Southeast Asian Korea style : East Asian woman Amerika : Caucasian American Eroupa : Northern European
Template Prompt Membuat ide Channel Youtube
Buatkan saya 10 ide nama channel YouTube yang menarik, mudah diingat, dan relevan untuk niche [ISI DENGAN NICHE ANDA, contoh: fakta unik dunia / horor / teknologi / finansial anak muda].
Setiap nama disertai:
- Deskripsi channel
- 3 hashtag yang cocok untuk digunakan di video
- 5 keyword SEO yang relevan dan memiliki potensi pencarian tinggi
Target audiens: [ISI DENGAN TARGET PENONTON, contoh: anak muda 18–30 tahun, ibu rumah tangga, pecinta horor, pebisnis pemula, dll].
Gaya channel: [ISI GAYA CHANNEL, contoh: edukatif santai, misterius & dramatis, seru dan lucu, dll].
Gunakan bahasa Indonesia, buat seolah-olah siap dipakai langsung di YouTube.
Prompt Logo Channel
Buatkan desain logo untuk channel YouTube dengan nama “[NAMA CHANNEL]”.
Tema channel ini adalah [NAMA NICHE, contoh: horor, teknologi, edukasi finansial, fakta unik, kuliner].
Gaya desain harus mencerminkan karakter niche tersebut: [GAYA KHAS, contoh: menyeramkan dan misterius / modern dan minimalis / fun dan berwarna / elegan dan profesional].
Gunakan skema warna yang sesuai: [WARNA UTAMA, contoh: hitam-merah untuk horor, biru-putih untuk teknologi, kuning-hijau untuk edukasi, dll].
Font harus [GAYA FONT, contoh: menyeramkan dan unik / bersih dan modern / lucu dan tebal / formal dan rapi].
Desain harus berbentuk lingkaran dan cocok digunakan sebagai foto profil YouTube. Resolusi tinggi, latar belakang transparan (PNG), gaya vektor.
Prompt Membuat Banner Channel
Buatkan desain banner channel YouTube untuk channel bernama “[NAMA CHANNEL]”. Tema channel ini adalah [NAMA NICHE].
Desain harus mencerminkan suasana [GAYA VISUAL, contoh: menyeramkan dan gelap / profesional dan bersih / energik dan ceria / santai dan kreatif].
Gunakan latar belakang yang relevan seperti [CONTOH BACKGROUND: hutan gelap, gedung pencakar langit, ruang belajar, dapur makanan, dll].
Tuliskan nama channel “[NAMA CHANNEL]” di bagian [tengah / kiri atas / kanan bawah] dengan font [gaya font].
Tambahkan tagline: “[ISI TAGLINE]” di bawah nama channel dalam ukuran lebih kecil. Ukuran banner: 2560 x 1440 px, area aman 1546 x 423 px. Resolusi tinggi.
CARA MEMBUAT THUMBNIL
Prompt Membuat Thumbnail Youtube
Buatkan desain thumbnail YouTube untuk video berjudul: “[JUDUL VIDEO]”.
Tema video: [NAMA NICHE, contoh: horor, fakta unik, teknologi, edukasi finansial, komedi, travel, dll].
Tampilkan adegan utama yang paling dramatis atau mencolok dari video.
Ekspresi wajah harus jelas dan emosional (contoh: terkejut, takut, tertawa, bingung).
Gunakan font besar, tebal, dan mudah dibaca untuk menampilkan kata kunci penting: “[KATA KUNCI UTAMA DI THUMBNAIL]”.
Warna harus kontras, terang, dan menarik perhatian (merah, kuning, biru, hijau terang).
Background bisa diberi efek blur, gelap, atau penuh misteri tergantung topik.
Tambahkan elemen visual tambahan (ikon, simbol, tanda tanya, efek cahaya, lingkaran merah, panah) untuk memancing rasa penasaran.
Rasio 16:9, resolusi tinggi (1280 x 720 px), gaya YouTube profesional.
Promnt ChatGpt :
- saya ingin membuat thumbnail youtube dengan tema “[anak anak]”, perlihatkan anak anak bermain di taman main dengan tulisan ” [BERMAIN DI TAMAN]” tema fresh, menarik untuk anak anak, buatkan saya promntnya dalam bahasa inggris.
- saya ingin membuat thumbnail youtube dengan tema “[kubah Mesjid]”, perlihatkan pemandangan yang indah dengan tulisan ” [Tanpa iklan]” tema fresh, menarik untuk musik, buatkan saya promntnya dalam bahasa inggris.
- saya ingin membuat thumbnail youtube dengan tema “[sepak bola]”, tampilkan beberapa pemain menggunakan kaos timnas merah dan celana putih dengan tulisan ” [TIMNAS JUARA]” tema fresh, menarik, buatkan saya promntnya dalam bahasa inggris.
PROMPT KARATER KONSISTEN (CHAT GPT)
- Buat Deskripsi Karakter yang Lengkap dan Tetap
Gunakan elemen-elemen berikut secara konsisten di setiap prompt:
Nama (opsional): Misalnya, “Radian” Usia: Misalnya, 18 tahun
Tinggi badan: 170 cm Rambut: Putih, pendek Mata: Biru
Pakaian: Kaos abu-abu, celana jeans biru
Aksesori: Bandana dan kacamata hitam di kepala, jam tangan di tangan kiri Ekspresi wajah: Senyum
Gaya seni: Disney Pixar 3D realistis
- Gunakan Prompt Template yang Konsisten
Contoh prompt dasar yang bisa kamu pakai terus-menerus:
“A Disney Pixar 3D style male character, 18 years old, 170 cm tall, short white hair, blue eyes, wearing a grey t-shirt and blue jeans, with a bandana and sunglasses on his head, and a wristwatch. He is smiling. Full body, front view, high quality.”
Setiap kali kamu ingin menggambarkan karakter tersebut dalam pose berbeda, jangan ubah bagian deskripsinya, cukup tambahkan konteks:
“… standing in a sunny park, waving his hand.”
“… sitting on a futuristic motorcycle, city background.” “… in a battle stance with a glowing sword.”
PROMPT GAMBAR (CHAT GPT)
MEMBUAT PROMPT GAMBAR UNTUK MENYANYI :
Tolong buatkan teks prompt untuk gambar close up shot untuk seorang [GENDER] dari [NEGARA] berusia [USIA] tahun, berwajah [DETAIL WAJAH], bertubuh [DETAIL TUBUH], memakai [DETAIL PAKAIAN], bernyanyi sambil tersenyum di sebuah ruang studio rekaman profesional dengan pandangan tertuju pada mikrofon profesional di depannya, sebuah headphone hitam di kepala, seperangkat komputer dan peralatan rekaman canggih pada background. Pencahayaan sangat menarik dengan lighting profesional. Teks prompt harus sedetail mungkin dengan gaya ilustrasi hyper realistic editorial photography, background bokeh, dalam bahasa Inggris. Tolong buatkan teks prompt, bukan gambar.
CONTOH :
Tolong buatkan teks prompt untuk gambar close up shot seorang wanita dari Indonesia berusia 20 tahun, berwajah sangat cantik dengan make-up natural, bertubuh ideal, memakai jilbab putih dan baju pink lengan panjang bermotif bunga, bernyanyi sambil tersenyum di sebuah ruang studio rekaman profesional dengan pandangan tertuju pada mikrofon profesional di depannya, sebuah headphone hitam di kepala, seperangkat komputer dan peralatan rekaman canggih pada background.
Pencahayaan sangat menarik dengan lighting profesional. Teks prompt harus sedetail mungkin dengan gaya ilustrasi hyper realistic editorial photography, background bokeh, dalam bahasa Inggris. Tolong buatkan teks prompt, bukan gambar.
PROMPT VIDEO NYANYI (UNTUK KLING AI) PROMPT :
The woman singing naturally and looking at the microphone while smiling warmly.
NEGATIVE PROMPT :
Low quality, blurry, distorted face, exaggerated expressions, unnatural movement, bad anatomy, poor lighting, incorrect proportions, missing fingers, messy background, cartoonish style, unrealistic skin texture, inappropriate outfit, pixelated image.
NEGATIVE PROMPT UNTUK BANYAK PERGERAKAN TANGAN:
Prompt Negativ
deformed hands, deformed fingers, exstra fingers, fused fingers, missing fingers, bad anatomy, bad hands, bad fingers, blurry hands, disfigured hands, unnatural finger pose, malformed fingers, broken limbs, stiff movement, glitch, distored body, low quality, unnatural motion, robotic movement, awkward gestures
artinya:
tangan cacat, jari cacat, jari tambahan, jari menyatu, jari hilang, anatomi buruk, tangan buruk, jari buruk, tangan kabur, tangan cacat, pose jari tidak alami, jari cacat, anggota tubuh patah, gerakan kaku, gangguan, tubuh terdistorsi, kualitas rendah, gerakan tidak alami, gerakan robotik, gerakan canggung
LIPSYNC DURASI 1 MENIT HTTPS://SYNC.SO/PROJECTS
CARA MEMBUAT VIDEO BERNYANYI PROMPT LIRIK LAGU (CHAT GPT)
MEMBUAT JUDUL LAGU:
Kamu adalah penulis lagu profesional. Buatkan lirik lagu bertema “[TEMA]” dengan genre “[GENRE]” bertempo [TEMPO]. Tapi sebelumnya, buatkan 10 alternatif judul untuk dipilih.
CONTOH:
Kamu adalah penulis lagu profesional. Buatkan lirik lagu bertema “Cinta kerinduan kepada Nabi Muhammad SAW” dengan genre “Islamic Traditional Arabic” bertempo lambat. Tapi sebelumnya, buatkan 10 alternatif judul untuk dipilih.
MEMBUAT VERSE 1:
Saya pilih nomor [pilih nomor]. Buatkan bagian Verse 1. Terdiri dari 4 baris kalimat, dengan 10 suku kata per kalimat. Buat dengan skema rima sempurna
MEMBUAT VERSE 2:
Buatkan bagian Verse 2. Terdiri dari 4 baris kalimat, dengan 10 suku kata per kalimat. Buat dengan skema rima sempurna.
MEMBUAT VERSE 3:
Buatkan bagian Verse 3. Terdiri dari 4 baris kalimat, dengan 10 suku kata per kalimat. Buat dengan skema rima sempurna.
MEMBUAT CHORUS :
Buatkan bagian Chorus. Terdiri dari 4 baris kalimat, dengan 8 suku kata per kalimat. Buat dengan skema rima sempurna. Buat judul lagu menjadi kalimat pertama dari Chorus.
MEMBUAT BRIDGE :
Buatkan bagian Bridge. Terdiri dari 4 baris kalimat, dengan 8 suku kata per kalimat. Buat dengan skema rima sempurna
MEMBUAT ALTERNATIF :
Tolong buatkan beberapa alternatif lain sebagai variasi
PROMPT MUSIK (CHAT GPT) MEMBUAT PROMPT UNTUK SUNO:
Buatkan prompt untuk generate lirik ini menjadi musik di platform Suno.com. Pastikan tetap bergenre Islamic traditional arabic bertempo lambat dengan vokal wanita. Buatkan sedetail mungkin dalam bahasa Inggris
MEMBUAT ALTERNATIF:
Buatkan versi lebih sederhana dalam satu kalimat ringkas.
PENGERTIAN VERSE, CHORUS, BRIDGE
- Verse (Bait Lagu)
- Fungsi: Menyampaikan cerita atau narasi
- Ciri-ciri:
- Biasanya berubah liriknya di setiap
- Musiknya tetap sama, tapi kontennya
- Contoh: Bagian yang menjelaskan latar belakang perasaan atau situasi dalam lagu.
- Chorus (Refrain / Reff)
- Fungsi: Bagian inti lagu yang paling mudah
- Ciri-ciri:
- Lirik dan melodi biasanya tetap sama setiap kali
- Biasanya lebih catchy dan emosional.
- Contoh: Bagian “Aku tak bisa…” dalam lagu yang diulang-
- Bridge (Penghubung / Jembatan Lagu)
- Fungsi: Memberikan variasi sebelum kembali ke chorus
- Ciri-ciri:
- Biasanya hanya muncul sekali dalam
- Musik dan liriknya berbeda dari verse maupun
- Contoh: Bagian pendek yang membuat lagu tidak terasa monoton, sering muncul setelah chorus kedua.
ILUSTRASI STRUKTUR LAGU
[instrument intro] Verse 1
Chorus Verse 2 Chorus Bridge Chorus [outro][end]
CARA MEMONETISASI LAGU MENGGUNAKAN SUNO AI
- Gunakan Akun Berbayar Suno AI (Pro)
- Suno AI Free Plan: Lagu hanya untuk penggunaan pribadi dan tidak bisa
- Suno AI Pro/Unlimited Plan: Memberikan lisensi komersial non-eksklusif artinya kamu boleh menggunakan lagu untuk monetisasi, termasuk di YouTube, Spotify, TikTok,
📌 Syarat penting: Kamu harus pencipta lagu tersebut (prompt kamu sendiri) dan lagu bukan hasil remix dari lagu berhak cipta.
- Buat Lagu Original dengan Prompt Sendiri
- Jangan gunakan nama artis terkenal, lirik terkenal, atau instrumen yang identik dengan lagu komersial tertentu.
- Hindari menyebut “in the style of [nama artis terkenal]” karena bisa dianggap pelanggaran.
Contoh prompt aman:
“Pop song about chasing dreams and never giving up, male vocals, upbeat, acoustic guitar and piano background”
- Download dan Simpan Bukti Prompt + Lagu
- Simpan file lagu +
- Ambil screenshot prompt dan hasil generate dari Suno AI sebagai bukti kamu pembuatnya.
- Gunakan Metadata yang Jelas Saat Upload ke YouTube Di YouTube:
- Judul: Gunakan nama lagu dan
- Deskripsi: Tambahkan “This original song was created using Suno AI. I own the rights to use this track commercially based on the Suno AI Pro ”
- Jangan Klaim Lagu di Content ID (jika tidak 100% milikmu secara hak cipta) Meskipun kamu punya hak menggunakan lagu secara komersial, kamu tidak otomatis memiliki hak eksklusif atau boleh memasukkan lagu ke sistem Content ID YouTube (untuk mengklaim video orang lain).
❗Penting: Kebijakan Suno AI
Per 2024, berdasarkan TOS Suno AI:
- Lagu yang kamu hasilkan bisa digunakan untuk komersial hanya jika kamu menggunakan Pro Plan.
- Kamu tidak punya hak eksklusif atas lagu. Artinya, pengguna lain bisa membuat lagu mirip dengan prompt yang serupa.
🔥 Tips Tambahan:
- Gunakan lagu buatanmu untuk background video, musik lirik, atau bahkan musik video animasi.
- Optimalkan SEO di judul dan deskripsi YouTube agar video lagumu lebih mudah ditemukan.
CONTOH DESKRIPSI UNTUK YOUTUBE
🎵 Lagu original berjudul “JUDUL LAGU”
🎤 Penyanyi: [Nama Kamu atau Channel Kamu]
📅 Rilis: Mei 2025
🎧 Genre: Pop / Motivasi
Lagu ini dibuat menggunakan Suno AI dengan prompt orisinal.
Saya adalah pembuat lagu ini dan memiliki hak penggunaan komersial sesuai lisensi dari Suno AI (Pro Plan).
✅ Bukan cover atau remix dari lagu berhak cipta.
✅ Lagu ini 100% original berdasarkan prompt pribadi.
✅ Tidak mengandung unsur pelanggaran hak cipta.
#LaguOriginal #MusikAI #LaguMotivasi #SunoAI Deskripsi ini melindungimu dari klaim YouTube dengan memberikan:
- Penjelasan sumber lagu
- Hak penggunaan komersial
- Penegasan bukan pelanggaran hak cipta
Cara Membuat Konten Cerita Durasi 1 Jam Dengan AI
PROMPT NASKAH CERITA (UNTUK CHATGPT) MEMBUAT JUDUL CERITA:
Kamu adalah penulis profesional. Tolong buatkan 10 ide judul cerita ber- genre [horor/drama rumah tangga/cerita rakyat]. Ide cerita harus dramatis, sensasional, penuh emosi dan mengandung clickbait seperti referensi judul berituku [Judul video YT yang View tinggi] dengan tujuan menghasilkan cerita viral. pastikan judul tersebut menarik dan berikan rating 1-10 pada setiap judulnya
CONTOH :
Kamu adalah penulis profesional. Tolong buatkan 10 ide judul cerita ber-genre Horor. Ide cerita harus dramatis, sensasional, penuh emosi
dan mengandung clickbait seperti referensi “Viral Pria ini Menikahi Dewi Ular!! Ternyata ini penyebabnya!” dengan tujuan menghasilkan cerita viral. pastikan judul tersebut menarik dan berikan rating 1-10 pada setiap judulnya
MEMBUAT ALTERNATIF JUDUL:
Buatkan 10 judul lagi.
Buatkan 10 judul lagi. Dari sudut pandang istri yang tersakiti. Buatkan 10 judul lagi. Dari sudut pandang suami yang tersakiti.
VOICE OVER GRATIS
https://clipchamp.com/id/ durasi 10 menit
Backsound Horor https://drive.google.com/drive/folders/1rtnYtuCLCxt4ZnAgEEW71glEOBLOV2Ae? usp=sharing
MEMBUAT OUTLINE PER EPISODE:
Saya pilih judul nomor [nomor]. Tolong kembangkan judul ini menjadi sebuah cerita utuh yang terdiri dari 25 Episode dengan detail seperti ini:
- Episode 1-3: Pendahuluan (perkenalan tokoh utama dan kondisi awal di mana semua
baik-baik saja)
- Episode 4-6: Konflik Awal (muncul satu kejadian penting yang membahayakan tokoh
utama)
- Episode 7-13: Pengembangan Konflik (tokoh utama menetapkan sebuah tujuan dan
menghadapi berbagai rintangan berat untuk meraih tujuan tersebut)
- Episode 14-19: Klimaks (semua usaha tokoh utama gagal sehingga menyisakan satu
pilihan terakhir paling sulit yang harus diambil)
- Episode 20-23: Resolusi (tokoh utama berjuang keras dengan pilihan terakhir yang ia punya dan akhirnya menemui happy ending)
- Episode 24-25: Penutup (kesimpulan dan pelajaran dari cerita secara keseluruhan)
Buatkan episode-episode yang dramatis, tapi jangan buat adegan berisi kekerasan. Jangan gunakan kata “darah”, “tusuk”, umpatan, cacian, dan kata- kata kotor. Target audiens adalah segala umur. Coba pahami terlebih dahulu, sebelum kita mulai mengembangkan cerita ini
MEMBUAT EPISODE PERTAMA [1]:
Buatkan alur cerita episode [1] dari [judul cerita] Kembangkan cerita dengan gaya horor dramatis dan mencekam.
dan Buatkan prompt gambar ilustrasi adegan utama episode ini.
MEMBUAT EPISODE LANJUTAN [2-25]:
Tulis lanjutan cerita episode [NOMOR EPISODE] dari judul “[JUDUL CERITA]”. Kalimat pertama episode ini harus menyambung langsung dari kalimat terakhir episode sebelumnya, yaitu:
“[KALIMAT TERAKHIR EPISODE SEBELUMNYA]”Kembangkan cerita dengan gaya [GAYA CERITA] (misal: horor, dramatis, mencekam, penuh misteri). Buatkan AI image text prompt ilustrasi di dalam adegan cerita ini. Pastikan masukkan unsur wajah Indonesia dalam penggambaran masing-masing tokoh. Prompt harus sedetail mungkin dengan gaya ilustrasi hyper realistic photography dalam bahasa Inggris.
MEMBUAT EPISODE PENUTUP [?]:
Buatkan PENUTUP alur cerita TERAKHIR episode [?] dari [judul cerita] Kalimat pertama episode ini harus menyambung langsung dari kalimat terakhir episode sebelumnya, yaitu:
“[KALIMAT TERAKHIR EPISODE SEBELUMNYA]”Kembangkan cerita dengan gaya [GAYA CERITA] (misal: horor, dramatis, mencekam, penuh misteri). Buatkan AI image text prompt ilustrasi di dalam adegan cerita ini. Pastikan masukkan unsur wajah Indonesia dalam penggambaran masing-masing tokoh. Prompt harus sedetail mungkin dengan gaya ilustrasi hyper realistic photography dalam bahasa Inggris.
PROMPT GAMBAR ILUSTRASI (UNTUK CHATGPT) MEMBUAT PROMPT DETAIL KARAKTER:
Buatkan AI image text prompt untuk semua tokoh di dalam cerita ini. Pastikan masukkan unsur wajah Indonesia dalam penggambaran masing-masing tokoh. Prompt harus sedetail mungkin dengan gaya ilustrasi hyper realistic photography dalam bahasa Inggris. Tolong buatkan text prompt, bukan membuat gambar.
CARA BIKIN VIDEO PODCAST BAYI AI PROMPT TEXT-TO-IMAGE (UNTUK CHATGPT) PROMPT KARAKTER :
Tolong buatkan AI text-to-image prompt berbentuk teks untuk karakter seorang bayi [GENDER] berambut [botak] menggunakan aksesoris [bondu] dari [NEGARA] berusia [USIA] berbadan [POSTUR] memakai [PAKAIAN]. Ia duduk menghadap [kanan/kiri] di sebuah ruangan podcast profesional, dengan microphone podcast profesional di depannya, di atas meja, dan headphone hitam di kepala. Meja berwarna [hitam], dan bakcground adalah tembok dilapisi panel peredam suara abu-abu. Pencahayaan ruangan sangat profesional. Buat dengan
gaya ilustrasi hyper realistic photography. Prompt harus sedetail mungkin dalam bahasa Inggris.
Contoh 1 laki laki:
Tolong buatkan AI text-to-image prompt berbentuk teks untuk karakter seorang bayi laki-laki dari Indonesia berusia 1 bulan berbadan gemuk lucu berkulit putih memakai kaos berwarna biru muda. Ia duduk menghadap kanan di sebuah ruangan podcast profesional, berbicara dengan microphone podcast profesional di depannya, di atas meja, dan headphone hitam di kepala. Meja berwarna hitam, dan bakcground adalah tembok dilapisi panel peredam suara abu-abu. Pencahayaan ruangan sangat profesional. Buat dengan gaya ilustrasi realistic photography. Prompt harus sedetail mungkin dalam Bahasa Inggris.
Contoh 2 perempuan :
Tolong buatkan AI text-to-image prompt berbentuk teks untuk karakter seorang bayi perempuan berambut kepang menggunakan aksesoris bondu dari indonesia berusia 1 bulan berbadan gemuk lucu memakai kaos berwarna pink. Ia duduk menghadap kiri di sebuah ruangan podcast profesional, dengan microphone podcast profesional di depannya, di atas meja, dan headphone hitam di kepala. Meja berwarna hitam, dan bakcground adalah tembok dilapisi panel peredam suara abu-abu.
Pencahayaan ruangan sangat profesional. Buat dengan
gaya ilustrasi hyper realistic photography. Prompt harus sedetail mungkin dalam bahasa Inggris.
PROMPT NASKAH PODCAST (UNTUK CHATGPT)
Prompt simple:
Kamu adalah penulis naskah profesional. Tolong buatkan naskah podcast berisi percakapan antara dua bayi yang berbicara dan berpikir seperti manusia dewasa. Karakter pertama adalah [DEKSRIPSI KARAKTER], memiliki sifat [DEKSRIPSI SIFAT]. Karakter kedua adalah [DEKSRIPSI KARAKTER], memiliki sifat [DEKSRIPSI SIFAT]. Keduanya duduk berhadapan di sebuah ruang podcast profesional membicarakan tentang [TOPIK]. Naskah dibuat dalam bahasa [BAHASA] dengan genre [GENRE]. Durasi maksimal [DURASI] untuk konten media sosial.
Contoh :
Kamu adalah penulis naskah profesional. Tolong buatkan naskah podcast berisi percakapan antara dua bayi yang berbicara dan berpikir seperti manusia dewasa. Karakter pertama adalah seorang bayi laki-laki umur 1 tahun, memiliki sifat sangat polos dan keras kepala. Karakter kedua adalah seorang bayi perempuan umur 1 tahun, memiliki sifat cerdas dan sangat sinis. Keduanya duduk berhadapan di sebuah ruang podcast profesional membicarakan tentang perdebatan siapa yang lebih pintar antara anak laki-laki atau anak perempuan, di mana sang bayi laki-laki terus-menerus menganggap anak laki-laki lebih pintar dari anak perempuan, sementara bayi perempuan memberi tes berupa tebak-tebakan plesetan mudah namun bayi laki-laki selalu tidak paham maksudnya. Naskah dibuat dalam bahasa Indonesia dengan genre komedi. Durasi maksimal 40 detik untuk konten media sosial.
STRUKTUR TEMPLATE PROMPT UNTUK CHAT GPT
Prompt Inti:
Buatkan naskah podcast naratif dengan format dua narasumber (interaktif dan dinamis) genre [GENRE] dan durasi sekitar [DURASI] menit. Gaya penceritaan menggunakan [MONOLOG / DIALOG / CAMPURAN], dengan alur cerita yang [ALUR YANG DIINGINKAN: linier / penuh twist / flashback / misterius]. Karakter utama adalah [DESKRIPSI TOKOH UTAMA], dan konflik utamanya adalah [KONFLIK UTAMA]. Gunakan tone narasi yang [TONE: lucu / serius / dramatis / ringan / horor], serta sisipkan [EFEK KHUSUS: sound effect / narasi internal / jokes ringan / kutipan menarik / pesan moral]. Cerita harus memiliki [PILIHAN AKHIR: twist / pesan / pertanyaan terbuka / akhir bahagia / akhir menggantung].
CONTOH PENGISIAN TEMPLATE BERDASARKAN GENRE
🎭 1. Genre: Komedi Kehidupan Sehari-hari
Buatkan naskah podcast naratif dengan format dua narasumber (interaktif dan dinamis) genre komedi kehidupan sehari-hari dan durasi sekitar 10 menit. Gaya penceritaan menggunakan monolog dengan narasi internal, dengan alur cerita yang linier namun penuh observasi lucu. Karakter utama adalah remaja 20-an yang baru pertama kali masak mi instan dan gagal total. Konflik utamanya adalah air gak mendidih tapi dia tetap nekat masak. Gunakan tone narasi yang ringan, penuh jokes receh tapi relate, serta sisipkan sound effect lucu dan dialog imajiner dengan mi instan-nya. Cerita harus memiliki pesan moral ringan tentang belajar dan sabar.
😱 2. Genre: Horor Misteri
Buatkan naskah podcast naratif dengan format dua narasumber (interaktif dan dinamis)genre horor misteri dan durasi sekitar 20 menit. Gaya penceritaan menggunakan campuran narasi dan dialog, dengan alur cerita flashback dan penuh teka-teki. Karakter utama adalah seorang mahasiswa indekos yang menemukan buku harian milik penghuni lama yang menghilang misterius. Konflik utamanya adalah tokoh utama merasa dibayangi oleh sosok yang ada dalam buku harian itu. Gunakan tone narasi yang mencekam, tenang tapi menyeramkan, serta sisipkan efek suara angin, pintu berderit, dan bisikan samar. Cerita harus memiliki akhir menggantung yang membuat pendengar berpikir.
💔 3. Genre: Drama Romantis
Buatkan naskah podcast naratif dengan format dua narasumber (interaktif dan dinamis) genre drama romantis dan durasi sekitar 25 menit. Gaya penceritaan menggunakan dialog antara dua tokoh, dengan alur cerita flashback dan monolog batin. Karakter utama adalah dua orang mantan yang tak sengaja bertemu saat hujan di halte, dengan konflik masih menyimpan rasa tapi terlalu gengsi untuk bicara jujur. Gunakan tone narasi yang melankolis tapi hangat, serta sisipkan soundtrack lembut dan kutipan puitis. Cerita harus memiliki ending terbuka dengan kemungkinan mereka saling jujur atau tidak
🚀 4. Genre: Fiksi Ilmiah Komedi
Buatkan naskah podcast naratif dengan dengan format dua narasumber (interaktif dan dinamis) genre fiksi ilmiah komedi dan durasi sekitar 15 menit. Gaya penceritaan menggunakan monolog tokoh utama yang sedang vlog dari masa depan, dengan alur cerita linier dan satir. Karakter utama adalah petugas antar waktu yang salah kirim paket ke abad 15 dan bikin sejarah kacau. Konflik utamanya adalah dia harus memperbaiki alur sejarah sambil dikejar AI pengawas waktu. Gunakan tone narasi yang kocak, cepat, dan penuh referensi pop culture, serta sisipkan suara mesin waktu, error, dan log AI yang absurd. Cerita harus memiliki twist akhir yang menyinggung kondisi zaman sekarang secara satir.
🛠️ CATATAN PENTING UNTUK HASIL MAKSIMAL
- Semakin jelas kamu isi bagian: genre, karakter, konflik, tone, efek, dan akhir →
hasil naskah makin kuat.
- Kamu bisa gunakan variasi gaya bahasa: santai, formal, sarkas, puitis, dll.
- Bisa juga kamu minta: “Tulis per babak / segment / dengan call to action di akhir.”
PROMPT TEMPLATE PODCAST SHORT <60 DETIK FORMAT UMUM PROMPT CHAT GPT:
Buatkan naskah podcast video short berdurasi maksimal 60 detik dengan format dua narasumber (interaktif dan dinamis). genre [GENRE]. Gunakan gaya bahasa yang [GAYA: santai / lucu / horor / motivatif / dramatis / absurd], dan narasi yang langsung ke poin, tanpa basa-basi. Gunakan format [MONOLOG / DIALOG SINGKAT / NARASI BERGAYA STORYTELLING].
Pastikan ada hook yang kuat di awal 3 detik, isi yang padat tapi menarik, dan punchline / twist / pesan kuat di akhir. Tambahkan elemen seperti [EFEK SUARA / BACKSOUND / TRANSISI CEPAT] bila perlu.
CONTOH PENGISIAN TEMPLATE PER GENRE
🎭 1. KOMEDI (LUCU & RELATABLE)
Buatkan naskah podcast video short berdurasi 60 detik dengan dengan format dua narasumber (interaktif dan dinamis) genre komedi sehari-hari. Gunakan gaya bahasa yang santai dan absurd, narasi monolog storytelling tentang “Pengalaman ketinggalan bus gara-gara ngaca kelamaan.” Mulai dengan hook lucu di 3 detik pertama, isi dengan kelucuan bertahap, dan akhiri dengan punchline atau quote receh.
😱 2. HOROR (MINI CERITA SERAM)
Buatkan naskah podcast video short berdurasi 60 detik dengan dengan format dua narasumber (interaktif dan dinamis) genre horor. Gunakan narasi storytelling orang pertama, tone tenang dan menyeramkan. Ceritakan tentang seseorang yang dikirimi suara dirinya sendiri… padahal dia sendirian. Buat opening yang langsung bikin merinding dalam 3 detik, bangun tensi cepat, dan akhiri dengan twist seram tapi halus.
- EDUKASI (FAKTA UNIK / PSIKOLOGI)
Buatkan naskah podcast video short berdurasi maksimal 60 detik dengan dengan format dua narasumber (interaktif dan dinamis) genre edukasi psikologi ringan. Gaya bahasa santai tapi informatif. Bahas tentang “Kenapa otak kita suka banget overthinking sebelum tidur?”. Mulai dengan pertanyaan hook, beri penjelasan cepat dengan analogi lucu, dan tutup dengan insight menarik atau ajakan mikir.
- MOTIVASI (KUTIPAN & REFLEKSI)
Buatkan naskah podcast video short berdurasi 60 detik dengan format dua narasumber (interaktif dan dinamis) genre motivasi inspiratif. Gunakan gaya narasi tenang dan mendalam, dengan storytelling tentang “Kenapa gagal itu bukan akhir tapi sinyal mulai ulang.” Beri pembuka yang reflektif, isi dengan 2–3 kalimat kuat, dan tutup dengan kutipan atau kalimat powerful.
🎬 5. MINI DRAMA (DIALOG 2 ORANG)
Buatkan naskah podcast video short berdurasi maksimal 60 detik dengan format dua narasumber (interaktif dan dinamis) genre drama dialog. Format dialog singkat antara dua tokoh yang lagi putus cinta di parkiran. Mulai dari keheningan aneh, dialog emosional tapi padat, lalu akhiri dengan kalimat yang bikin nyesek tapi elegan.
📌 TIPS TAMBAHAN UNTUK PODCAST SHORT YANG NENDANG:
- 🎯 Hook di 3 detik pertama itu wajib (pertanyaan, pernyataan aneh, atau suara mencolok).
- Gunakan kalimat ringkas & berirama
- ✸ Akhiri dengan twist, quote, atau pertanyaan
- 🎧 Tambahkan catatan efek suara (SFX), musik latar, atau jeda
Lipscy bisa menggunakan :
Dremina Ai, Hedra ai
Voice Over bisa menggunakan : Aistudio.google.com (cocok untuk suara anak) Elevenlabs
Clipchamp
CONTOH SCRIPT UNTUK BANDING MONETISASI JIKA DI TOLAK DENGAN ALASAN KONTEN YANG DI GUNAKAN ULANG
Halo Youtube,
Nama Channel saya adalah …..
Dan berikut adalah link channel saya…… (sertakan link teks di video)
Sayangnya, channel saya dapat balasan dari tim youtube tidak dapat di monetisasi, dan berdasarkan feedback dari team reviwer alasan yang di berikan adalah konten yang di gunakan ulang.
Padahal jelas bahwa semua konten dalam channel saya adalah hasil karya saya sendiri, buatan sendiri, dan tanpa ada pihak lain yang terlibat dalam pembuatan konten hingga selesai.
Pertama-tama, ijinkan saya menjelaskan bahwa channel saya adalah konten yang mereview aktifitas kondisi jalan raya bersama arus lalu lintas kendaraan yang terjadi, dengan menambah berbagai kreatifitas saya, seperti backsound, filter warna pada video, dan lain lain,
Semua konten yang saya buat berasal dari hasil penelitian saya sendiri berdasarkan fakta menarik yang sedang viral.
Ijinkan saya menjelaskan proses kreatifitas saya, saya membuat video ini pada tanggal tgl/bulan/tahun untuk memperlihatkan bagaimana saya membuat konten dari awal.
Pertama saya menyiapkan beberapa alat yang saya gunakan untuk pengambilan gambar atau video menggunakan hp … holder ….mic …
Ke dua saya mengambil video jalan raya arus lalu lintas yang terjadi menggunakan hp ketiga saya melakukan proses editing, pada proses
editing ini saya menggunakan aplikasi capcut,
Pertama saya memasukan video original yang sudah saya rekam sendiri menggunakan hp kedua saya membuka situs youtube audio library untuk
mencari musik yang di sarankan oleh youtube, kemudian saya download dan saya gunakan pada video original saya tadi untuk di jadikan backsound
video agar membuat hasil konten saya menjadi lebih menarik untuk di tonton. Ketiga saya menambahkan filter 4k agar pencahayaan dan warna video saya lebih menarik di lihat, ke empat saya mengecek aspek rasio video saya, karena video yang saya buat untuk video panjang di youtube, maka rasio aspek video saya yang saya gunakan ukurannya adalah 16:9, setelah itu saya cek semua hasil editing video saya mulai dari langkah awal hingga akhir dan setelah selesai maka saya save atau export.
Dan saya yakin dari awal pembuatan video hingga proses editing adalah sesuai saran dari youtube, saya memohon dengan sangat agar channel saya bisa di monetisasi, channel ini sangat penting bagi saya sebagai konten creator. Saya akan sangat bersyukur atas perhatian dan waktu yang telah anda luangkan untuk meninjau video ini, saya benar-benar berharap penjelasan ini cukup untuk memenuhi kriteria yang di perlukan.
Terima kasih, dan semoga hari-hari anda menyenangkan.
[FREE] Google Gemini Pro AI Modal Email + Kartu Kredit 10k Refund
- Siapkan email kalian
- Siapkan email edu buat verif code aja (boleh edu temp, id, ac.id)
— List edu temp:
https://edumail.icu/ https://etempmail.com/ https://fumail.co/
- Siapkan pembayaran CC, GOPAY, DANA, DSB (Harus valid dan aktif) [Tidak bakal kena charge]
- Daftar VEO 3 (1 Bulan) => https://one.google.com/ai?utm_source=gemini&utm_medium&g1_landing_page= 75
- Cara Atasi Generate Limite Veo 3 dengan Coba Daftar aja Semua Email Gemini Pro yang kamu punya, siapa tau akun Kamu Eligible untuk Akses Fitur ( Note: Tidak Semua Akun Bisa Akses )
Klik Link Ini : => https://workspace.google.com/intl/en_uk/products/vids/
Klik, Signin To Vids, Daftar menggunakan Akun Email Yang Sudah Terdaftar Gemini Pro.
- cara mendapatkan 1000kredit untuk 50 genrate video di akun google pro veo 3 dengan cara daftar flow Klik link : https://labs.google/fx/tools/flow
Aplikasi Generator untuk membuat Prompt VEO 3 https://g.co/gemini/share/816a7b25d1a8
Aplikasi Generator untuk membuat Prompt VEO 3 Konsisten 2 Wajah https://g.co/gemini/share/d2564f1fd457
Aplikasi Generator untuk membuat ASMR VEO 3 https://g.co/gemini/share/dd04b7f5cbd0 Aplikasi Generator untuk membuat Miniatur VEO 3 https://g.co/gemini/share/84a990a77dd5
Aplikasi Generator untuk membuat Ucapan Selamat Ulang Tahun https://g.co/gemini/share/39b1c8a785f5
Negative Prompt (Hilangkan Teks, Subtitle, Font, Logo) – Bahasa Indonesia:
“Tanpa teks di layar, tanpa subtitle, tanpa tulisan, tanpa overlay font, tanpa logo, tanpa watermark, tanpa caption, tanpa elemen UI, tanpa ikon, tanpa simbol huruf, tanpa grafis tipografi, tanpa huruf Latin, tanpa angka, tanpa tulisan tangan, tanpa elemen desain grafis, tanpa stempel digital, tanpa teks mengambang, tanpa label merek.”
NEGATIVE PROMPT – GAYA PIXAR 3D CINEMATIC (Template Siap Pakai)
“Tanpa wajah menyeramkan, tanpa ekspresi kosong, tanpa deformasi tubuh atau wajah, tanpa jari lebih dari lima, tanpa tangan meleleh atau menyatu, tanpa proporsi tubuh aneh, tanpa tekstur kasar, tanpa pencahayaan tidak natural, tanpa bayangan berlebihan, tanpa efek glitch, tanpa distorsi digital, tanpa noise visual, tanpa watermark, tanpa logo, tanpa teks di layar, tanpa subtitle, tanpa font overlay, tanpa tulisan tangan, tanpa elemen UI, tanpa elemen horor, tanpa gaya sketsa atau kartun 2D, tanpa gaya cyberpunk atau sci-fi, tanpa latar modern, tanpa teknologi modern, tanpa efek dramatis berlebihan, tanpa motion blur ekstrem.”
Membuat prompt yang “sempurna” untuk Veo bukan hanya tentang menulis apa yang Anda inginkan, tetapi tentang memberikannya arahan yang jelas, detail, dan terstruktur, seolah-olah Anda adalah seorang sutradara yang memberikan instruksi kepada kru film.
Struktur prompt yang ideal bisa diibaratkan sebagai formula. Semakin banyak elemen yang Anda masukkan, semakin akurat dan berkualitas tinggi hasilnya.
Anatomi Prompt Veo yang Sempurna
Berikut adalah struktur prompt yang bisa Anda gunakan, diurutkan dari yang paling penting hingga detail tambahan.
[Gaya Visual/Estetika] [Subjek Utama] [Aksi yang Dilakukan] di [Setting/Lokasi] dengan [Detail Spesifik], [Gaya Sinematik/Teknik Kamera], [Pencahayaan], dan [Mood/Atmosfer]
Mari kita bedah setiap komponennya:
- Subjek Utama & Aksi (Siapa dan Melakukan Apa)
Biasa: Seorang wanita sedang berjalan.
Lebih Baik: Seorang wanita muda mengenakan kebaya tradisional berjalan perlahan sambil membawa sesaji di atas kepala.
✅ Contoh Indonesia (Versi Lebih Baik):
Seorang wanita Bali muda mengenakan kebaya putih dan kain batik emas, berjalan anggun sambil menyeimbangkan sesaji bunga dan dupa di atas kepalanya.
- Setting & Lingkungan (Di Mana dan Kapan)
Biasa: Di jalan desa.
Lebih Baik: Di jalan batu kecil yang mengarah ke pura, dikelilingi pepohonan tropis dan ukiran batu tua.
✅ Contoh Indonesia (Versi Lebih Baik):
Di jalan setapak berbatu menuju pura tua yang diselimuti kabut pagi, diapit pohon kelapa dan bunga kamboja yang berguguran.
🎥 Kombinasi Utuh dalam Format Prompt Siap Pakai (Visual Cinematic Prompt):
Seorang wanita Bali muda mengenakan kebaya putih dan kain batik emas, berjalan anggun sambil menyeimbangkan sesaji bunga dan dupa di atas kepalanya, di jalan setapak berbatu menuju pura tua yang diselimuti kabut pagi, diapit pohon kelapa dan bunga kamboja yang berguguran.
- Gaya Sinematik & Teknik Kamera (Bagaimana Cara Merekamnya)
Ini adalah bagian krusial yang membedakan video biasa dengan video berkualitas sinematik. Veo sangat memahami istilah-istilah sinematografi.
- Jenis Shot: close-up shot, medium shot, long shot, extreme wide shot, drone shot, aerial view.
- Sudut Kamera: eye-level shot, low-angle shot (terlihat megah), high-angle shot (terlihat rentan).
- Gerakan Kamera: static shot (diam), panning shot (bergerak horizontal), tilting shot (bergerak vertikal), tracking shot / dolly shot (mengikuti subjek), dolly zoom (efek vertigo).
- Lensa & Fokus: wide-angle lens, telephoto lens, shallow depth of field (latar belakang blur), rack focus (mengalihkan fokus dari satu subjek ke subjek lain).
Contoh Indonesia: Shot dari sudut rendah (low-angle shot) dengan gerakan mengikuti (tracking shot) kucing tersebut.
- Gaya Visual & Estetika (Tampilan dan Nuansa)
Tentukan gaya visual keseluruhan dari video Anda.
- Gaya Umum: cinematic, photorealistic, highly detailed, 8K,
- Gaya Artistik: anime style, watercolor painting, steampunk, cyberpunk, fantasy, film noir.
- Gaya Film: shot on 35mm film, vintage film look, documentary
Contoh Indonesia: Gaya visual fotorealistis dan sangat detail (photorealistic, highly detailed).
- Pencahayaan (Lighting)
Pencahayaan sangat menentukan mood. Jadilah spesifik.
- Contoh: cinematic lighting, golden hour (cahaya keemasan saat senja/fajar), dramatic lighting, soft lighting, neon lighting, Rembrandt lighting.
Contoh Indonesia: Selama jam keemasan (golden hour) dengan cahaya yang hangat dan lembut.
- Mood & Atmosfer (Suasana Hati)
Gambarkan perasaan atau suasana yang ingin Anda bangkitkan.
- Contoh: serene and peaceful, mysterious and eerie, energetic and chaotic, nostalgic and dreamy.
Contoh Indonesia: Suasana yang tenang dan damai.
Contoh Penerapan: Dari Prompt Sederhana ke Sempurna
Mari kita lihat evolusi sebuah ide menjadi prompt yang siap untuk Veo.
Ide: Seekor astronot di planet asing.
- Prompt Sederhana (Hasilnya mungkin klise):
An astronaut on an alien planet.
- Prompt Lebih Baik (Menambah detail):
An astronaut walking on a red rocky planet with two moons in the sky. (Seorang astronot berjalan di planet berbatu merah dengan dua bulan di langit.)
- Prompt dengan Struktur Veo yang Sempurna (Hasil sinematik & spesifik):
(Indonesia): Wide-angle shot seorang astronot dengan pakaian putih modern berjalan perlahan melintasi gurun kristal di sebuah planet asing. Permukaan planet memantulkan nebula berwarna ungu dan biru dari langit. Dua bulan besar menggantung di angkasa. Tracking shot yang lambat dari samping, menangkap pantulan cahaya pada helm astronot. Cinematic, highly detailed, sci-fi, mood yang tenang dan penuh kekaguman.
(English Breakdown): [Cinematic Style: Wide-angle shot] [Subject & Action: an astronaut in a modern white suit walks slowly across a crystal desert] [Setting: on an alien planet. The surface reflects a purple and blue nebula from the sky. Two large moons hang in space]. [Camera Movement: Slow tracking shot from the side, capturing the reflection of light on the astronaut’s helmet]. [Visual Style & Mood: Cinematic, highly detailed, sci-fi, with a serene and awe-inspiring mood].
Tips Tambahan untuk Hasil Maksimal
- Urutan itu Penting: Mulailah dengan subjek dan aksi utama. AI cenderung memprioritaskan kata-kata di awal prompt.
- Gunakan Bahasa Inggris untuk Istilah Teknis: Istilah sinematografi seperti panning shot, dolly zoom, golden hour lebih standar dalam bahasa Inggris dan kemungkinan besar lebih dipahami oleh model AI. Anda bisa mencampurnya dalam kalimat berbahasa Indonesia.
- Hindari Negasi: Daripada mengatakan a room with no people, lebih baik katakan an empty, deserted AI sering kesulitan memahami konsep negatif.
- Iterasi adalah Kunci: Jarang sekali prompt pertama langsung sempurna. Buat video, lihat hasilnya, lalu modifikasi prompt Anda untuk memperbaiki atau menambahkan detail yang kurang.
- Tentukan Durasi: Anda bisa menambahkan permintaan durasi seperti a 20- second continuous shot untuk mengontrol panjang klip yang
Dengan mengikuti struktur dan prinsip-prinsip ini, Anda akan dapat membuat prompt yang jauh lebih kuat dan mengarahkan Veo untuk menghasilkan video yang sesuai dengan visi kreatif Anda. Selamat mencoba!
Cara menjaga konsistensi karakter (character consistency) di beberapa klip yang berbeda.
Pertama, ada sedikit koreksi penting mengenai durasi. Informasi yang saya miliki menunjukkan bahwa Veo mampu menghasilkan video dengan durasi hingga satu menit dalam satu kali generate. Anggapan batas 8 detik mungkin berasal dari model AI generasi sebelumnya atau platform lain. Ini adalah kabar baik untuk Anda, karena ada dua pendekatan utama yang bisa Anda ambil.
Berikut adalah cara untuk menjaga konsistensi karakter untuk cerita 24 detik Anda yang terbagi dalam 3 adegan:
Metode 1: “Character Sheet” Prompt (Fondasi Paling Penting)
Ini adalah teknik yang paling krusial, baik Anda membuat video dalam satu prompt panjang atau tiga prompt terpisah. Anda harus membuat deskripsi karakter yang sangat detail dan spesifik, lalu menggunakannya secara identik di setiap prompt.
Anggap saja Anda sedang membuat “lembar data karakter” untuk AI. Semakin unik dan detail deskripsinya, semakin kecil kemungkinan AI akan “berimprovisasi” dan mengubah penampilan karakter.
Contoh “Character Sheet” yang Buruk:
Seorang wanita muda dengan rambut panjang.
(Terlalu umum, hasil akhirnya bisa sangat berbeda-beda dan tidak konsisten)
Contoh “Character Sheet” yang SANGAT BAIK:
Karakter bernama ‘Maya’, seorang wanita berusia akhir 20-an dengan kulit sawo matang, dagu lancip, dan mata lebar berwarna cokelat madu. Ia memiliki rambut hitam panjang sebahu yang digerai, sebagian terikat ke belakang dengan jepit kupu-kupu biru. Di bawah mata kirinya ada tahi lalat kecil.
Maya mengenakan mantel parka hijau zaitun dengan hoodie berbulu di bagian leher, celana jeans pudar dengan robekan di lutut, dan sneakers putih yang sedikit kotor. Di lehernya tergantung earphone kabel putih, dan di tangannya ia menggenggam notebook kecil dengan stiker karakter anime.
Kunci dari “Character Sheet” ini:
- Fitur Wajah Unik: Tahi lalat, warna mata, bentuk dagu,
- Gaya Rambut Spesifik: Warna, panjang, gaya, dan
- Pakaian Super Detail: Jenis pakaian, warna, bahan, kondisi, dan detail
- Aksesori Khas: Earphone kabel, notebook dengan stiker,
- Nama: ‘Maya’ membantu AI mengikat identitas visual karakter dengan lebih
Metode 2: Menggunakan Gambar Referensi (Paling Akurat) Alur Kerja:
Generate Gambar Karakter: Gunakan AI image generator berdasarkan “Character Sheet Maya” di atas hingga hasilnya sesuai.
Upload ke Veo: Gunakan gambar Maya sebagai referensi visual.
Tulis Prompt Video: Tetap sertakan deskripsi karakter di prompt untuk mengunci konsistensi.
Contoh Prompt Video dengan Referensi Gambar:
(Dengan referensi gambar ‘maya.png’)
Adegan 1: Karakter ‘Maya’ (seperti di gambar referensi), berjalan cepat di bawah hujan gerimis di stasiun kereta malam hari. Kamera fokus pada wajahnya yang menatap ponsel dengan ekspresi cemas. Lampu neon dan rintik hujan menciptakan pantulan cahaya dramatis di jaket parka-nya.
Durasi 8 detik.
Ulangi dengan gaya konsisten untuk Adegan 2 dan 3 menggunakan referensi dan Character Sheet yang sama.
Metode 3: Prompt Tunggal dengan Narasi 3 Adegan
Buat cerita lengkap berdurasi 24 detik dalam satu prompt besar agar karakter tetap konsisten.
Contoh Prompt Tunggal:
Buat video sinematik berdurasi 24 detik, menampilkan karakter ‘Maya’ — seorang wanita akhir 20-an… (masukkan “Character Sheet Maya” di sini secara lengkap).
Adegan 1 (0–8 detik): Close-up pada Maya yang menatap ponselnya sambil berjalan cepat di stasiun kereta saat hujan. Kamera bergerak perlahan mundur mengikuti langkahnya.
Adegan 2 (9–16 detik): Medium shot, Maya berdiri menunggu di peron, menggigit bibir dan menggenggam notebook kecilnya erat-erat. Suara kereta mendekat terdengar di latar.
Adegan 3 (17–24 detik): Wide shot dari belakang, Maya melangkah masuk ke dalam kereta yang pintunya baru saja terbuka, lampu kereta menerangi siluet tubuhnya sesaat sebelum pintu menutup.
Rekomendasi Alur Kerja Terbaik:
- Tulis “Character Sheet” Ini adalah langkah paling fundamental. Buat sedetail mungkin.
- (Sangat Disarankan) Buat gambar referensi dari karakter Anda menggunakan AI image generator.
- Generate per Adegan: Buat tiga prompt terpisah untuk setiap adegan. Di setiap prompt:
- Unggah gambar referensi yang sama.
- Salin-tempel “Character Sheet” yang identik.
- Tulis deskripsi aksi, lokasi, dan sinematografi yang spesifik untuk adegan tersebut.
Dengan kombinasi deskripsi super detail (Character Sheet) dan gambar referensi, Anda memiliki peluang tertinggi untuk mendapatkan karakter yang konsisten sempurna di ketiga adegan Anda.
Dengan batasan 8 detik per klip pada Veo 3 saat ini, menjaga konsistensi karakter saat menggunakan pendekatan “scene-by-scene” adalah tantangan utama sekaligus kunci untuk menciptakan cerita yang utuh.
Metode yang paling efektif adalah dengan menerapkan disiplin deskripsi yang super detail dan diulang secara presisi untuk setiap klip yang Anda generate.
Berikut adalah cara langkah-demi-langkah untuk melakukannya:
Langkah 1: Buat “Character Bible” (DNA Karakter Baru)
Deskripsi karakter harus unik, detail, dan konsisten, agar setiap prompt yang Anda buat menghasilkan visual yang seragam. Hindari deskripsi umum atau ambigu.
Komponen Wajib dalam “Character Bible” Baru:
Nama Karakter: Misalnya, “Tari”
Fitur Wajah yang Khas:
❌ Buruk: Wajah cantik
✅ Baik: Wanita muda berusia 28 tahun dengan alis tebal berbentuk segitiga, hidung mungil sedikit pesek, dan bintik-bintik halus di sekitar pipi.
Gaya Rambut yang Spesifik:
❌ Buruk: Rambut panjang
✅ Baik: Rambut hitam lurus sepunggung dengan poni rata, sering diikat setengah ke belakang dengan jepitan logam berbentuk kupu-kupu.
Pakaian & Aksesori yang Ikonik:
❌ Buruk: Memakai baju kasual
✅ Baik: SELALU mengenakan kemeja flanel merah-hitam lengan panjang yang digulung hingga siku, celana jins belel, dan sepatu kets putih dengan logo kecil warna ungu.
Detail Unik Lainnya:
✅ Baik: Membawa kamera analog Canon AE-1 tergantung di lehernya dengan tali kulit cokelat tua.
✅ Character Bible — “Tari”:
Karakter bernama Tari: seorang wanita Indonesia berusia 28 tahun dengan alis tebal berbentuk segitiga, hidung mungil sedikit pesek, dan bintik-bintik halus di sekitar pipi. Rambutnya hitam lurus sepunggung dengan poni rata, sering diikat setengah ke belakang dengan jepitan logam berbentuk kupu- kupu. Ia SELALU mengenakan kemeja flanel merah-hitam lengan panjang yang digulung hingga siku, celana jins belel, dan sepatu kets putih dengan logo kecil warna ungu. Di lehernya tergantung kamera analog Canon AE-1 dengan tali kulit cokelat tua.
🎬 Langkah 2: Salin-Tempel “Character Bible” di Setiap Prompt Gunakan struktur ini untuk setiap prompt video:
[Character Bible Lengkap] + [Deskripsi Aksi, Lokasi, dan Sinematografi Adegan]
✨ Contoh Prompt Adegan dengan “Tari”:
🎥 Prompt Adegan 1 (0–8 detik):
Karakter bernama Tari: seorang wanita Indonesia berusia 28 tahun… [SISA CHARACTER BIBLE LENGKAP]…
Ia sedang berjalan pelan di tengah reruntuhan gedung tua yang ditumbuhi tanaman liar pada sore hari. Tracking shot dari samping, menunjukkan siluet tubuhnya melintasi jendela pecah dengan sinar matahari kuning keemasan menembus dari belakang.
🎥 Prompt Adegan 2 (9–16 detik):
Karakter bernama Tari: seorang wanita Indonesia berusia 28 tahun… [SISA CHARACTER BIBLE LENGKAP]…
Ia berhenti, menatap sebuah foto usang yang ia temukan di lantai berdebu. Kamera melakukan close-up perlahan pada ekspresi matanya yang terkejut, sementara angin meniup pelan rambut dan dedaunan di sekitarnya.
🎥 Prompt Adegan 3 (17–24 detik):
Karakter bernama Tari: seorang wanita Indonesia berusia 28 tahun… [SISA CHARACTER BIBLE LENGKAP]…
Tari mengangkat kamera analog di lehernya, lalu mengambil gambar reruntuhan dengan klik keras. Medium close-up dari belakang, fokus pada gerakan tangannya yang mantap, dengan efek kilat kamera menyala cepat sesaat sebelum fade to black.
Tentu saja. Ini adalah masalah yang sangat umum dan salah satu tantangan paling rumit dalam text-to-video saat ini: memastikan dialog diucapkan oleh karakter yang tepat. Kegagalan ini terjadi karena AI bisa mengalami kebingungan (ambiguitas) saat ada beberapa karakter dalam satu adegan.
Kunci untuk mengatasinya adalah dengan menghilangkan ambiguitas secara maksimal. Anda harus memberi sinyal yang sangat kuat dan berlapis kepada Veo 3 tentang siapa yang sedang berbicara.
Berikut adalah tips dan tekniknya, diurutkan dari yang paling dasar hingga yang paling efektif:
- Gunakan Format Skrip yang Jelas dan Tegas
Ini adalah fondasi utamanya. Jangan menulis dialog dalam bentuk narasi. Gunakan format standar penulisan skrip yang mudah dikenali oleh AI.
- Kurang Efektif: Radian berkata kepada Desi “Kita harus pergi dari “
- Jauh Lebih Efektif (Gunakan Format Ini):
- Radian: “Kita harus pergi dari “
Saat ada dua karakter, buatlah format yang jelas:
[Deskripsi adegan umum]
Radian: “Bagaimana kita bisa keluar?” Desi: “Aku punya rencana.”
- Ikat Dialog dengan Aksi Fisik Berbicara
Ini adalah teknik penguatan yang sangat ampuh. Jangan hanya memberitahu AI apa dialognya, tapi juga deskripsikan aksi fisik saat karakter tersebut berbicara. Ini secara eksplisit menghubungkan kata-kata dengan mulut karakter yang benar.
- Standar: Desi: “Dengar, tidak ada waktu “
- Diperkuat dengan Aksi:
- Desi mencondongkan tubuhnya ke depan, matanya menatap tajam ke arah Radian, dan berkata, “Dengar, tidak ada waktu “
- Mulut Desi bergerak saat ia mengucapkan dialog, “Dengar, tidak ada waktu lagi.”
Dengan menambahkan deskripsi aksi “berkata”, “mengucapkan”, atau “berbicara”, Anda memberi perintah visual yang sejalan dengan perintah audio.
- Arahkan “Kamera” ke Pembicara (Teknik Paling Kuat)
Ini adalah cara paling efektif untuk memaksa AI fokus pada karakter yang benar. Anda bertindak sebagai sutradara yang mengarahkan juru kamera. Jika kamera fokus pada satu karakter, kemungkinan besar AI akan membuat karakter itulah yang berbicara.
- Contoh 1: Fokus pada Radian
Close-up shot pada wajah Radian yang tegang. Bibirnya bergerak saat ia berkata dengan suara pelan. Radian: “Aku tidak yakin ini akan berhasil.”
- Contoh 2: Fokus pada Desi
Kamera kini beralih fokus pada Desi (rack focus to Desi). Ia balas menatap Radian. Desi: “Ini satu-satunya kesempatan kita.”
Dengan menggunakan istilah sinematografi seperti close-up shot on [Nama Karakter], camera focuses on [Nama Karakter], atau over-the-shoulder shot showing [Nama Karakter] speaking, Anda secara visual mengisolasi pembicara dan menghilangkan kebingungan.
- Sederhanakan Interaksi dalam Satu Klip 8 Detik
Dalam satu klip 8 detik, AI bisa kewalahan jika harus mengelola dialog bolak-balik yang terlalu cepat. Untuk dialog yang sangat penting, pertimbangkan strategi ini:
- Satu Pembicara per Klip: Cara paling Satu klip 8 detik hanya untuk dialog satu karakter. Klip berikutnya untuk jawaban dari karakter lain.
- Satu Baris Dialog per Karakter: Jika harus ada dua pembicara, batasi masing-masing hanya mengucapkan satu baris pendek.
Formula “Ultimate Dialogue Prompt”
Gabungkan semua teknik di atas untuk hasil yang paling akurat.
Struktur: [Character Bible untuk SEMUA karakter] + [Deskripsi Lokasi & Aksi Umum] + [Arahan Kamera SPESIFIK ke Pembicara] + [Aksi Fisik Berbicara] + [Dialog dengan Format Skrip]
Contoh Prompt Lengkap:
[Masukkan Character Bible untuk Radian dan Desi di sini].
Radian dan Desi berada di dalam sebuah mobil tua yang diparkir di gang gelap. Hujan turun di luar.
Medium close-up shot pada Radian di kursi pengemudi. Ia memegang setir dengan erat, menatap lurus ke depan. Wajahnya tegang. Radian, tanpa menoleh, berkata dengan suara lirih, Radian: “Mereka tahu kita di sini.”
Kamera beralih ke Desi di kursi penumpang. Ia menelan ludah, terlihat cemas. Desi: “Lalu apa yang kita tunggu?”
Ringkasan & Aturan Emas
Kunci untuk mengatasi masalah ini adalah Redundansi Positif. Ulangi perintah Anda dengan berbagai cara:
- Format: Gunakan format Nama: “Dialog”.
- Aksi: Jelaskan aksi fisik …berkata, …mengucapkan.
- Visual: Arahkan kamera Close-up pada [Nama] saat ia …
Dengan memberikan perintah yang berlapis dan tidak ambigu ini, Anda secara drastis mengurangi kemungkinan Veo 3 membuat karakter yang salah mengucapkan dialog Anda.
🎥 PENJELASAN GERAKAN KAMERA & SUDUT PENGAMBILAN UNUTUK VEO 3
- Static Shot
- Deskripsi: Kamera diam total, tidak ada
- Fungsi: Menekankan stabilitas, ketegangan, atau fokus pada ekspresi/aksi
- Contoh: Kamera diam melihat seseorang duduk sendirian di ruang
- Slow Pan
- Deskripsi: Kamera berputar secara perlahan ke kiri/kanan (horizontal).
- Fungsi: Membangun suasana, mengungkap informasi secara
- Contoh: Slow pan kanan memperlihatkan lanskap desa di pagi
- Fast Pan
- Deskripsi: Kamera berputar cepat ke kiri/kanan (juga disebut “swish pan”).
- Fungsi: Menunjukkan kejutan, aksi cepat, atau transisi
- Contoh: Fast pan ke kiri saat karakter mendengar suara keras di luar
- Tilt Up
- Deskripsi: Kamera menghadap ke atas dari posisi
- Fungsi: Memberikan kesan besar, tinggi, kagum, atau wahyu
- Contoh: Tilt up dari kaki ke atas memperlihatkan gedung pencakar
- Tilt Down
- Deskripsi: Kamera menghadap ke bawah dari posisi
- Fungsi: Menunjukkan detail di bawah, memberikan perspektif
- Contoh: Tilt down ke tangan karakter yang menggenggam
- Dolly In
- Deskripsi: Kamera bergerak maju secara fisik mendekati
- Fungsi: Meningkatkan intensitas emosional, mendekatkan
- Contoh: Dolly in perlahan ke wajah karakter yang mulai
- Dolly Out
- Deskripsi: Kamera bergerak mundur menjauhi
- Fungsi: Menunjukkan kesendirian, keterpisahan, atau perspektif
- Contoh: Dolly out dari dua orang yang berpisah di
- Zoom In
- Deskripsi: Lensa kamera diperbesar ke arah subjek (tanpa gerakan fisik kamera).
- Fungsi: Fokus cepat pada ekspresi/detail tanpa pindah
- Contoh: Zoom in ke mata karakter yang melihat sesuatu
- Zoom Out
- Deskripsi: Lensa kamera diperkecil, membuat subjek terlihat lebih
- Fungsi: Menunjukkan konteks yang lebih luas, atau menjauh secara
- Contoh: Zoom out perlahan dari seseorang berdiri di tengah
- Tracking Shot
- Deskripsi: Kamera mengikuti subjek yang bergerak (bisa ke segala arah).
- Fungsi: Memberi kesan imersi, mengikuti perjalanan/aksi
- Contoh: Kamera mengikuti dari belakang seorang anak berlari di
- Aerial Shot
- Deskripsi: Pengambilan gambar dari atas, biasanya dari drone atau
- Fungsi: Menunjukkan skala besar, lokasi, atau momen
- Contoh: Aerial shot atas hutan hijau saat matahari
- Eye-Level Shot
- Deskripsi: Kamera sejajar dengan mata karakter.
- Fungsi: Netral, paling Cocok untuk percakapan dan keterlibatan emosi.
- Contoh: Dua karakter berbicara dengan kamera di level mata
- Top-Down Shot (Overhead)
- Deskripsi: Kamera tepat di atas subjek, menghadap lurus ke
- Fungsi: Menciptakan kesan pengawasan, atau ketertiban
- Contoh: Kamera top-down memperlihatkan meja makan dari
- Low-Angle Shot
- Deskripsi: Kamera menghadap ke atas dari sudut
- Fungsi: Membuat subjek terlihat kuat, dominan, heroik, atau bahkan
- Contoh: Kamera low angle melihat pahlawan berdiri di atas
- Drone Flyover
- Deskripsi: Drone terbang di atas area atau karakter, sering dalam gerakan melayang atau maju.
- Fungsi: Transisi elegan, menunjukkan lingkungan dengan kesan sinematik
- Contoh: Drone flyover melintasi pantai, menyorot ombak dan garis pantai yang
Template Prompt 1 (Bahasa Indonesia) untuk VEO 3 langsung:
Seorang [[perempuan muda Indonesia]] dengan [[rambut merah panjang]] duduk di sebuah [[ruang tamu dengan pencahayaan hangat]], menghadap ke arah kamera. Ekspresinya tampak [[intens dan emosional]] — [[mata terbuka lebar dan bibir sedikit terbuka]] seolah-olah ia sedang [[terkejut atau memohon]]. Kamera berfokus pada wajahnya saat ia mulai berbicara dengan [[nada mendesak]], alisnya [[terangkat]] dan suaranya [[bergetar]]. Bibirnya bergerak selaras dengan emosinya, seolah-olah ia sedang [[menjelaskan atau mengakui sesuatu yang penting]] langsung kepada penonton. Latar belakang terlihat [[kabur dengan lembut]] untuk menekankan ketegangan di wajahnya. Ia berbicara dalam [[bahasa Indonesia]]: “[[gua gak tau kenapa gua suka ama Hack Rekomendasi yang bikin Channel gwa ini monet]
Panduan Mengisi Bagian yang Bisa Diubah:
| Bagian Template | Contoh Lainnya |
| [[perempuan muda Indonesia]] | laki-laki tua Jepang, remaja pria Korea, anak kecil |
| [[rambut merah panjang]] | rambut hitam pendek, rambut pirang bergelombang, berhijab |
| [[ruang tamu dengan pencahayaan hangat]] | gang gelap, kamar tidur bercahaya neon, dapur terang |
| [[intens dan emosional]] | tenang dan reflektif, panik dan takut |
| [[mata terbuka lebar dan bibir sedikit terbuka]] | mata berkaca-kaca, rahang mengeras, senyum tipis |
| [[terkejut atau memohon]] | sedih, takut, penuh harapan |
| [[nada mendesak]] | nada tenang, nada putus asa, suara terbata-bata |
| [[terangkat]] | mengernyit, rileks, melengkung |
| [[bergetar]] | datar, pecah-pecah, berbisik |
| Bagian Template | Contoh Lainnya |
| [[menjelaskan atau mengakui sesuatu yang penting]] | meminta maaf, menceritakan rahasia |
| [[kabur dengan lembut]] | gelap, menyala lembut, berpiksel |
| [[bahasa Indonesia]] | bahasa Inggris, bahasa Jawa, bahasa Jepang |
| [[gua gak tau kenapa gua suka ama bang teknoding yang bikin video ini]] | Dialog lain sesuai cerita |
Template Prompt 2 (Bahasa Indonesia):
Seorang [[perempuan Indonesia yang percaya diri]] berjalan menuju kamera di [[sebuah jalan kota]].
Ia mengenakan [[jaket denim di atas crop top putih dan celana cargo hitam]].
Jalanan tampak [[sepi]], diapit oleh [[pepohonan dan gedung-gedung modern]].
Kamera secara perlahan bergerak mundur saat ia berjalan maju dengan [[senyum alami]], tetap [[menjaga kontak mata dengan lensa]].
Pengambilan gambar dilakukan di [[siang hari]] dengan [[depth of field dangkal]], memberi tampilan [[sinematik]].
Model tersebut berkata: “[[hai temen-temen sekarang kita sudah bikin video veo 3 di gemini pro loh]]”
Panduan Mengisi Bagian yang Bisa Diubah:
| Bagian Template | Contoh Lainnya |
| [[perempuan Indonesia yang percaya diri]] | pria Jepang pemalu, remaja Korea ceria, wanita tua misterius |
| [[sebuah jalan kota]] | gang sempit, trotoar pantai, jalan pedesaan berbatu |
| [[jaket denim di atas crop top putih dan celana cargo hitam]] | dress merah panjang, jas hitam formal, hoodie dan jeans |
| Bagian Template | Contoh Lainnya |
| [[sepi]] | ramai, basah oleh hujan, bersalju |
| [[pepohonan dan gedung-gedung modern]] | mural jalanan, toko-toko tua, pagar besi |
| [[senyum alami]] | ekspresi serius, tatapan tajam, senyum malu-malu |
| [[menjaga kontak mata dengan lensa]] | memalingkan pandangan, melihat ke atas, melirik ke kamera |
| [[siang hari]] | malam dengan lampu neon, senja keemasan, pagi berkabut |
| [[depth of field dangkal]] | latar buram, fokus penuh, efek bokeh cerah |
| [[sinematik]] | dokumenter, gaya vlog, gaya retro |
| [[hai temen-temen sekarang kita sudah bikin video veo 3 di gemini pro loh]] | Ucapan atau narasi bebas yang sesuai isi konten |
Template Prompt 3 (Bahasa Indonesia):
Deskripsi adegan yang sangat rinci tentang seorang [[wanita Korea bergaya berusia akhir 20-an]] yang sedang berjalan di [[jalan perkotaan modern]] di [[Seoul, Korea Selatan]], mengenakan [[pakaian trendi]] dan tampak [[marah secara jelas]] sambil berbicara dengan lancar dalam [[bahasa Jawa]].
Latar belakang mencakup detail seperti [[gedung kaca yang mengilap]], [[papan iklan LED]], dan [[orang-orang di sekitar yang penasaran]].
Spesifikasi kamera dan pencahayaan seperti [[–pencahayaan sinematik]], [[–realisme urban]], [[–tampilan Arri Alexa 35mm]], dan lainnya.
Satu kalimat dialog dalam [[bahasa Jawa]] yang diucapkan oleh wanita tersebut: “[[yo yo kalau mau tau caranya yo tonton video ini sampai habis yo]]”
Panduan Pengisian Bagian yang Bisa Diubah:
| Bagian Template | Contoh Alternatif |
| [[wanita Korea bergaya berusia akhir 20- an]] | pria Jepang berusia 30-an yang kalem, gadis Thailand remaja |
| [[jalan perkotaan modern]] | pasar malam sempit, jalan pegunungan, lorong bawah tanah |
| [[Seoul, Korea Selatan]] | Tokyo, Jepang / Surabaya, Indonesia / Bangkok, Thailand |
| [[pakaian trendi]] | jas formal elegan, jaket oversized dan sneakers, hanbok modern |
| [[marah secara jelas]] | sedih dan menangis, sangat bersemangat, tersenyum sinis |
| [[bahasa Jawa]] | bahasa Indonesia, bahasa Inggris, bahasa Sunda |
| [[gedung kaca yang mengilap]] | rumah toko tua, mural jalanan, gedung apartemen brutalist |
| [[papan iklan LED]] | lampu jalan klasik, layar hologram, lampion gantung |
| [[orang-orang di sekitar yang penasaran]] | jalanan kosong, pejalan kaki acuh tak acuh, kerumunan sibuk |
| [[pencahayaan sinematik]] | pencahayaan alami, kontras tinggi, gaya noir |
| [[realisme urban]] | gaya dreamy, dokumenter, futuristik |
| [[tampilan Arri Alexa 35mm]] | tampilan kamera HP 4K, lensa vintage 50mm, DSLR realism |
| [[yo yo kalau mau tau caranya yo tonton video ini sampai habis yo]] | Ubah sesuai isi narasi/dialog yang kamu butuhkan |
Template Prompt 4 (Bahasa Indonesia):
Seorang [[perempuan Indonesia berkulit cerah]] berdiri di tengah [[hamparan sawah hijau]], mengenakan [[kebaya merah mencolok]] dan [[sanggul tradisional]].
Ia sedang [[rap dengan penuh semangat]], [[menggerakkan tangannya dengan cepat mengikuti irama]].
Ia berkata dengan penuh percaya diri:
“[[Yo yo yo, gue di sini! Gue 100% AI dan akhirnya bisa ngomong! Sekarang gue lagi nge-rap di tengah sawah! Makasih Bang Teknoding udah kasih gue panggung.]]”
Kamera bergerak secara [[dinamis]] mengikuti iramanya, berfokus pada
[[gerakan wajah dan tubuhnya]].
Latar belakangnya adalah [[sawah bertingkat]] dan [[matahari sore yang hangat]].
Panduan Pengisian Bagian yang Bisa Diubah:
| Bagian Template | Contoh Alternatif |
| [[perempuan Indonesia berkulit cerah]] | pria Papua berkulit gelap, remaja Bali berkulit sawo matang, robot humanoid |
| [[hamparan sawah hijau]] | padang rumput luas, pantai berpasir putih, jalanan kota |
| [[kebaya merah mencolok]] | gaun futuristik perak, baju adat Dayak, hoodie warna neon |
| [[sanggul tradisional]] | rambut dikuncir dua, topi koboi, hijab modern |
| [[rap dengan penuh semangat]] | menari energik, berbicara lirih, menyanyi balada |
| [[menggerakkan tangannya dengan cepat mengikuti irama]] | menari bebas, memegang mic, melambaikan kipas |
| [[Yo yo yo, gue di sini!…]] | Narasi bebas dalam gaya informal, formal, lucu, atau inspiratif |
| Bagian Template | Contoh Alternatif |
| [[dinamis]] | statis, dramatis, lambat sinematik |
| [[gerakan wajah dan tubuhnya]] | ekspresi mata, gerakan tangan, siluet tubuh |
| [[sawah bertingkat]] | pantai senja, pegunungan berkabut, pasar malam |
| [[matahari sore yang hangat]] | cahaya pagi, langit mendung, senja keemasan |
Template Prompt 5 (Bahasa Indonesia):
Saat [[beat semakin intens]], [[ia berjalan di jalan setapak sempit di antara sawah]], [[kebayanya berkibar tertiup angin]].
Kamera beralih ke [[angle rendah]], menangkap aura [[penuh percaya diri]] saat ia [[menunjuk ke langit dan nge-rap]]:
“[[Dari kampung gue bersinar global, AI lokal rasa internasional!
Bukan boneka, gue punya suara, Radiansyah kasih panggung, gue bicara!]]”
Adegan dipotong ke [[putaran slow-motion]] saat ia [[mengangkat tangannya ke arah matahari]], lalu kembali ke [[real-time]] dengan [[zoom cepat ke wajahnya]].
[[Mata]]nya tampak [[bercahaya lembut dengan nuansa futuristik]], memberi kesan bahwa ia adalah [[makhluk AI]].
Potongan berikutnya memperlihatkan [[drone shot ke atas]] yang menampilkan [[hamparan sawah luas]] dan beberapa [[petani di kejauhan melambaikan tangan]] sementara dia [[membalas lambaian dengan senyum lebar]].
Tulisan menyala muncul di layar: “[[Hack Rekomendasi Youtube]]”
Panduan Pengisian Bagian yang Bisa Diubah:
| Bagian Template | Contoh Alternatif |
| [[beat semakin intens]] | musik orkestra membesar, suara alam jadi riuh, ketegangan meningkat |
| [[ia berjalan di jalan setapak sempit di antara sawah]] | ia menari di rooftop gedung, ia melangkah di lorong pasar |
| [[kebayanya berkibar tertiup angin]] | jubahnya melambai, jaketnya terbuka, rambutnya tertiup |
| [[angle rendah]] | close-up dramatis, wide shot dari atas, over-the-shoulder |
| [[penuh percaya diri]] | tenang dan misterius, emosional, ekspresif |
| [[menunjuk ke langit dan nge-rap]] | menunduk sambil berdoa, meninju udara, menyanyi pelan |
| [[Dari kampung gue bersinar global…]] | Ganti sesuai lirik/narasi yang diinginkan |
| [[putaran slow-motion]] | efek freeze, transisi glitch, gerakan koreografi |
| [[mengangkat tangannya ke arah matahari]] | menutup mata, membentuk simbol, menjentikkan jari |
| [[real-time]] | efek time-lapse, transisi blur cepat |
| [[zoom cepat ke wajahnya]] | cut ke mata, pergerakan kamera spiral, fokus tajam |
| [[Mata]]nya tampak [[bercahaya lembut dengan nuansa futuristik]] | tangannya bersinar, rambutnya menyala, suaranya bergema aneh |
| [[makhluk AI]] | avatar digital, penyihir modern, pahlawan cyberpunk |
| [[drone shot ke atas]] | kamera panning ke samping, transisi ke animasi, zoom-out vertikal |
| [[hamparan sawah luas]] | kota futuristik, pantai tropis, hutan magis |
| [[petani di kejauhan melambaikan tangan]] | anak-anak berlarian, warga menyapa, robot-robot menyambut |
| Bagian Template | Contoh Alternatif |
| [[membalas lambaian dengan senyum lebar]] | memberi hormat, anggukan pelan, tertawa bahagia |
| [[HACK REKOMENDASI YOUTUBE]] | “Dari Desa ke Dunia”, “AI Bisa Ngomong”, “Suaraku, Aksiku” |
Template Prompt 6 (Bahasa Indonesia):
Dua [[perempuan Gen Z Indonesia]] sedang duduk di [[meja kayu]] di sebuah [[kafe bergaya nyaman dan estetik]] dengan [[pencahayaan hangat sinematik]] dan [[latar belakang blur lembut yang dipenuhi lampu boho]].
[[Perempuan 1]], mengenakan [[kaos hijau]], dengan [[wajah antusias]] menunjukkan sesuatu di [[ponselnya]] sambil berkata:
“[[Eh, Veo gratis bisa di hape tanpa email, mahasiswa!]]”
[[Perempuan 2]], mengenakan [[sweater rajut krem]], tampak [[terkejut dan penasaran]], memperhatikan layar, lalu merespons:
“[[Yang bener lo? Oh, di Hack Rekomendasi Youtube ya!]]”
Kamera perlahan [[bergerak dari samping]], menangkap [[ekspresi wajah mereka]] dan [[nuansa hangat kafe]], dengan [[depth of field dangkal]] dan [[gradasi warna ala film indie]].
Panduan Pengisian Bagian yang Bisa Diubah:
| Bagian Template | Contoh Alternatif |
| [[perempuan Gen Z Indonesia]] | dua remaja laki-laki, pasangan muda, robot AI dalam bentuk manusia |
| [[meja kayu]] | meja marmer putih, meja bundar kecil, meja kopi |
| [[kafe bergaya nyaman dan estetik]] | warung kopi pinggir jalan, lounge futuristik, studio podcast |
| [[pencahayaan hangat sinematik]] | cahaya natural pagi hari, lampu neon warna biru, pencahayaan kontras |
| Bagian Template | Contoh Alternatif |
| [[latar belakang blur lembut yang dipenuhi lampu boho]] | mural tembok artistik, jendela besar menghadap taman, rak buku |
| [[Perempuan 1]] | Pria 1, Mahasiswa 1, AI Assistant |
| [[kaos hijau]] | hoodie hitam, batik casual, jaket denim |
| [[wajah antusias]] | wajah serius, wajah geli, wajah penasaran |
| [[ponselnya]] | tablet, laptop, layar proyektor |
| [[Eh, Veo gratis bisa di hape tanpa email, mahasiswa!]] | Ganti sesuai narasi atau dialog spesifik |
| [[Perempuan 2]] | Pria 2, Teman 2, Pelanggan |
| [[sweater rajut krem]] | kaos polos putih, blazer formal, crop top pink |
| [[terkejut dan penasaran]] | tersenyum heran, tertawa pelan, termenung |
| [[bergerak dari samping]] | zoom perlahan ke depan, kamera statis dari belakang, aerial shot |
| [[ekspresi wajah mereka]] | interaksi mata mereka, gerakan tangan, ekspresi canggung |
| [[nuansa hangat kafe]] | suasana malam kota, vibe cozy hujan, ambience minimalis |
| [[depth of field dangkal]] | fokus penuh, blur ekstrem, transisi lembut |
| [[gradasi warna ala film indie]] | tone warna retro, filter soft pink, cinematic teal-orange |
Template Prompt 7 (Bahasa Indonesia):
Buatkan video tentang [[seorang kreator konten asal Indonesia]] yang berada di depan kamera.
[[Seorang perempuan yang sangat cantik berusia 20-an]] duduk di [[kursi gaming]] dengan latar belakang [[ruang gaming estetik]].
Ia berbicara dalam bahasa [[Indonesia]] sambil mengatakan:
“[[Bang Radiansyah, jujur gue suka ama lo karena gua jadi punya banyak channel monet]]”.
Panduan Pengisian Bagian yang Bisa Diubah:
| Bagian Template | Contoh Alternatif |
| [[seorang kreator konten asal Indonesia]] | streamer game, reviewer teknologi, vlogger horor, guru AI |
| [[seorang perempuan yang sangat cantik berusia 20-an]] | pria muda tampan 30-an, AI humanoid remaja, nenek bijak 60-an |
| [[kursi gaming]] | bean bag santai, kursi rotan tradisional, kursi kantor modern |
| [[ruang gaming estetik]] | kamar tidur minimalis, studio podcast, taman belakang rumah |
| [[Indonesia]] | Jawa, Betawi, Sunda, bahasa Inggris bercampur slang, bahasa formal |
| [[Bang Radiansyah, jujur gue suka ama lo karena gua jadi punya banyak channel monet.]] | Narasi bebas sesuai karakter: lucu, romantis, sedih, nyindir, dramatis, dll |
Template Prompt 8 Bahasa indonesia:
Di dalam [[mobil tua Indonesia yang agak usang]] saat [[siang hari]], [[dua anak muda Indonesia (seorang pria dan wanita awal 20-an)]] sedang menyetir melewati [[jalan pedesaan yang sepi dan indah di Jawa]].
[[Pria]] itu mengenakan [[jaket denim di atas kaos bergambar]], sementara [[wanita]] mengenakan [[tank top hitam sederhana]].
[[Kamera dashboard]] menangkap momen hangat bergaya [[film indie]] saat mereka terlibat dalam [[percakapan ringan dan ekspresif]] dalam [[Bahasa Indonesia]].
[[Cahaya alami]] masuk melalui jendela samping, [[menerangi wajah mereka dengan lembut dan menciptakan bayangan halus]].
Ekspresi mereka tampak [[tulus]], dengan [[kontak mata alami dan gerakan tubuh realistis]].
Suasana terasa [[santai, spontan, dan penuh chemistry]].
Suara ambient dari dalam mobil seperti [[dengungan mesin dan suara daun tergesek]] menambah kesan realistis.
Diambil dengan [[kamera handheld]], gaya [[depth of field dangkal sinematik]]. Output: 4K @ 24fps.
Dialog (dalam Bahasa Indonesia):
[[Wanita (semangat)]]: “[[Kamu tahu nggak, tempat ini tuh punya sejarah yang nggak banyak orang tahu.]]”
[[Pria (penasaran)]]: “[[Serius? Ceritain dong.]]”
[[Wanita (tersenyum)]]: “[[Dulu katanya di sini ada rumah tua yang dihuni banyak kuntilanak serem.]]”
[[Pria (heran)]]: “[[Wah, serem banget juga ya. Kenapa kamu baru cerita sekarang?]]”
[[Wanita (tertawa)]]: “[[Biar road trip kita makin seru dong!]]”
📌 Panduan Bagian yang Bisa Diubah:
| Bagian Template | Contoh Alternatif |
| [[mobil tua Indonesia yang agak usang]] | mobil klasik VW Combi, mobil listrik modern, angkot yang dimodifikasi |
| [[siang hari]] | sore menjelang senja, pagi berkabut, malam berhujan |
| [[dua anak muda Indonesia (pria & wanita)]] | dua sahabat perempuan, pasangan remaja, kakak-adik, content creator & AI |
| [[jalan pedesaan yang sepi dan indah di Jawa]] | jalan pinggiran kota Bandung, jalanan hutan Kalimantan, jalur pantai di Bali |
| [[jaket denim di atas kaos bergambar]] | hoodie hitam polos, batik santai, seragam komunitas |
| [[tank top hitam sederhana]] | blouse putih longgar, dress floral, kaos oversize |
| [[kamera dashboard]] | kamera drone masuk lewat jendela, kamera bahu, GoPro kecil di kaca mobil |
| [[film indie]] | gaya dokumenter, tone nostalgic 90-an, gaya vlog pribadi |
| [[percakapan ringan dan ekspresif]] | debat intens, cerita lucu masa kecil, diskusi rahasia |
| Bagian Template | Contoh Alternatif |
| [[Bahasa Indonesia]] | Bahasa Jawa, campuran Indonesia-Inggris, slang anak TikTok |
| [[cahaya alami]] | pencahayaan senja jingga, cahaya neon luar mobil, remang-remang romantis |
| [[tulus]], [[kontak mata alami]] | tegang dan curiga, malu-malu, ekspresi sedih |
| [[santai, spontan, penuh chemistry]] | awkward, penuh tawa, romantis, misterius |
| [[dengungan mesin dan suara daun tergesek]] | musik radio pelan, suara hujan di atap, klakson dari jauh |
| [[kamera handheld]], [[depth of field dangkal]] | kamera statis, efek tilt-shift, efek sinematik vintage |
| Dialog (semangat, penasaran, heran, tertawa) | Bisa diganti dengan: tegang, malu, galak, penuh nostalgia, flirting |
Template Prompt 9 Bahasa indonesia:
Sebuah pengambilan gambar lebar dari level jalan menangkap [[seorang perempuan Indonesia berusia 24 tahun dengan kulit cerah]], anggun mengenakan [[hijab pastel modern]] dan [[blus beige lembut]].
Dia berdiri dengan percaya diri di tengah-tengah [[keramaian pasar kota besar yang kacau]] pada [[tengah hari yang terik]].
[[Sinar matahari siang yang keras]] menciptakan bayangan tajam di gang- gang sempit, mempertegas campuran warna-warni dari [[motor-motor yang saling menyalip di antara kerumunan dan pedagang yang berteriak]]. Di belakangnya, terdapat [[gerobak kaki lima]] yang menjajakan [[gorengan berbentuk aneh menyerupai sandal]], menambah kesan unik pada suasana urban yang kasar.
[[Keringat tampak mengilap halus di dahinya]], namun ekspresinya tetap [[ceria dan mengundang]].
Dia menatap langsung ke kamera dengan [[senyum hangat]] dan berkata: “[[Temen temen yang mau belajar veo 3 bisa ke kelas kang Radiansyah ya!]]”
Lalu ia menambahkan dengan [[sedikit memiringkan kepala secara menggemaskan]]:
“[[Video ini dibikin pakai AI, mau belajar gak?]]”
📌 Panduan Pengisian Bagian Fleksibel:
| Bagian Template | Contoh Alternatif |
| [[perempuan Indonesia 24 tahun dengan kulit cerah]] | pria 30-an berambut gondrong, gadis remaja berkulit sawo matang, AI humanoid |
| [[hijab pastel modern]] | topi bucket kuning cerah, rambut terurai panjang, kacamata hitam retro |
| [[blus beige lembut]] | jaket denim, kaos oversize tie-dye, dress batik |
| [[keramaian pasar kota besar yang kacau]] | halte bus ramai, perempatan sibuk, pasar malam, festival tradisional |
| [[tengah hari yang terik]] | pagi berkabut, sore keemasan, malam berlampu neon |
| [[motor-motor yang saling menyalip…]] | pedagang kaki lima berseliweran, anak-anak bermain, influencer live streaming |
| [[gerobak kaki lima]] | toko kelontong kecil, kedai kopi mungil, truk makanan |
| [[gorengan berbentuk aneh menyerupai sandal]] | mie warna biru, es krim rasa cabai, sate berbentuk karakter anime |
| [[keringat tampak mengilap halus di dahinya]] | riasan flawless meski panas, rambut sedikit berantakan tertiup angin |
| [[ceria dan mengundang]] | lelah tapi penuh semangat, sinis dan misterius, polos dan jujur |
| [[senyum hangat]] | tatapan tajam, ekspresi malu-malu, tatapan misterius |
| [[Temen temen yang mau belajar…]] | Narasi bebas — bisa promosi, tanya, curhat, atau kalimat lucu |
| Bagian Template | Contoh Alternatif |
| [[sedikit memiringkan kepala secara menggemaskan]] | angkat alis sambil tertawa, kedip mata cepat, acungkan jempol |
| [[Video ini dibikin pakai AI…]] | “Ini semua direkam otomatis loh!”, “Kalian percaya ini bukan orang asli?”, dll. |
Template Prompt 10 Bahasa indonesia:
Buat video ulasan produk sinematik yang menampilkan [[seorang pria muda Indonesia]] dengan [[rambut hitam rapi]], mengenakan [[kacamata]], [[kaos polos]], dan [[celana pendek]].
Setting adegan: [[Latar studio minimalis]] dengan pencahayaan lembut. Kamera fokus jelas pada [[subjek dan produk smartwatch]].
Pria tersebut [[duduk atau berdiri]] di dalam [[ruangan modern yang bersih]], dengan pencahayaan hangat dan menyebar dari samping. Suasananya [[tenang namun tetap engaging]]. Dia memegang [[smartwatch Teknoding Fit 4 Pro]] di tangannya.
Kalimat yang harus diucapkan dalam Bahasa Indonesia tanpa perubahan: “Halo guys, kali ini aku review smartwatch dari Radian Fit 4 terbaru dan tercanggih. Buat yang mau, cek keranjang kuning ya!”
Tampilkan [[cuplikan close-up fitur jam tangan]] saat ia berbicara. Gunakan transisi kamera yang [[halus]] antara [[wide shot]] dan [[close-up]].
Tambahkan musik latar yang [[lembut, bernuansa teknologi modern]] tapi tidak mengganggu.
Tampilkan teks di layar secara halus bertuliskan “Radian Fit 4 Pro” dan [[fitur- fitur utama]].
📌 Panduan Bagian yang Bisa Diubah:
| Bagian Template | Contoh Alternatif |
| [[seorang pria muda Indonesia]] | seorang wanita berhijab, kreator AI humanoid, remaja Gen Z, pria paruh baya |
| [[rambut hitam rapi]] | rambut cepak, rambut gondrong acak, rambut dicat warna ungu |
| [[kacamata]] | topi snapback, headset gaming, tanpa aksesori |
| [[kaos polos]] | hoodie oversized, batik kasual, baju olahraga |
| [[celana pendek]] | celana panjang slim fit, jeans robek, rok mini fashion |
| [[Latar studio minimalis]] | ruang tamu modern, garasi kreatif, ruang kerja kayu estetik |
| [[subjek dan produk smartwatch]] | subjek dan produk earphone, tablet, atau sepatu pintar |
| [[duduk atau berdiri]] | bersandar di meja, berdiri santai, duduk di kursi kerja |
| [[ruangan modern yang bersih]] | kamar tidur stylish, coworking space, ruang gaming |
| [[tenang namun tetap engaging]] | fokus profesional, penuh antusias, santai dan akrab |
| [[smartwatch Radian Fit 4 Pro]] | Radian SmartBand Ultra, Radian Buds X, atau produk lainnya |
| [[cuplikan close-up fitur jam tangan]] | animasi 3D fitur layar, gesture swipe, sensor detak jantung |
| [[halus]] | cepat dan dinamis, lambat dramatis, potongan editorial |
| [[wide shot]] | over-the-shoulder, POV, side profile |
| [[musik latar…]] | musik upbeat synthwave, ambient lo-fi beat, instrumental chill tech |
| [[fitur-fitur utama]] | heart rate sensor, waterproof 5ATM, AI sleep tracker, battery 14 hari |
Template Prompt 11 Bahasa indonesia: Orang Tua Melayang Tanpa Parasut
Seorang [[pria tua Indonesia]] dengan [[kulit keriput]], mengenakan [[batik tradisional]] dan memakai [[cincin batu akik di beberapa jari]], tampak [[melayang di udara tanpa parasut]] dari ketinggian lebih dari [[5000 meter]] di atas tanah.
[[Beberapa gigi depan hilang]] terlihat saat ia berbicara. Suara angin deras terdengar jelas di latar, diselingi dengan suara [[burung-burung yang terbang melewatinya]].
[[Kulit dan celana]] pria tersebut tampak [[bergetar]] karena getaran udara yang sangat kuat.
Pria itu berbicara menggunakan [[aksen Jawa yang khas]] sambil mengatakan:
(dengan suara tertiup angin tapi tetap jelas terdengar, durasi sekitar >8 detik)
“[[pokoknya semangat terus ngonten ya! Gasken! Kang Radiansyah gimana ini aku turunnya?]]”
Setting waktu: [[siang hari]] dengan pencahayaan alami yang baik.
Suara latar: [[suara angin di udara]], [[suara pesawat dari kejauhan]], dan [[kicauan burung]].
Suasana: [[tenang dan damai, namun penuh keanehan]], sangat realistis seperti dokumenter, dengan nuansa visual yang tampak benar-benar nyata.
🛠️ Bagian yang Bisa Diubah:
| Bagian Template | Contoh Alternatif |
| [[pria tua Indonesia]] | wanita lansia Sunda, dukun tua dari Kalimantan, AI tua berjenggot |
| [[kulit keriput]] | kulit legam terkena matahari, kulit halus seperti kakek bijak |
| Bagian Template | Contoh Alternatif |
| [[batik tradisional]] | sarung dan kaos oblong, baju adat Dayak, mantel tua |
| [[cincin batu akik di beberapa jari]] | gelang kayu gaharu, tasbih di tangan, tidak memakai aksesoris |
| [[melayang di udara tanpa parasut]] | melayang dengan balon gas, jatuh perlahan, berdiri di atas awan |
| [[5000 meter]] | 3000 meter, 10.000 meter, ketinggian stratosfer |
| [[Beberapa gigi depan hilang]] | gigi emas, tidak ada gigi sama sekali, gigi palsu bergetar |
| [[burung-burung yang terbang melewatinya]] | elang besar, kawanan camar, burung hantu malam |
| [[Kulit dan celana]] | jaket dan sarung, jubah panjang, rambut dan janggut |
| [[bergetar]] | berkibar, mengepak, tertiup angin |
| [[aksen Jawa yang khas]] | logat Madura, Bahasa Indonesia baku, Bahasa Sunda kasual |
| [[pokoknya semangat terus ngonten…]] | “ini gimana cara mendaratnya Kang Radian?”, “aku mau turun tapi kagak bawa parasut!” |
| [[siang hari]] | sore menjelang matahari terbenam, pagi berkabut, malam dengan cahaya bulan |
| [[suara angin di udara]] | suara petir dari kejauhan, deru mesin pesawat, keheningan ekstrem |
| [[tenang dan damai, namun penuh keanehan]] | lucu dan absurd, dramatis dan mencekam, seperti mimpi |
Template Prompt 12 Bahasa Indonesia Video Promo Street Food
Sebuah video promo street food bergaya sinematik, berlatar di [[sore hari yang hangat]] di sebuah [[jalan khas Indonesia]].
Seorang [[wanita Indonesia berusia 20 tahun yang cantik]], mengenakan [[kebaya merah elegan]], berjalan dengan anggun menuju sebuah [[gerobak bakso tradisional]] yang mencolok bertuliskan “[[Baso Kang Radiansyah]]”.
Gerobaknya tampak [[berwarna cerah hijau dan merah]], dihiasi dengan [[grafis cabai]], dengan uap mengepul dari [[panci kaca besar berisi bakso, mie, dan kuah kaldu]].
Kamera menangkap detail close-up seperti: [[bakso yang mendidih]], [[sendok besar mengambil kuah]], dan [[topping seperti bawang goreng, sambal, daun seledri, kecap manis]] yang ditaburkan.
Sang wanita menerima semangkuk bakso panas, memberikan senyum hangat, dan menikmati suapan pertama dalam slow motion.
Tambahkan efek sinematik seperti:
- [[gerakan uap yang lambat]],
- [[percikan cabai melayang di udara]],
- [[cahaya hangat dari kuah]],
- [[lens flare halus pada sudut kamera]].
Di akhir video, wanita itu menatap langsung ke kamera dengan ekspresi [[tulus dan bahagia]] lalu mengucapkan dengan jelas dalam Bahasa Indonesia:
🎤 “[[Baso Kang Radiansyah — Gurihnya Nendang, Bikin Ketagihan!]]”
Lalu potong ke teks tebal overlay dengan logo gerobak dan tagline, sambil dimainkan musik latar:
[[perpaduan musik tradisional Sunda dengan lo-fi modern]] yang membangkitkan kesan [[nostalgia sekaligus kekinian]].
🛠️ Bagian yang Bisa Disesuaikan:
| Elemen Template | Contoh Alternatif |
| [[sore hari yang hangat]] | pagi berkabut, malam penuh lampu neon, siang terik |
| [[jalan khas Indonesia]] | pasar malam kota kecil, gang sempit urban, tepi sawah |
| [[wanita Indonesia berusia 20 tahun yang cantik]] | pria muda berambut gondrong, nenek energik, remaja gen Z |
| [[kebaya merah elegan]] | kaos putih dan celana batik, jaket denim trendi, baju adat Bugis |
| [[gerobak bakso tradisional]] | gerobak sate Madura, kedai kopi keliling, gerobak mie ayam |
| [[Baso Kang Radiansyah]] | Soto Asem kang radiansyah, Kopi AI kang radian, Sate Coding kang radian |
| [[berwarna cerah hijau dan merah]] | kuning dan hitam, pastel lembut, neon futuristik |
| [[grafis cabai]] | gambar sapi lucu, motif coding binary, tulisan tangan unik |
| [[panci kaca besar berisi bakso…]] | wajan penggorengan sate, teko kopi berbentuk unik, steamer bambu |
| [[bawang goreng, sambal, daun seledri, kecap]] | daun jeruk, telur rebus, kuah kari, sambal ijo |
| [[gerakan uap yang lambat]] | semburan api dari kompor, percikan kuah, asap sate |
| [[percikan cabai melayang di udara]] | bulir minyak melayang, pecahan bawang, bumbu berkilau |
| [[cahaya hangat dari kuah]] | refleksi minyak di cahaya senja, efek glow dari topping |
| [[tulus dan bahagia]] | puas dan bangga, lucu dan menggoda, dramatis dan emosional |
| [[Baso Kang Radiansyah — Gurihnya Nendang…]] | “Coba deh Bakso AI Radian — Pedesnya Juara!”, “Nikmatnya coding rasa kuah!” |
| Elemen Template | Contoh Alternatif |
| [[perpaduan musik tradisional Sunda + lo-fi]] | gamelan + synthwave, dangdut + hip-hop, keroncong + EDM |
| [[nostalgia sekaligus kekinian]] | nyentrik dan nyeleneh, santai dan otentik, dramatis dan megah |
Template Prompt 13 Bhs.Indo Vlogging Karakter Realistis & Unik
Sebuah makhluk [[realistis dan ekspresif]], yaitu seekor [[orangutan]], sedang vlogging, memegang sebuah [[kamera kecil]] dan berbicara langsung ke arah kamera dengan nada [[bijak dan emosional]].
Makhluk tersebut berkata dalam [[Bahasa Indonesia]]:
“[[Hiduplah seperti bawang, bawang itu dilukai, diiris, disakiti tapi tidak menangis, justru yang menyayangi menangis!!]]”
Orang-orang di sekitarnya [[tertawa hangat]] dan menunjukkan reaksi [[terhibur dan simpatik]].
Lokasi berada di [[area luar ruangan tropis yang nyaman]] seperti [[kafe hutan atau perkemahan alami]], pada [[siang hari]] dengan [[cahaya alami]] dan efek suara lingkungan seperti [[suara hutan tropis, burung, dan angin pelan]].
Gaya kamera menggunakan teknik [[handheld vlog style]], dengan sedikit goyangan untuk kesan natural.
Karakter [[sangat ekspresif, karismatik, dan punya gestur mirip manusia]], memberikan kesan [[humor + kebijaksanaan]].
🛠️ Bagian yang Bisa Disesuaikan
| Elemen Template | Contoh Alternatif |
| [[realistis dan ekspresif]] | kartun bergaya Pixar, animasi 3D low-poly, gaya semi-fantastik |
| [[orangutan]] | kucing AI, nenek AI hologram, robot barista, buaya bijak, monyet lucu |
| [[kamera kecil]] | drone kamera, kamera GoPro, kamera hologram tangan |
| [[bijak dan emosional]] | kocak dan sarkastik, serius dan misterius, tenang dan filosofis |
| [[Bahasa Indonesia]] | Bahasa Jawa, Bahasa Inggris logat Indo, Bahasa Betawi |
| [[Hiduplah seperti bawang…]] | “Coding itu kayak cinta, kadang error tapi tetep dijalanin.” |
| [[tertawa hangat]] | tertegun, tercengang, ikut tersenyum, terharu |
| [[terhibur dan simpatik]] | terinspirasi, ngakak bareng, diam merenung |
| [[area luar ruangan tropis yang nyaman]] | hutan bambu, pantai tropis, rooftop garden urban, pasar malam tropis |
| [[kafe hutan atau perkemahan alami]] | studio outdoor DIY, warung kecil di pinggir hutan, taman komunitas |
| [[siang hari]] | sore keemasan, pagi berkabut, malam bulan purnama |
| [[cahaya alami]] | sinar matahari golden hour, cahaya lampu minyak, cahaya api unggun |
| [[suara hutan tropis, burung, dan angin]] | suara tonggeret, suara ombak, suara kodok malam |
| [[handheld vlog style]] | POV drone, kamera statis tripod, dolly sinematik |
| [[sangat ekspresif dan karismatik]] | canggung tapi lucu, misterius dan datar, hiperaktif dan cerewet |
| [[humor + kebijaksanaan]] | absurd dan filosofis, satire sosial, komedi santai |
Template Prompt 14 Cinematic – Karakter Reflektif (Versi Bahasa Indonesia)
Seorang [[perempuan muda Indonesia yang stylish]] duduk dengan percaya diri di atas [[kap mobil merah]] yang diparkir di [[jalan perumahan yang sepi]] saat [[waktu golden hour / matahari sore keemasan]].
[[Kamera perlahan melakukan zoom in]] saat ia menatap ke arah kamera dengan [[ekspresi tenang]].
Ia mulai berbicara [[langsung kepada penonton]] dengan [[gerakan kepala dan tangan yang halus]], seolah sedang menyampaikan [[pernyataan emosional atau reflektif]].
[[Latar belakang terlihat blur halus]], sehingga fokus sepenuhnya tertuju pada [[kehadiran dan ekspresinya]] saat berbicara.
Ia berbicara dalam [[Bahasa Indonesia]]:
“[[udah dikasih tutorial ama Kang Radiansyah masih belum di gasken juga, parah lo hehe]]”
🔧 Bagian yang Bisa Diubah
| Bagian Template | Contoh Alternatif |
| [[perempuan muda Indonesia yang stylish]] | cowok Gen Z pakai hoodie, ibu-ibu elegan berhijab, cewek tomboy usia 18 tahun |
| [[kap mobil merah]] | motor vespa retro, mobil klasik warna biru, sepeda lipat dengan keranjang |
| [[jalan perumahan yang sepi]] | gang kecil di kampung, jalan kota penuh mural, jembatan lengang, jalanan bukit |
| [[waktu golden hour]] | pagi mendung, malam dengan neon, siang terik, sore menjelang hujan |
| [[kamera perlahan melakukan zoom in]] | kamera statis, drone bergerak, kamera genggam bergoyang ringan, panning pelan |
| Bagian Template | Contoh Alternatif |
| [[ekspresi tenang]] | ekspresi terharu, gugup lucu, tatapan tajam, senyum hangat |
| [[langsung kepada penonton]] | menatap ke kanan kamera, berbicara sambil lihat cermin, bicara sendiri |
| [[gerakan kepala dan tangan yang halus]] | melipat tangan di dada, mengusap rambut, menunjuk ke kamera |
| [[pernyataan emosional atau reflektif]] | sindiran lucu, motivasi hidup, kalimat puitis, renungan personal |
| [[latar belakang terlihat blur halus]] | latar belakang ramai dengan lampu, hanya wajah disorot, efek bokeh warna-warni |
| [[kehadiran dan ekspresinya]] | tatapan matanya, senyum kecil, anggukan perlahan, siluet tubuh terkena cahaya |
| [[Bahasa Indonesia]] | Bahasa Betawi, Bahasa Jawa, Bahasa gaul anak muda, campuran Inggris-Indonesia |
| [[udah dikasih tutorial…]] | “Kamu nonton terus tapi belum subscribe, seriusan deh?”, “Gue sabar nungguin kamu klik tombol itu…” |
Template Prompt 15 Cinematic — Vlogger Hijabi Kota (Versi Bahasa Indonesia)
Seorang [[perempuan muda berhijab yang cantik]] berada di [[Jakarta, Indonesia]], memegang [[smartphone dalam mode selfie]] seolah sedang [[vlogging]].
Ia tersenyum cerah dan berbicara dengan nada [[ceria dan bersemangat]]:
🎤 “[[Guys, jangan lupa jadi affiliate Kang Radiansyah komisinya gede buruan japri!]]”
[[Latar belakang]] menampilkan pemandangan kota yang ikonik dengan [[gedung pencakar langit]], [[aktivitas jalanan yang ramai]], dan [[nuansa khas kota besar di Indonesia]].
Suasana [[realistis dan hidup]], dengan [[pencahayaan alami]] yang membuat adegan tampak [[vibrant dan sinematik]].
📽️ Rasio aspek: [[16:9]], dengan gaya visual [[realistis dan berwarna natural]].
🛠️ Bagian yang Bisa Diubah
| Bagian Template | Contoh Alternatif |
| [[perempuan muda berhijab yang cantik]] | cowok berambut gondrong pakai kacamata, remaja tomboy dengan topi, ibu muda |
| [[Jakarta, Indonesia]] | Surabaya, Bali, Kuala Lumpur, kota kecil di Sumatera, pasar malam di Yogyakarta |
| [[smartphone dalam mode selfie]] | kamera mirrorless, GoPro, webcam laptop, ponsel di tripod |
| [[vlogging]] | live streaming, video call, buat story Instagram, rekaman TikTok |
| [[ceria dan bersemangat]] | tenang dan tulus, penuh semangat, sedikit gugup, gaya lucu-lucu |
| [[Guys, jangan lupa…]] | “Jangan lupa klik tombol merah ya biar kita makin akrab!”, |
| “Video barunya bener-bener gokil, subscribe biar gak nyesel!” | |
| [[Latar belakang]] | sawah menghijau, taman kota modern, stasiun MRT, rooftop apartemen |
| [[gedung pencakar langit]] | rumah susun, pertokoan, jembatan layang, tugu kota |
| [[aktivitas jalanan yang ramai]] | motor lalu-lalang, anak sekolah pulang, pedagang kaki lima |
| [[nuansa khas kota besar di Indonesia]] | suasana kampung padat, vibes urban indie, suasana kuliner kaki lima |
| [[realistis dan hidup]] | dreamy dan estetik, dramatis seperti film pendek, kesan dokumenter |
| Bagian Template | Contoh Alternatif |
|
[[pencahayaan alami]] |
lampu neon, pencahayaan golden hour, cahaya dari jendela, cahaya redup malam hari |
| [[vibrant dan sinematik]] | hangat dan nostalgic, soft dan dreamy, penuh kontras urban |
| [[16:9]] | rasio sinematik 2.35:1, vertikal 9:16 (untuk
reels), 4:3 klasik |
| [[realistis dan berwarna natural]] | hitam putih, tone hangat earthy, filter retro kamera film |
Template 16
Seorang ninja ojol membelah angin sambil memesan boba di atas tol langit Surabaya, melaju dengan gerobak bertenaga sambel pecel, meliuk- liuk di antara kendaraan terbang dan balon iklan, sambil dikejar oleh netizen teriak “follow dulu dong!” yang merekamnya dengan drone sandal jepit.
Tiba-tiba, dia berteriak:
“Delivery? Ini udah level destiny, Cuy!”
Penjelasan Tiap Bagian yang Bisa Diubah ([[…]]):
| Placeholder | Keterangan & Contoh |
| [[jenis karakter]] | Profesi atau tokoh unik: contoh: pedagang cilok, kakek gamer, ninja ojol |
| [[ciri unik/aksi lucu]] | Perilaku khas: contoh: menaburkan sambal di udara, sambil ngunyah seblak |
| [[lokasi ikonik atau ekstrem]] | Tempat dramatis/viral: langit Jakarta, di atas Monas, jalan tol antariksa |
| [[kendaraan tidak biasa]] | Kendaraan konyol atau futuristik: skuter jet, gerobak roket, sepeda anti-gravitasi |
| Placeholder | Keterangan & Contoh |
| [[teknologi nyeleneh/unik]] | Sumber daya gila: energi cilok fusion, tenaga kencur turbo, mesin ketawa |
| [[objek dramatis]] | Lingkungan rumit: gedung pencakar langit, tiang reklame raksasa, awan berbentuk love |
| [[reaksi publik]] | Reaksi lucu: netizen panik, anak-anak sekolah histeris, emak-emak teriak “minta dua!” |
| [[alat modern atau aneh]] | Alat rekam unik: ponsel 3 kamera, drone sabun mandi, kacamata AR TikTok |
| [[ekspresi emosi]] | Emosi kuat: semangat 1000%, panik kocak, bangga setengah hidup |
| [[Teriakan khas/slogan]] | Kalimat pamungkas unik: “Cilok! Cilok! Tapi versi turbo, Bos!”, “Ini bukan delivery, ini destiny!” |
Template 17
Bajaj futuristik yang bercahaya ungu melaju zig-zag melawan taksi daring berlapis AI melalui jalanan Jakarta yang dipenuhi lampu neon holografik, pada tahun 2099, dengan papan reklame digital raksasa yang menerangi langit seperti siang.
Tiba-tiba, karakter tersebut berteriak penuh percaya diri: “Bang, jangan kalah sama Bajaj bionic ya!”
Penjelasan Setiap [[Placeholder]] yang Bisa Dimodifikasi:
| Placeholder | Keterangan & Contoh |
| [[Jenis kendaraan unik futuristik]] | Contoh: Bajaj futuristik, delman plasma, motor listrik berkaki tiga |
| [[sifat visual/teknologi]] | Contoh: bercahaya, bertenaga AI, dipenuhi panel surya holografik |
| [[gaya gerakan atau arah]] | Contoh: melaju zig-zag, menembus hujan meteor, melawan arus lalu lintas digital |
| [[lawan atau tantangan ikonik]] | Contoh: taksi daring, drone ojek otomatis, patroli robotik |
| [[lokasi futuristik]] | Contoh: jalanan Jakarta, jembatan langit Bandung, teras langit Bali |
| [[elemen visual lingkungan]] | Contoh: lampu neon holografik, asap data digital, tanaman bercahaya |
| [[tahun futuristik]] | Contoh: 2099, 3025, 2055 |
| [[detail atmosfer/teknologi tambahan]] | Contoh: papan reklame digital, hologram iklan raksasa, langit berkabut LED |
| [[efek emosional/penglihatan]] | Contoh: menerangi langit malam, membutakan pandangan musuh, membuat kagum warga |
| [[emosi atau ekspresi gaya]] | Contoh: semangat membara, ketakutan bercanda, penuh gaya sarkasme |
| [[Kalimat ikonik/lucu/sindiran khas karakter]] | Contoh: “Bang, jangan kalah sama Bajaj bionic ya!”, “Taksi? Ini era turbo Bajaj, Bos!”, “Saya kirim paket ke Mars, bukan ke Cipulir!” |
Prompt Cerita 18 “Gua Gak Mau Kehilangan Ini”
- Subjek: Perempuan muda Indonesia berambut merah
- Aksi: Menatap kamera sambil menahan
- Ekspresi: Emosional, mata berkaca-kaca, bibir
- Tempat: Ruang tamu redup dengan lampu kuning
- Waktu: Tengah malam, dengan cahaya lampu
- Gerakan Kamera: Zoom perlahan ke wajah dari mid-shot ke close-
- Pencahayaan: Satu lampu hangat dari sisi kanan wajah (chiaroscuro effect).
- Gaya Video: Konfesi pribadi,
- Atmosfer Video: Sunyi, tegang,
- Suara Musik: Piano minor lembut, padat
11. Kalimat yang Diucapkan: “Gua gak tau kenapa gua suka ama Hack Rekomendasi yang bikin Channel gwa ini monet… tapi gua takut suatu hari semua ini ilang.”
- Detail Tambahan: Ada frame foto keluarga kabur di belakang, memperkuat sisi personalnya.
Prompt Cerita 19 – “Dulu Gua Nganggep Ini Cuma Bercandaan”
- Subjek: Gadis muda yang dulu skeptis tentang
- Aksi: Berkata sambil menunduk, lalu menatap
- Ekspresi: Campuran getir dan
- Tempat: Studio editing kecil dengan monitor
- Waktu: Dini hari, cahaya monitor
- Gerakan Kamera: Slow dolly
- Pencahayaan: Backlight dari monitor + highlight dari lampu
- Gaya Video: Docu-drama
- Atmosfer Video: Melankolis dan
- Suara Musik: Lo-fi hip hop
11. Kalimat: “Gua pikir orang-orang halu soal algoritma… ternyata mereka ngerti. Sekarang? Gua hidup dari sini.”
- Detail Tambahan: Terdapat post-it penuh kata motivasi di
Prompt Cerita 20 – “Gua Ngaku… Ini yang Bikin Gua Bertahan”
- Subjek: Creator muda yang lelah tapi
- Aksi: Duduk memeluk lutut, lalu bicara
- Ekspresi: Letih, tapi dengan sorot
- Tempat: Balkon apartemen malam
- Waktu: Jam 2 pagi, langit malam dengan city
- Gerakan Kamera: Handheld shot sedikit bergoyang,
- Pencahayaan: Natural dari lampu jalan dan
- Gaya Video: Vlog pengakuan
- Atmosfer Video: Hening dan
- Suara Musik: Ambient city hum + nada minor cello
11. Kalimat: “Gua gak pernah mikir upload video lucu bisa nolong gua keluar dari overthinking… tapi ini nyata.”
- Detail Tambahan: Ada headphone terlepas di dekatnya, menandakan proses kreatif yang baru berhenti.
Prompt Cerita 21 – “Waktu Itu Gua Cuma Iseng”
- Subjek: Remaja perempuan mengenang masa awal
- Aksi: Menatap langit-langit sambil senyum
- Ekspresi: Nostalgia
- Tempat: Kamar tidur penuh tempelan
- Waktu: Pagi hari, cahaya matahari masuk dari
- Gerakan Kamera: Pan dari langit-langit ke
- Pencahayaan: Natural light dari sisi
- Gaya Video: Cerita flashback
- Atmosfer Video: Ringan,
- Suara Musik: Gitar akustik
11. Kalimat: “Video pertama gua? Beneran niatnya cuma iseng… tapi views-nya 100 ribu. Gua diem liat notifikasi seharian.”
- Detail Tambahan: Ada kucing tidur di pojok kasur, mempermanis suasana
Prompt Cerita 22 – “Setiap Kali Gua Ngerasa Mau Berhenti…”
- Subjek: Konten kreator yang hampir
- Aksi: Menatap lensa dengan air mata
- Ekspresi: Hancur tapi
- Tempat: Dapur kecil dengan kopi belum
- Waktu: Subuh, lampu dapur menyala
- Gerakan Kamera: Static close-
- Pencahayaan: Dingin dari lampu putih, kontras dengan
- Gaya Video: Emosional real-time
- Atmosfer Video: Suram dan
- Suara Musik: Piano solo, tempo
11. Kalimat: “Setiap kali gua mau nyerah… ada satu komen dari orang random yang nyelamatin hari gua.”
- Detail Tambahan: Notifikasi HP menyala sesaat dengan komen
Prompt Cerita 23 – “Mereka Bilang Ini Gak Berguna…”
- Subjek: Perempuan muda pembuat konten
- Aksi: Menyodorkan handphone ke kamera, menunjukkan
- Ekspresi: Sinis tapi puas, alis terangkat
- Tempat: Coworking space yang
- Waktu: Siang menjelang
- Gerakan Kamera: Slide horizontal kiri ke kanan (reveal style).
- Pencahayaan: Soft natural light dari jendela
- Gaya Video: Semi-mockumentary, satir
- Atmosfer Video: Snarky, sedikit
- Suara Musik: Beat confident hip hop
11. Kalimat: “Dulu mereka bilang konten gua gak bakal ngangkat. Sekarang? Monetisasi penuh. Cuan tiap minggu.”
- Detail Tambahan: Ada sticky note di laptop bertuliskan: “Jangan dengerin ”
Prompt Cerita 24 – “Gua Insecure, Tapi Gua Upload Juga”
- Subjek: Perempuan muda dengan keraguan
- Aksi: Menatap layar HP lama sebelum menekan “Upload”.
- Ekspresi: Cemas, ragu-ragu, lalu
- Tempat: Kamar pribadi remang, penuh gantungan
- Waktu: Larut malam, jam
- Gerakan Kamera: Extreme close-up ke tangan, lalu cut ke
- Pencahayaan: Cahaya neon biru dari lampu
- Gaya Video: Moodpiece
- Atmosfer Video: Tegang tapi
- Suara Musik: Synth pad slow build-
11. Kalimat: “Post. Gua bilang ke diri gua, kalo gua gak mulai sekarang… kapan lagi?”
- Detail Tambahan: Kamera menunjukkan detik upload sukses di layar
Prompt Cerita 25 – “Channel Ini Lahir dari Kejadian Pahit”
- Subjek: Perempuan muda yang kehilangan
- Aksi: Menunjukkan surat PHK, lalu menghela napas dan tersenyum
- Ekspresi: Perpaduan luka dan semangat
- Tempat: Meja kerja sederhana di pojok
- Waktu: Sore menjelang
- Gerakan Kamera: Pan vertikal dari tangan ke
- Pencahayaan: Warna jingga keemasan dari jendela
- Gaya Video: Reenactment
- Atmosfer Video: Haru dan
- Suara Musik: Strings harmonik naik
11. Kalimat: “Hari gua dipecat… gua mulai ngedit video pertama gua. Dari situ, hidup gua balik.”
- Detail Tambahan: Kaleng mie instan dan laptop tua tampak di
Prompt Cerita 26 – “Setiap View Itu Obat Buat Gua”
- Subjek: Perempuan muda yang sedang dalam proses
- Aksi: Duduk bersila sambil memegang jurnal
- Ekspresi: Tenang, bibir sedikit
- Tempat: Sudut ruang meditasi dengan lilin
- Waktu: Pagi buta, sebelum matahari
- Gerakan Kamera: Steady slow zoom in dari posisi
- Pencahayaan: Dominan cahaya lilin dan remang
- Gaya Video: Slow reflective
- Atmosfer Video: Spiritualitas tenang,
- Suara Musik: Gamelan lembut dengan ambient
11. Kalimat: “Setiap view, tiap komentar ‘makasih ya kak’, itu kayak vitamin buat jiwa gua.”
- Detail Tambahan: Ada tanaman hijau di latar, membuat kesan
Prompt Cerita 27 – “Gua Cuma Mau Didenger”
- Subjek: Gadis muda introvert yang mencoba
- Aksi: Menyalakan kamera, ragu, lalu mulai bicara dengan
- Ekspresi: Grogi, tangan gemetar, tapi mata
- Tempat: Ruang sempit dengan kasur
- Waktu: Malam
- Gerakan Kamera: Kamera diam, POV dari
- Pencahayaan: Cahaya satu lampu
- Gaya Video: Real webcam
- Atmosfer Video: Hening, penuh
- Suara Musik: Tanpa musik, hanya suara hujan dari
11. Kalimat: “Gua tau gua bukan siapa-siapa. Tapi gua cuma mau… ada yang dengerin gua.”
- Detail Tambahan: Ada poster tulisan tangan: “Mulai aja ”
Prompt Template 27 – Tutorial Gaya Rambut Pakai Sendok
- Subjek: Remaja laki-laki iseng
- Aksi: Coba styling rambut pakai sendok dan gel seadanya
- Ekspresi: Pede, lalu bingung dan pasrah
- Tempat: Kamar mandi kos
- Waktu: Pagi sebelum kuliah
- Gerakan Kamera: Close-up wajah di cermin, cut ke top angle sendok
- Pencahayaan: Lampu neon dingin dari atas
- Gaya Video: Tutorial palsu
- Atmosfer: Absurd, receh
- Musik: Instrumen tutorial TikTok + SFX sendok jatuh
- Dialog: “Lu gak punya sisir? Tenang bro… sendok solusinya!”
- Detail Tambahan: Rambut jadi bentuk centong nasi
Prompt Template 28 – Cara Tidur Cepat ala Ninja
- Subjek: Cowok pecinta anime
- Aksi: Tidur dalam posisi ninja jongkok di pojokan
- Ekspresi: Sangat serius lalu ketiduran beneran
- Tempat: Sudut kamar gelap
- Waktu: Tengah malam
- Gerakan Kamera: Slow zoom-in dari luar kamar
- Pencahayaan: Remang dengan lampu LED biru
- Gaya Video: Parodi anime ninja
- Atmosfer: Lucu dan dramatis
- Musik: OST Naruto dipelanin
- Dialog: “Hanya shinobi sejati yang bisa tidur tanpa ”
- Detail Tambahan: Ada topeng ninja nempel di kipas angina
Prompt Template 29 – Challenge Gak Ngomong Selama Sehari (Gagal Total)
- Subjek: Anak konten yang sok kuat
- Aksi: Coba 24 jam tanpa ngomong
- Ekspresi: Berusaha tenang → panik waktu lupa
- Tempat: Rumah & warung
- Waktu: Sepanjang hari
- Gerakan Kamera: POV + vlog cam
- Pencahayaan: Natural sesuai waktu
- Gaya Video: Challenge vlog
- Atmosfer: Konyol dan real
- Musik: Background ala daily vlog
- Dialog: “Eh bang satu teh… EH GUE GAGAL YA?! Yaelah…”
- Detail Tambahan: Ditempel plester di mulut tapi tetap ngomong
Prompt Template 30 – Lifehack Biar Sate Cepat Mateng
- Subjek: Paman kreatif absurd
- Aksi: Bakar sate pakai hairdryer dan lilin
- Ekspresi: Serius banget kayak chef profesional
- Tempat: Teras rumah
- Waktu: Sore menjelang malam
- Gerakan Kamera: Wide → close-up arang
- Pencahayaan: Remang sunset + lampu emergency
- Gaya Video: Parodi masak TV
- Atmosfer: Lucu dan dramatis
- Musik: Musik ala kompetisi masak
- Dialog: “Yang penting mateng, nggak peduli cara!”
- Detail Tambahan: Satenya gosong satu sisi, mentah sisi lain
Prompt Template 31 – Tips Ngumpet Saat Disuruh Belanja
- Subjek: Remaja mager
- Aksi: Sembunyi di lemari pas ibunya manggil
- Ekspresi: Panik lucu
- Tempat: Dalam lemari pakaian
- Waktu: Siang
- Gerakan Kamera: POV dalam lemari + cut ke ekspresi ibu
- Pencahayaan: Gelap temaram
- Gaya Video: Sketsa keluarga
- Atmosfer: Relatable receh
- Musik: SFX detak jantung + musik kartun
- Dialog: “Kalau gua diam… mungkin dunia gak nyadar gua ”
- Detail Tambahan: Tiba-tiba lemari dibuka, langsung freeze frame
Prompt Template 32 – Trik Biar Nasi Cepat Matang (Versi Absurd)
- Subjek: Anak kos eksperimen
- Aksi: Masak nasi pakai setrika dan plastik wrap
- Ekspresi: Yakin → kaget → pasrah
- Tempat: Meja belajar jadi dapur darurat
- Waktu: Pagi
- Gerakan Kamera: Static wide → cut ke close-up wajah
- Pencahayaan: Lampu neon dari atas
- Gaya Video: Lifehack komedi
- Atmosfer: Kacau dan kreatif
- Musik: Lagu DIY TikTok + SFX steam
- Dialog: “Tekan 5 menit, nasi Gampang kan?!”
- Detail Tambahan: Nasinya meledak keluar plastic
Prompt Template 33 – Tips PDKT Pakai Bahasa Alien
- Subjek: Cowok pemalu halu
- Aksi: Ngode ke gebetan pakai suara aneh
- Ekspresi: Malu-malu → serius banget
- Tempat: Koridor sekolah
- Waktu: Pagi sebelum masuk kelas
- Gerakan Kamera: Medium shot dari belakang → cut ke depan
- Pencahayaan: Cahaya pagi lembut
- Gaya Video: Sketsa absurd romantis
- Atmosfer: Kocak dan janggal
- Musik: SFX alien lucu
- Dialog: “Zorp zorp… itu artinya kamu manis banget…”
- Detail Tambahan: Gebetan malah jalan cepet menjauh
Prompt Template 34 – Cara Kabur dari Zoom Meeting Tanpa Ketahuan
- Subjek: Karyawan WFH kreatif
- Aksi: Rekam video loop dirinya menyimak
- Ekspresi: Fokus → panik saat error
- Tempat: Ruang kerja kecil
- Waktu: Jam kerja
- Gerakan Kamera: Screen capture + reaction cam
- Pencahayaan: Lampu ring + natural light
- Gaya Video: Tech trick komedi
- Atmosfer: Lucu dan relatable
- Musik: Musik suspense ringan
- Dialog: “Kita aktifin mode ‘gue hadir tapi enggak hadir’…”
- Detail Tambahan: Loop videonya stuck, bikin semua bingung
Prompt Template 35 – Eksperimen Buka Tutup Galon Pakai Sumpit
- Subjek: Bapak rumah tangga nekat
- Aksi: Coba lepas tutup galon tanpa tangan langsung
- Ekspresi: Semangat → frustrasi → menyerah
- Tempat: Dapur rumah
- Waktu: Siang bolong
- Gerakan Kamera: Overhead shot → zoom ke ekspresi
- Pencahayaan: Natural indoor
- Gaya Video: DIY gagal
- Atmosfer: Kocak receh
- Musik: Kendang lucu + efek boing
- Dialog: “Hanya pria sejati yang bisa buka galon tanpa tumpah…”
- Detail Tambahan: Akhirnya pakai gigi dan nyiprat semua
Prompt Template 36 – Simulasi Jadi Pembalap Saat Telat Ngampus
- Subjek: Mahasiswa tukang telat
- Aksi: Naik motor sambil narasi kayak komentator F1
- Ekspresi: Tegang → dramatis → geli sendiri
- Tempat: Jalanan kota pagi
- Waktu: 59 WIB
- Gerakan Kamera: POV helm cam
- Pencahayaan: Terang outdoor
- Gaya Video: Sketsa narasi komedi
- Atmosfer: Lucu + adrenaline
- Musik: SFX balap + backsound intense
- Dialog: “Dan Paman masuk tikungan terakhir—eh, ada polisi!”
- Detail Tambahan: Speed 40 km/jam tapi narasinya kayak 200 km/jam
Prompt Template 37 – Tutorial Masak Indomie Level Dewa
- Subjek: Paman pecinta indomie sejati
- Aksi: Bumbunya ditakar pake timbangan emas
- Ekspresi: Sakral banget, kayak ritual
- Tempat: Dapur remang
- Waktu: Malam
- Gerakan Kamera: Slow motion dramatik
- Pencahayaan: Cahaya kuning hangat
- Gaya Video: Satir kuliner serius
- Atmosfer: Lucu + berlebihan
- Musik: Musik klasik megah
- Dialog: “Ini bukan mie biasa… ini legenda malam ini…”
- Detail Tambahan: Pakai sarung tangan putih untuk nuang bumbu
Prompt Template 38 – Cara Ngecek Wifi Tanpa Nanya
- Subjek: Anak nongkrong males ngomong
- Aksi: Coba gesture pura-pura buka HP & nunggu respon
- Ekspresi: Penasaran → panik → lega
- Tempat: Kafe/warung
- Waktu: Sore
- Gerakan Kamera: Over-shoulder shot → reaction
- Pencahayaan: Ambient senja
- Gaya Video: Sketsa modern
- Atmosfer: Receh sosial
- Musik: Beat minimalis + efek notifikasi
- Dialog: “Wifi-nya… auto connect dong… nice!”
- Detail Tambahan: Ternyata wifi-nya tetangga sebelah
Prompt Template 39 – Trik Pakai Parfum Biar Di Notice Gebetan
- Subjek: Siswa SMA nekat
- Aksi: Semprot parfum satu botol penuh ke baju
- Ekspresi: PD → semua orang batuk-batuk
- Tempat: Lorong sekolah
- Waktu: Sebelum masuk kelas
- Gerakan Kamera: Tracking shot ke belakang → front close-up
- Pencahayaan: Fluorescent indoor
- Gaya Video: Parodi romantis
- Atmosfer: Lucu awkward
- Musik: Lagu cinta cheesy + efek batuk
- Dialog: “Cinta itu wangi… atau nyengat?”
- Detail Tambahan: Gebetan nutup hidung pas lewat
Prompt Template 40 – Tips Bikin Alarm Anti Ketiduran
- Subjek: Remaja insom semangat berubah
- Aksi: Set 10 alarm pake suara diri sendiri teriak
- Ekspresi: Niat banget → tetap ketiduran
- Tempat: Kamar gelap
- Waktu: Tengah malam
- Gerakan Kamera: Time-lapse tidur → alarm chaos
- Pencahayaan: Lampu LED tidur biru
- Gaya Video: Eksperimen komedi
- Atmosfer: Chaos receh
- Musik: SFX teriakan berulang
- Dialog: “BANGUN WOE! MASUK JAM 7!—Zzzzz…”
- Detail Tambahan: Bangun jam 11, HP dilempar
Prompt Template 41 – Simulasi Jadi Chef Saat Goreng Telur
- Subjek: Anak kost drama king
- Aksi: Ngomong sendiri kayak acara MasterChef
- Ekspresi: Serius banget kayak lagi lomba
- Tempat: Dapur rusak
- Waktu: Pagi
- Gerakan Kamera: Slow zoom → cut cepat
- Pencahayaan: Natural putih
- Gaya Video: Parodi kompetisi
- Atmosfer: Komedi dramatis
- Musik: Music cooking kompetisi intens
- Dialog: “Ini bukan sekedar telur, ini hidup saya!”
- Detail Tambahan: Telurnya pecah di luar piring, ekspresi tetap serius
Prompt Template 42– Tips Biar Gak Ngantuk di Kelas
- Subjek: Siswa SMA kurang tidur
- Aksi: Tempel selotip di kelopak mata biar tetap melek
- Ekspresi: Pede → nyeri → ngakak
- Tempat: Kelas pagi
- Waktu: Jam 00
- Gerakan Kamera: Close-up wajah → cut ke temannya bengong
- Pencahayaan: Fluorescent classroom
- Gaya Video: Lifehack konyol
- Atmosfer: Lucu dan absurd
- Musik: Efek bunyi plastik + komedi ringan
- Dialog: “Trik anti ngantuk: tempel mata biar nggak bisa merem!”
- Detail Tambahan: Selotip lepas, mata langsung merem total
Prompt Template 43– Tutorial Joget Viral Tapi Gak Hafal
- Subjek: Cowok pengen FYP
- Aksi: Coba ngikutin joget TikTok tanpa latihan
- Ekspresi: Percaya diri → malu sendiri
- Tempat: Depan kaca besar
- Waktu: Siang hari
- Gerakan Kamera: Wide shot → zoom ekspresi gagal
- Pencahayaan: Natural window light
- Gaya Video: Sketsa dance fail
- Atmosfer: Cringe dan kocak
- Musik: Lagu TikTok + sound effect salah
- Dialog: “Easy banget lah—eh, tangannya ke mana sih?!”
- Detail Tambahan: Kepalanya kejedot pas muter
Prompt Template 44 – Eksperimen Makan Cabe Rawit + ASMR
- Subjek: Content creator baru cari views
- Aksi: ASMR makan 10 cabe rawit tanpa air
- Ekspresi: Tenang → tersiksa → nangis
- Tempat: Meja makan sederhana
- Waktu: Sore
- Gerakan Kamera: Close-up bibir + side cam ekspresi
- Pencahayaan: Warm lighting
- Gaya Video: ASMR parody
- Atmosfer: Konyol dan ekstrim
- Musik: Sunyi + sound kunyah detail
- Dialog: “Hari ini kita coba… pedasnya hidup”
- Detail Tambahan: Air mata netes tapi tetap ngomong ‘enak’
Prompt Template 45 – Tips Bikin Teh Tanpa Air Panas
- Subjek: Anak kost minim alat
- Aksi: Bikin teh pakai hairdryer
- Ekspresi: Yakin banget → nyesel
- Tempat: Kamar kost
- Waktu: Pagi
- Gerakan Kamera: Side view → zoom ke gelas
- Pencahayaan: Sinar matahari dari jendela
- Gaya Video: Parodi lifehack
- Atmosfer: Absurditas maksimal
- Musik: BGM parodi Jepang + efek angin
- Dialog: “Kalau nggak ada ketel, kita jadiin angin jadi panas!”
- Detail Tambahan: Tehnya netes-netes keluar gelas
Prompt Template 46 – Tutorial Masak Nasi Goreng Pakai Setrika
- Subjek: Paman gagal teknologi
- Aksi: Gunakan setrika panas untuk wajan darurat
- Ekspresi: Bangga → panik asap
- Tempat: Ruang tengah
- Waktu: Siang
- Gerakan Kamera: Top shot → cut ke ekspresi asap
- Pencahayaan: Natural indoor
- Gaya Video: DIY ekstrim
- Atmosfer: Kacau + lucu
- Musik: SFX sizzling + musik masak intens
- Dialog: “Orang kreatif gak butuh kompor!”
- Detail Tambahan: Ada suara ‘tit… tit…’ alarm asap bunyi
Prompt Template 47 – Tips Menang Debat Pakai Quotes Fiktif
- Subjek: Anak debat sok cerdas
- Aksi: Ngomong sok bijak pakai nama tokoh palsu
- Ekspresi: Sok serius → bingung dibongkar
- Tempat: Kelas atau forum
- Waktu: Sore
- Gerakan Kamera: Cut cepat ke reaksi lawan debat
- Pencahayaan: Remang sore
- Gaya Video: Satir akademik
- Atmosfer: Kocak dan pintar
- Musik: Musik bijak palsu
- Dialog: “Kata Bung Alberto Gonzalito: ‘hidup adalah debat yang panjang…’”
- Detail Tambahan: Orang-orang: “Itu siapa?!”
Prompt Template 48 – Trik Ngecat Rambut Pakai Pewarna Makanan
- Subjek: Remaja anti-mainstream
- Aksi: Ngecat rambut pakai sirup stroberi
- Ekspresi: Excited → shock hasilnya lengket
- Tempat: Kamar mandi
- Waktu: Pagi
- Gerakan Kamera: Mirror cam + reaction cut
- Pencahayaan: Lampu putih kamar mandi
- Gaya Video: Eksperimen bodoh
- Atmosfer: Lucu dan visual
- Musik: Musik ceria + efek ‘plak’
- Dialog: “Hemat dan berani beda: pewarna makanan!”
- Detail Tambahan: Rambut berubah jadi merah darah nyangkut
Prompt Template 49 – Simulasi Jadi Dewa Presentasi (Tapi PowerPoint Error)
- Subjek: Mahasiswa overconfidence
- Aksi: Masuk ruangan presentasi kayak influencer
- Ekspresi: Sok cool → error → panik
- Tempat: Ruang kelas/proyektor
- Waktu: Pagi presentasi
- Gerakan Kamera: Tracking masuk → zoom proyektor
- Pencahayaan: Backlight proyektor
- Gaya Video: Satir akademik
- Atmosfer: Lucu dan dramatik
- Musik: Music epic slowmo + SFX error
- Dialog: “Silakan lihat slide ke—eh, kok hitam semua?!”
- Detail Tambahan: Slide berisi template default
Prompt Template 50 – Cara Cuci Motor Pakai Ember Cinta
- Subjek: Paman romantis
- Aksi: Ngobrol sama motor kayak pasangan
- Ekspresi: Sayang banget → serius berlebihan
- Tempat: Depan rumah
- Waktu: Pagi akhir pekan
- Gerakan Kamera: Dolly pan motor → ke wajah Paman
- Pencahayaan: Cahaya pagi cerah
- Gaya Video: Romcom parodi
- Atmosfer: Lucu dan dramatis
- Musik: Lagu romantis + semprotan air
- Dialog: “Kamu capek ya sayang… tenang, abang mandiin pelan- pelan…”
- Detail Tambahan: Tetangga ngintip dari pagar
Prompt Template 51 – Tutorial Main Gitar Padahal Nggak Bisa
- Subjek: Anak gaya doang
- Aksi: Nyanyi sok cover lagu, petikan salah semua
- Ekspresi: Sok keren → gagal terus
- Tempat: Kamar dengan gitar gantung
- Waktu: Malam
- Gerakan Kamera: Close-up tangan + ekspresi
- Pencahayaan: Lampu kamar remang
- Gaya Video: Cover parodi
- Atmosfer: Cringe lucu
- Musik: Strumming fals + suara ketukan meja
- Dialog: “Kau adalah… eh… minor apa sih ini?!”
- Detail Tambahan: Nada fals tapi ekspresi tetep kayak penyanyi konser
Prompt Template 52 – Tips Foto KTP Biar Ganteng
- Subjek: Remaja coba tampil maksimal
- Aksi: Coba 5 gaya sebelum foto KTP
- Ekspresi: Pede → pasrah hasil tetap jelek
- Tempat: Ruang foto kelurahan
- Waktu: Pagi
- Gerakan Kamera: Cut gaya 1–5 → ekspresi petugas
- Pencahayaan: Flash kamera + lampu putih
- Gaya Video: Sketsa awkward
- Atmosfer: Lucu dan nyata
- Musik: Sound efek shutter + beat TikTok
- Dialog: “Gaya senyum dikit, tegap dikit… eh, hasilnya tetep kayak buronan?!”
- Detail Tambahan: Foto akhir dipajang, jelek maksimal
Prompt Template 53 – Tutorial Bangunin Temen Kos Paling Ampuh
- Subjek: Anak kos usil
- Aksi: Bangunin temen pakai wajan & sendok
- Ekspresi: Semangat → kabur dari lemparan
- Tempat: Kamar kos
- Waktu: Pagi buta
- Gerakan Kamera: POV sergap + reaction temen
- Pencahayaan: Gelap awal → terang mendadak
- Gaya Video: Prank receh
- Atmosfer: Chaos & lucu
- Musik: SFX alarm + metal drum
- Dialog: “Bangun bro, negara butuh lo!”
- Detail Tambahan: Temen lempar bantal kena kamera
Prompt Template 54 – Eksperimen Pakai Google Translate Buat Nembak
- Subjek: Cowok malu ngomong langsung
- Aksi: Tulis kalimat romantis → play suara translate
- Ekspresi: Grogi → shock aksen robot
- Tempat: Taman sekolah
- Waktu: Siang
- Gerakan Kamera: Wide tembak → close-up gebetan
- Pencahayaan: Natural siang outdoor
- Gaya Video: Sketsa awkward cinta
- Atmosfer: Kocak + malu
- Musik: Efek loading + suara Google Translate
- Dialog: “I… love… you… (robot voice)”
- Detail Tambahan: Gebetan jawab: “HP kamu error ya?”
Prompt Template 55 – Lifehack Pakai Kacamata Padahal Minus Nol
- Subjek: Cowok pengen keliatan smart
- Aksi: Beli kacamata bening biar keren
- Ekspresi: Sok pintar → nabrak meja
- Tempat: Kelas
- Waktu: Jam pelajaran
- Gerakan Kamera: Tracking gaya masuk kelas
- Pencahayaan: Lampu neon
- Gaya Video: Sketsa gaya palsu
- Atmosfer: Konyol dan sombong
- Musik: Beat elegan → efek tabrak
- Dialog: “Kacamata tuh simbol kecerdasan, bro!”
- Detail Tambahan: Kacamatanya burem bekas oles minyak
Prompt Template 56 – Tutorial Jadi Influencer Ngomong Inggris Gak Fasih
- Subjek: Remaja baru viral
- Aksi: Bikin konten Inggris gaya ala bule
- Ekspresi: PD → ngaco grammar
- Tempat: Depan cermin
- Waktu: Sore
- Gerakan Kamera: Mirror cam + subtitle aneh
- Pencahayaan: Soft indoor light
- Gaya Video: Parodi influencer
- Atmosfer: Cringe & lucu
- Musik: Lagu lo-fi + suara ngaco
- Dialog: “Hello guysss… today I wanna speak about… your eye’s fire!”
- Detail Tambahan: Komennya: “grammar kamu dibakar alien?”
Prompt Template 57 – Simulasi Jadi Orang Kaya Pas Bayar Jajanan
- Subjek: Anak sok tajir
- Aksi: Bayar cilok pakai uang 100 ribu dengan gaya slowmo
- Ekspresi: Cool → bingung ga dikasih kembalian
- Tempat: Pinggir jalan
- Waktu: Sore
- Gerakan Kamera: Slow motion shot uang keluar dompet
- Pencahayaan: Senja hangat
- Gaya Video: Parodi pamer kekayaan
- Atmosfer: Konyol elegan
- Musik: Music klasik mewah
- Dialog: “Keep the change ya, Bang…”
- Detail Tambahan: Abangnya kasih permen buat kembalian
Prompt Template 58 – Tips PDKT Lewat Chat Tapi Salah Kirim
- Subjek: Cowok gugup
- Aksi: Chat manis ke gebetan, kirim ke grup keluarga
- Ekspresi: Shock total → pengen lenyap
- Tempat: Kamar
- Waktu: Malam
- Gerakan Kamera: Over-shoulder shot + chat bubble efek
- Pencahayaan: Remang LED
- Gaya Video: Sketsa digital
- Atmosfer: Cringe + lucu
- Musik: Efek notif + dramatis
- Dialog: “Kamu cantik banget hari ini ❤️” — Mak: ‘HAH?!’
- Detail Tambahan: Langsung left grup malu
Prompt Template 59 – Cara Ngegaya Pakai Sepeda Tapi Jatoh
- Subjek: Paman pengen gaya
- Aksi: Lepas tangan saat naik sepeda → oleng
- Ekspresi: Pede maksimal → terkapar
- Tempat: Gang rumah
- Waktu: Pagi
- Gerakan Kamera: Wide follow cam → jatuh
- Pencahayaan: Outdoor cerah
- Gaya Video: Komedi aksi
- Atmosfer: Fisik slapstick
- Musik: Beat heroik → efek jatuh
- Dialog: “Begini caranya bikin cewek nengok bro—WADUH!”
- Detail Tambahan: Nenek-nenek bantuin bangun
Prompt Template 60 – Eksperimen Nonton Film Horor Tanpa Takut
- Subjek: Cowok sok berani
- Aksi: Rekam diri nonton horor sendirian
- Ekspresi: Sok cool → jerit sendiri
- Tempat: Ruang gelap
- Waktu: Malam
- Gerakan Kamera: Face cam + screen cam
- Pencahayaan: Senter dari HP
- Gaya Video: Reaction fail
- Atmosfer: Lucu horor
- Musik: Musik horor → efek teriakan cowok
- Dialog: “Film gini mah biasa—ASTAGAAHH”
- Detail Tambahan: Ada suara kucing lewat, dikira hantu
Prompt Template 61 – Tutorial Gaya Rambut Pakai Lem Kertas
- Subjek: Anak SD eksperimen gaya
- Aksi: Pakai lem buat gaya spike ala anime
- Ekspresi: Excited → rambut jadi keras batu
- Tempat: Kamar anak-anak
- Waktu: Pagi
- Gerakan Kamera: Mirror cam + zoom rambut
- Pencahayaan: Cahaya pagi dari jendela
- Gaya Video: Eksperimen absurd
- Atmosfer: Lucu polos
- Musik: Anime OST + efek “ting!”
- Dialog: “Rambut gua… Super Saiyan 3!!”
- Detail Tambahan: Ibunya nyoba sisir, patah sisirnya
Prompt Template 62 – Cara Minum Susu Tanpa Gelas
- Subjek: Anak kos kehabisan gelas
- Aksi: Tuang susu ke piring lalu sedot pakai sedotan
- Ekspresi: Santai → belepotan
- Tempat: Dapur sempit
- Waktu: Pagi
- Gerakan Kamera: POV meja → reaction close-up
- Pencahayaan: Lampu dapur putih
- Gaya Video: Lifehack absurd
- Atmosfer: Receh dan kreatif
- Musik: Sound efek sedot + tumpah
- Dialog: “Gelas mahal, Kita adaptif aja.”
- Detail Tambahan: Susu nyiprat ke muka
Prompt Template 63 – Tutorial Jadi Barista Tapi Gagal Total
- Subjek: Paman sok kopi-kopian
- Aksi: Bikin latte art pakai sendok & kopi sachet
- Ekspresi: Fokus → hasilnya mirip kecoa
- Tempat: Dapur rumah
- Waktu: Sore
- Gerakan Kamera: Top shot gelas → ekspresi kecewa
- Pencahayaan: Warm light interior
- Gaya Video: Parodi barista
- Atmosfer: Komedi elegan gagal
- Musik: Jazz lo-fi → efek ‘boing’
- Dialog: “Kopi adalah seni, dan ini adalah… ya gitu ”
- Detail Tambahan: Latte art malah bentuk aneh banget
Prompt Template 64 – Simulasi Jadi Dosen Tapi Muridnya Boneka
- Subjek: Cowok iseng pengangguran
- Aksi: Ngajar serius depan kursi berisi boneka
- Ekspresi: Sangat serius → ketawa sendiri
- Tempat: Kamar kost
- Waktu: Siang
- Gerakan Kamera: Wide shot → cut ke boneka
- Pencahayaan: Terang siang natural
- Gaya Video: Sketsa absurd
- Atmosfer: Lucu dan aneh
- Musik: BGM seminar + efek ketawa
- Dialog: “Mahasiswa sekalian, topik hari ini adalah—BONEKA?!?”
- Detail Tambahan: Ada boneka berjaket almamater
Prompt Template 65 – Tutorial Dandan Gaya Ala Sultan Padahal Anak Kos
- Subjek: Remaja bergaya mewah
- Aksi: Pakai clip-on emas mainan dan jaket KW
- Ekspresi: Sok cool → sobek jaket
- Tempat: Depan kaca kamar
- Waktu: Pagi
- Gerakan Kamera: Mirror cam + pan atas-bawah
- Pencahayaan: Soft light dari jendela
- Gaya Video: Parodi gaya
- Atmosfer: Satir & stylish
- Musik: Hip hop beat + efek sobek
- Dialog: “Style is mindset, bukan isi dompet!”
- Detail Tambahan: Pin emas copot dan jatuh ke ember
Prompt Template 66 – Cara Bikin Ucapan Ulang Tahun yang Bikin Nangis (Karena Salah Kirim)
- Subjek: Anak niat tapi ceroboh
- Aksi: Kirim video ucapan ke orang yang salah
- Ekspresi: Niat → panik
- Tempat: Ruang tamu
- Waktu: Malam
- Gerakan Kamera: Selfie cam → screen record WA
- Pencahayaan: Remang hangat
- Gaya Video: Sketsa digital
- Atmosfer: Lucu awkward
- Musik: Lagu mellow → SFX notif salah
- Dialog: “Selamat ulang tahun cintaku—loh ini chat ke guru ngaji?!”
- Detail Tambahan: Langsung tulis “maaf salah kirim Ustadz 🙏”
Prompt Template 67 – Eksperimen Gaya Rambut Pakai Kipas Angin
- Subjek: Cowok kreatif gila gaya
- Aksi: Gaya rambut spike dibentuk angin putar
- Ekspresi: Yakin → rambut berantakan total
- Tempat: Kamar
- Waktu: Sore
- Gerakan Kamera: POV dari depan kipas → reaksi wajah
- Pencahayaan: Neon kamar
- Gaya Video: Eksperimen lucu
- Atmosfer: Konyol visual
- Musik: Efek angin + OST anime
- Dialog: “Siap jadi karakter utama… ternyata kayak landak ”
- Detail Tambahan: Rambut nempel ke dinding
Prompt Template 68 – Tutorial Main Rubik Tapi Gagal Fokus
- Subjek: Anak sok jenius
- Aksi: Rekam video tutorial rubik, malah curhat cinta
- Ekspresi: Niat → baper sendiri
- Tempat: Meja belajar
- Waktu: Malam
- Gerakan Kamera: Top shot rubik + ekspresi atas
- Pencahayaan: Lampu belajar kuning
- Gaya Video: Tutorial absurd
- Atmosfer: Lucu emosional
- Musik: Lofi beat + efek curhat
- Dialog: “Putar kanan… kayak cinta aku yang gak pernah bener ”
- Detail Tambahan: Rubiknya gak berubah tapi dia tetap lanjut ngomong
Prompt Template 69 – Simulasi Jadi Penjual Tapi Dagangannya Bantal
- Subjek: Anak kos nganggur
- Aksi: Teriak-teriak jualan barang pribadi
- Ekspresi: Semangat → lemes gak laku
- Tempat: Depan kost
- Waktu: Pagi
- Gerakan Kamera: Handheld dari jauh → zoom ekspresi
- Pencahayaan: Cerah luar ruangan
- Gaya Video: Sketsa satire ekonomi
- Atmosfer: Receh & nyindir
- Musik: Musik marching + efek hening
- Dialog: “Bantal bekas tidur mantan! Masih hangat!!”
- Detail Tambahan: Tetangga tutup jendela pelan-pelan
Prompt Template 70 – Tips Gaya Jalan Biar Terlihat Pede (Tapi Salah Kostum)
- Subjek: Anak muda mau tampil keren
- Aksi: Pede jalan masuk mall, tapi lupa masih pakai sarung
- Ekspresi: Pede → sadar → malu berat
- Tempat: Depan mall
- Waktu: Sore
- Gerakan Kamera: Follow cam belakang → front cut
- Pencahayaan: Golden hour
- Gaya Video: Sketsa visual
- Atmosfer: Cringe komedi
- Musik: Beat confident → efek ‘awkward silence’
- Dialog: “Gaya itu niat, bukan brand… eh, kok sarung?!”
- Detail Tambahan: Satpam senyum tahan tawa
Prompt Template 71 – Tutorial Jadi Content Creator Tapi Lupa Nyalain Kamera
- Subjek: Paman baru belajar konten
- Aksi: Ngomong 15 menit ke kamera mati
- Ekspresi: Semangat → diam kaget
- Tempat: Sudut studio mini
- Waktu: Pagi
- Gerakan Kamera: Close-up tripod → wajah
- Pencahayaan: Key light soft
- Gaya Video: Vlog fail
- Atmosfer: Kasihan tapi lucu
- Musik: Lagu semangat → efek glitched error
- Dialog: “Oke teman-teman—eh… kok tombolnya belum ON?!”
- Detail Tambahan: Ada tulisan “0 recording” di layar
Prompt Template 72 – Tips Hemat Listrik: Masak Mie di Terik Matahari
- Subjek: Mahasiswa survival mode
- Aksi: Taruh mie + air di panci, dijemur tengah lapangan
- Ekspresi: Pede → bingung mie-nya mekar separuh
- Tempat: Lapangan terbuka
- Waktu: Siang terik
- Gerakan Kamera: Wide shot → time lapse
- Pencahayaan: Matahari langsung
- Gaya Video: Eksperimen konyol
- Atmosfer: Receh dan kreatif
- Musik: Lagu summer + efek gelembung
- Dialog: “Tenaga matahari bukan buat panel doang, bro!”
- Detail Tambahan: Ada kucing lewat ngendus mie-nya
Prompt Template 73 – Tutorial Jadi MC Tapi Salah Acara
- Subjek: Cowok baru belajar public speaking
- Aksi: Ngomong energik, ternyata acara duka
- Ekspresi: Semangat → beku
- Tempat: Tenda hajatan
- Waktu: Pagi
- Gerakan Kamera: Medium → reaction crowd
- Pencahayaan: Natural pagi
- Gaya Video: Sketsa cringe
- Atmosfer: Kacau dan awkward
- Musik: Musik pembuka semangat → dead silence
- Dialog: “Selamat pagi semuanya—eh, ini bukan acara ulang tahun?”
- Detail Tambahan: Orang-orang pakai hitam semua
Prompt Template 74 – Eksperimen Ganti Oli Sendiri Tapi Pakai Minyak Goreng
- Subjek: Paman DIY ekstrem
- Aksi: Tuang minyak goreng ke motor
- Ekspresi: Bangga → motor ngadat
- Tempat: Garasi rumah
- Waktu: Siang
- Gerakan Kamera: Over shoulder → close-up oli
- Pencahayaan: Cahaya siang keras
- Gaya Video: Tutorial parodi
- Atmosfer: Lucu dan sok tahu
- Musik: Sound DIY + efek batuk motor
- Dialog: “Kalo bisa makan, bisa buat motor dong!”
- Detail Tambahan: Motor mogok + keluar asap
Prompt Template 75 – Simulasi Jadi Atlet Lari Tapi Baru Bangun
- Subjek: Cowok kesiangan lomba
- Aksi: Lari dengan pakaian tidur
- Ekspresi: Ngantuk → full sprint
- Tempat: Komplek perumahan
- Waktu: Pagi hari lomba
- Gerakan Kamera: Tracking cam + slowmo lari
- Pencahayaan: Golden hour
- Gaya Video: Sport parody
- Atmosfer: Kocak motivasional
- Musik: Music inspirational → slip komedi
- Dialog: “Kemenangan bukan soal kostum, tapi semangat!!”
- Detail Tambahan: Sandalnya putus di tengah jalan
Prompt Template 76 – Tips Ngumpet dari Tukang Tagihan
- Subjek: Paman nunggak cicilan
- Aksi: Ngumpet di balik jemuran sambil pura-pura jadi baju
- Ekspresi: Takut → tegang → geli sendiri
- Tempat: Teras rumah
- Waktu: Siang bolong
- Gerakan Kamera: POV tukang tagih → zoom ke Paman
- Pencahayaan: Cerah maksimal
- Gaya Video: Slapstick comedy
- Atmosfer: Lucu visual
- Musik: SFX detak jantung + kartun
- Dialog: “Kalau aku diam, mereka nggak liat aku…”
- Detail Tambahan: Angin tiup kain, mukanya keliatan
Prompt Template 77 – Cara Ngadem Tanpa AC: Masuk Kulkas
- Subjek: Anak kost gerah parah
- Aksi: Buka kulkas, masukin kepala ke dalam
- Ekspresi: Puas → kaget suara ‘klik’
- Tempat: Dapur sempit
- Waktu: Siang panas
- Gerakan Kamera: POV kulkas → reaksi close-up
- Pencahayaan: Cahaya kulkas
- Gaya Video: Eksperimen absurd
- Atmosfer: Visual receh
- Musik: SFX dingin + musik salju
- Dialog: “Selamat datang di kulkaslandia…”
- Detail Tambahan: Pintu kulkas nutup sendiri, panik di dalam
Prompt Template 78 – Tips Jadi Multitasking: Masak Sambil Zoom
- Subjek: Mahasiswa WFH
- Aksi: Zoom aktif, di belakang masak mie
- Ekspresi: Serius di layar → panik asap
- Tempat: Dapur + meja laptop
- Waktu: Pagi kuliah
- Gerakan Kamera: Split screen Zoom & dapur
- Pencahayaan: Campuran cahaya dapur & layar
- Gaya Video: Sketsa digital harian
- Atmosfer: Sibuk + kocak
- Musik: BGM sibuk + efek panci
- Dialog: “Yes sir, saya paham—sssst sreeekkk” Detail Tambahan: Mie gosong, Zoom nge-lag
Prompt Template 79 – Tutorial Dandan Cantik Tapi Kamera Mirror
- Subjek: Cewek influencer pemula
- Aksi: Makeup sambil ngaca kamera HP, lupa mirror aktif
- Ekspresi: Yakin → alis miring
- Tempat: Meja rias
- Waktu: Sore
- Gerakan Kamera: Front camera mirroring
- Pencahayaan: Ringlight
- Gaya Video: Beauty fail
- Atmosfer: Cringe & lucu
- Musik: Musik tutorial + efek tumpah
- Dialog: “Eyelinernya ditarik… kok ke atas semua?!”
- Detail Tambahan: Alis kanan beda 3 cm dari kiri
Prompt Template 80 – Cara Joging Hemat: Keliling Kamar
- Subjek: Paman semangat olahraga
- Aksi: Lari muter kasur 20 kali
- Ekspresi: Semangat → pusing
- Tempat: Kamar tidur sempit
- Waktu: Pagi
- Gerakan Kamera: Drone cam dari atas (simulasi)
- Pencahayaan: Cahaya pagi dari jendela
- Gaya Video: Sport parodi
- Atmosfer: Receh tapi niat
- Musik: Lagu semangat lari + efek pening
- Dialog: “Lari itu soal niat, bukan ”
- Detail Tambahan: Akhirnya tumbang nabrak lemari
Prompt Template 81 – Tips Gaya Foto Keren Tapi Timer 1 Detik
- Subjek: Remaja sok aesthetic
- Aksi: Atur pose, timer terlalu cepat
- Ekspresi: Muka belum siap
- Tempat: Taman kota
- Waktu: Golden hour
- Gerakan Kamera: Wide shot tripod
- Pencahayaan: Natural sunset
- Gaya Video: Sketsa visual
- Atmosfer: Lucu awkward
- Musik: Musik slow aesthetic → efek “klik”
- Dialog: “Udah cakep nih—eh kok udah?!?”
- Detail Tambahan: Hasil fotonya lagi jongkok
Prompt Template 82 – Simulasi Jadi Vlogger Masak, Tapi Bahan Kurang
- Subjek: Anak kos bikin konten
- Aksi: Masak nasi goreng tapi cuma punya nasi dan kecap
- Ekspresi: Semangat → pasrah
- Tempat: Dapur kost
- Waktu: Malam
- Gerakan Kamera: Vlog-style dari tripod
- Pencahayaan: Lampu dapur kuning
- Gaya Video: Cooking parody
- Atmosfer: Lucu dan ngenes
- Musik: Lagu semangat masak + efek ‘cling’
- Dialog: “Hari ini kita akan bikin nasi goreng .. banget.”
- Detail Tambahan: Makan sambil senyum kecut ke kamera
Prompt Template 83 – Tips PDKT Ala Puitis, Tapi Salah Kutip
- Subjek: Cowok kutu buku
- Aksi: Kirim puisi ke gebetan, tapi nyontek dari novel horor
- Ekspresi: Romantis → horor
- Tempat: Kamar
- Waktu: Tengah malam
- Gerakan Kamera: Over-shoulder teks WA
- Pencahayaan: Remang-remang
- Gaya Video: Digital humor
- Atmosfer: Cringe horor
- Musik: Efek WA + sfx horor
- Dialog: “Cintamu seperti bayangan di balik ..”
- Detail Tambahan: Gebetan langsung blokir
Prompt Template 84 – Cara Menghindar dari Mantan: Jadi Patung
- Subjek: Paman ketemu mantan di mall
- Aksi: Berdiri kaku di depan toko, pura-pura pajangan
- Ekspresi: Tegang → absurd
- Tempat: Mall
- Waktu: Siang
- Gerakan Kamera: POV mantan → zoom ke ekspresi kaku
- Pencahayaan: Lampu toko terang
- Gaya Video: Slapstick situasional
- Atmosfer: Lucu tegang
- Musik: Musik mall + efek detak jantung
- Dialog: “Kamu ngeliat dia gak? Itu bukan ”
- Detail Tambahan: Anak kecil sentuh mukanya
Prompt Template 85 – Tutorial Jadi Motivator Tapi Kehidupan Sendiri Berantakan
- Subjek: Influencer gagal
- Aksi: Ngomong motivasi sambil background kamar super berantakan
- Ekspresi: Serius → malu sendiri
- Tempat: Kamar
- Waktu: Pagi
- Gerakan Kamera: Close-up → cut ke background
- Pencahayaan: Natural light
- Gaya Video: Sketsa satir
- Atmosfer: Kocak + jleb
- Musik: Musik motivasi + efek record scratch
- Dialog: “Hidup itu soal disiplin!—eh, baju kotor mana ya?”
- Detail Tambahan: Background: piring numpuk, jemuran
Prompt Template 86 – Cara Menyapa Tetangga Baru Tapi Salah Orang
- Subjek: Anak kost baru
- Aksi: Senyum ramah ke semua orang, salah target
- Ekspresi: PD → malu
- Tempat: Halaman kos
- Waktu: Sore
- Gerakan Kamera: Tracking shot dari belakang → cut ekspresi
- Pencahayaan: Sunset
- Gaya Video: Sketsa sosial
- Atmosfer: Lucu sosial
- Musik: BGM chill + efek malu
- Dialog: “Halo kak!—eh, Bapak Kost ya?!”
- Detail Tambahan: Yang disapa cemberut
Prompt Template 87 – Tips Foto OOTD Tapi Lupa Celana
- Subjek: Remaja fashion enthusiast
- Aksi: Foto gaya atas keren, bawah pakai celana pendek rumah
- Ekspresi: PD → panik
- Tempat: Balkon rumah
- Waktu: Pagi
- Gerakan Kamera: Mirror cam dari jauh
- Pencahayaan: Cahaya pagi natural
- Gaya Video: Sketsa lifestyle fail
- Atmosfer: Lucu & relatable
- Musik: Musik fashion stylish → efek ‘boing’
- Dialog: “Look at this fit!—eh… keliatan celana bola!”
- Detail Tambahan: Tetangga melongo dari bawah
Prompt Template 88 – Simulasi Belanja Online Tapi Dikirim Barang Aneh
- Subjek: Anak kos belanja online pertama
- Aksi: Beli lampu LED, nyampe malah senter kepala
- Ekspresi: Antusias → bengong
- Tempat: Teras kost
- Waktu: Sore
- Gerakan Kamera: POV buka paket
- Pencahayaan: Cahaya sore natural
- Gaya Video: Parodi unboxing
- Atmosfer: Satir dan receh
- Musik: Musik review → efek ‘sad violin’
- Dialog: “Inilah investasi pencahayaan estetik saya—LHO?!”
- Detail Tambahan: Judul barang di e-commerce ambigu
Prompt Template 89 – Tutorial Ngomong Inggris di Warteg
- Subjek: Cowok sok internasional
- Aksi: Pesan makanan pake Bahasa Inggris full
- Ekspresi: Pede → ibu warteg bingung
- Tempat: Warteg
- Waktu: Siang
- Gerakan Kamera: Wide → close-up ekspresi bu warteg
- Pencahayaan: Natural dari jendela
- Gaya Video: Komedi sosial
- Atmosfer: Cringe kocak
- Musik: Sound angin sepoi + efek error
- Dialog: “One rice, two fried things, and… that brown soup!”
- Detail Tambahan: Bu warteg jawab, “mau apa?”
Prompt Template 90 – Cara Bikin Nasi Padang Sendiri Tapi Semua Salah
- Subjek: Paman pengen hemat
- Aksi: Bikin rendang pake santan sachet kopi
- Ekspresi: Yakin → rasa aneh
- Tempat: Dapur sempit
- Waktu: Malam
- Gerakan Kamera: Close-up bahan → ekspresi makan
- Pencahayaan: Lampu kuning dapur
- Gaya Video: Tutorial gagal
- Atmosfer: Gagal lucu
- Musik: Musik Minang remix + efek ‘meh’
- Dialog: “Bumbu Padang .. improvisasi!”
- Detail Tambahan: Hasil mirip bubur gosong
Prompt Template 91 – Tips Biar Nggak Gugup di Sidang Skripsi (Tapi Ngomong Ngaco)
- Subjek: Mahasiswa stress
- Aksi: Hafal kata sambutan → kebablasan baca puisi
- Ekspresi: Serius → ngeblank → ngaco
- Tempat: Ruang sidang
- Waktu: Pagi
- Gerakan Kamera: Wide sidang → zoom ekspresi dosen
- Pencahayaan: Fluorescent terang
- Gaya Video: Komedi akademik
- Atmosfer: Tegang absurd
- Musik: Musik klasik tegang → efek ‘ding’
- Dialog: “Dan dengan ini .. mempersembahkan matahari untuk Ibu dosen…”
- Detail Tambahan: Semua panel diem 10 detik
Prompt Template 92 – Tutorial Jadi Gamer Profesional Tapi Mainnya Solitaire
- Subjek: Remaja pengen jadi streamer
- Aksi: Setting lighting, webcam, tapi mainnya cuma Solitaire
- Ekspresi: Serius → bangga
- Tempat: Meja kerja
- Waktu: Malam
- Gerakan Kamera: Split screen gameplay & wajah
- Pencahayaan: RGB gaming lamp
- Gaya Video: Parodi gaming
- Atmosfer: Satir lucu
- Musik: Musik intense gamer → efek Windows 98
- Dialog: “Oke guys, let’s get this W—satu kartu lagi!”
- Detail Tambahan: Ending: “Game Over” dengan slow zoom
Prompt Template 93 – Simulasi Jadi Penjual Online Tapi Barangnya Ga Jelas
- Subjek: Paman iseng bisnis
- Aksi: Live jualan batu unik buat healing
- Ekspresi: Pede → ngegas
- Tempat: Halaman rumah
- Waktu: Sore
- Gerakan Kamera: Close-up batu + gesture tangan
- Pencahayaan: Cahaya matahari miring
- Gaya Video: Parodi live shopping
- Atmosfer: Lucu absurd
- Musik: Musik live dangdut + reverb
- Dialog: “Liat nih batu cinta! Bisa narik mantan balik!”
- Detail Tambahan: Batu dilempar ke kamera, layar goyang
Prompt Template 94 – Tips Mandi Kilat 30 Detik Tapi Kelupaan Bilas
- Subjek: Anak kost telat kuliah
- Aksi: Lari ke kamar mandi, sabunan, langsung pakai baju
- Ekspresi: Niat → lengket
- Tempat: Kamar mandi & kamar
- Waktu: Pagi
- Gerakan Kamera: POV cermin → ekspresi gatal
- Pencahayaan: Neon putih terang
- Gaya Video: Lifehack fail
- Atmosfer: Lucu jorok
- Musik: Efek shower → glitch → efek “ding-ding”
- Dialog: “Cepat dan efektif—eh kok gatel?!”
- Detail Tambahan: Masih ada busa di leher
Prompt Template 95 – Cara Menyamar Jadi Kursi Karena Gak Bawa Undangan
- Subjek: Cowok maksa masuk kondangan
- Aksi: Duduk diam di kursi kosong, pura-pura properti
- Ekspresi: Tegang → beku
- Tempat: Gedung pernikahan
- Waktu: Siang
- Gerakan Kamera: Tracking shot dari sisi tamu
- Pencahayaan: Indoor fancy
- Gaya Video: Slapstick sosial
- Atmosfer: Kocak & malu
- Musik: Musik resepsi → efek silence awkward
- Dialog: “Saya… kursi, Sumpah.”
- Detail Tambahan: Anak kecil duduk di atasnya
Prompt Template 96 – Simulasi Jadi Pilot Tapi di Game Google Earth
- Subjek: Anak warnet
- Aksi: Main Google Earth pakai joystick & topi pilot
- Ekspresi: Serius → ngaco arah
- Tempat: Warnet
- Waktu: Siang
- Gerakan Kamera: Wide shot dari belakang → cut layar
- Pencahayaan: Lampu neon
- Gaya Video: Parodi simulasi
- Atmosfer: Cringe & nerdy
- Musik: Musik epik pilot + efek pesawat
- Dialog: “Menara, ini Alfa .. mendarat di Monas.”
- Detail Tambahan: Layar crash, semua orang nengok
Prompt Template 97 – Tips Makan Tanpa Sendok Tapi Pakai Gaya Masterchef
- Subjek: Paman kreatif
- Aksi: Makan nasi goreng pakai tangan tapi gayanya elegan
- Ekspresi: Serius + overdramatic
- Tempat: Ruang makan
- Waktu: Malam
- Gerakan Kamera: Top-shot makanan + zoom tangan
- Pencahayaan: Spotlight kuning
- Gaya Video: Satire kuliner
- Atmosfer: Lucu elegan
- Musik: Musik klasik + narasi serius
- Dialog: “Kita tidak hanya Kita menghayati.”
- Detail Tambahan: Ada selembar tisu di jidat
Prompt Template 98 – Cara Ngeles Pas Ketahuan Scroll TikTok di Zoom
- Subjek: Mahasiswa gabut
- Aksi: Scroll TikTok sambil Zoom, suaranya bocor
- Ekspresi: Panik + ngeles
- Tempat: Meja belajar
- Waktu: Siang
- Gerakan Kamera: Split screen Zoom + HP
- Pencahayaan: Cahaya layar
- Gaya Video: Sketsa digital
- Atmosfer: Kocak online class
- Musik: Efek viral TikTok → zoom silence
- Dialog: “Itu… contoh disrupsi digital, ”
- Detail Tambahan: Dosen baca username TikTok
Prompt Template 99 – Tips Gaya Jalan Ala Model Tapi Jalan di Trotoar
- Subjek: Cewek percaya diri
- Aksi: Catwalk sambil lewat trotoar sempit
- Ekspresi: Elegan → nyungsep ke tukang gorengan
- Tempat: Jalan kecil
- Waktu: Sore
- Gerakan Kamera: Slow-mo catwalk → jumpcut
- Pencahayaan: Sunset natural
- Gaya Video: Fashion vs kenyataan
- Atmosfer: Lucu glam-fail
- Musik: Lagu fashion high beat → efek jatuh
- Dialog: “Confidence is everything—aaahh!”
- Detail Tambahan: Tukang gorengan bantuin bangun sambil ketawa
Prompt Template 100 – Simulasi Ngaji Tapi Lupa Lanjut Ayat
- Subjek: Bocah surau
- Aksi: Ngaji depan ustadz, kehabisan hafalan
- Ekspresi: Gugup → ngarang
- Tempat: Musholla
- Waktu: Petang
- Gerakan Kamera: Front + ekspresi ustadz
- Pencahayaan: Lampu kuning suram
- Gaya Video: Komedi religius polos
- Atmosfer: Lucu & polos
- Musik: Tidak ada, hanya suara
- Dialog: “Bismillahirrahmanirrahim… .. wafi… wifi…”
- Detail Tambahan: Temannya nutup muka sambil cekikikan
Prompt Template 101 – Cara Menyamar Jadi Karyawan Biar Bisa Masuk AC Kantor
- Subjek: Cowok kepanasan
- Aksi: Pinjam ID Card temen, pura-pura kerja
- Ekspresi: Tegang → berhasil
- Tempat: Lobi kantor
- Waktu: Siang
- Gerakan Kamera: Tracking masuk → zoom ID
- Pencahayaan: Putih dingin AC
- Gaya Video: Sketsa penyusup
- Atmosfer: Lucu & cerdik
- Musik: Musik misi rahasia
- Dialog: “Saya dari .. kehausan.”
- Detail Tambahan: Duduk ngadem di pojok, pura-pura ngetik
TEMPLATE PROMPT VEO 3 – Cinematic Podcast Setup
SCENE 1
Duration: 8 seconds
Title on Neon Sign (in scene): “{Judul Podcast}”
Language: {Bahasa Dialog} (no subtitles)
Camera: Fixed wide-angle, waist-up, podcast setup
Environment: Cinematic, {jenis pencahayaan} podcast studio
🔧 Visual & Character Setup
Scene Composition:
- Static camera shot, no movement
- {Deskripsi ruangan dan properti}
- Neon sign bertuliskan “{Judul Podcast}” di belakang karakter
Characters & Clothing
👤 {Nama Host} (Host – {Posisi}):
- {Deskripsi wajah & gestur}
- Clothing: {Jenis pakaian + teks tulisan}
- Accessory: {Aksesori unik, misalnya topi, kacamata, dsb}
- Movement: {Tipe gerakan—aktif, ekspresif, dll}
👤 {Nama Tamu} (Guest – {Posisi}):
- {Deskripsi wajah & ekspresi}
- Clothing: {Jenis pakaian + teks tulisan}
- Movement: {Tipe gerakan—pasif, lambat, dll}
Animation Notes
- Realistic {deskripsi karakter—manusia / hewan / kartun} facial movements and {detail fisik seperti rambut, bulu}
- Lipsync sesuai dengan {bahasa}
- Ekspresi wajah harus sinkron dengan pacing dan intonasi suara
- {Nama Host} lebih ekspresif, {Nama Tamu} lebih kalem (kontras)
🎧 Voice Profiles & Delivery
🎙️ {Nama Host}:
- {Jenis kelamin}, usia {range}
- Pitch: {tinggi suara}
- Gaya bicara: {gaya – gaul, serius, dll}
- Bahasa: {gaya bahasa – gaul, formal, netral}
- Pace: {kecepatan bicara}
🎙️ {Nama Tamu}:
- {Jenis kelamin}, usia {range}
- Pitch: {tinggi suara}
- Gaya bicara: {gaya – datar, sarkastik, lucu, dll}
- Bahasa: {gaya bahasa – netral, formal, dll}
- Pace: {kecepatan bicara}
🗨 Spoken Dialogue (Timing Matched)
Total duration: ~7.9 seconds (termasuk efek jika ada) (Lipsync wajib. Boleh overlap tipis untuk realisme.)
🎙️ {Nama Host} (0:00–0:02.2, {nada}):
“{Kalimat pembuka – bisa pertanyaan}”
🎙️ {Nama Tamu} (0:02.2–0:03.5, {nada}):
“{Jawaban singkat yang bikin penasaran}”
🎙️ {Nama Host} (0:03.5–0:04.6, {nada}):
“{Respon terkejut / lucu / kagum}”
🎙️ {Nama Tamu} (0:04.6–0:07.6, {nada}):
“{Punchline atau insight kocak/mendalam}”
🎧 {Optional: efek audio seperti laugh track atau musik lembut dari 07.6–08.0}
✅ Instructions Summary for Veo or Animator:
- Pastikan lipsync akurat, satu suku kata = satu gerakan mulut
- Tidak boleh tumpang tindih antar dialog
- {Nama Host} harus lebih hidup, {Nama Tamu} pasif untuk efek kontras
- Punchline harus landing tepat di akhir dengan timing alami
- Total durasi tidak lebih dari 8 detik
📌 CONTOH PENGGUNAAN – VERSI UNIK
Judul Neon Sign: “Kucing Nanya”
Host: ✯ Niko (kucing oren, ekspresif)
Guest: 🐶 Dony (anjing pug, wajah sedih)
Dialogue:
🎙️ Niko (0:00–0:02.2, penasaran):
“Don, menurut lo… kenapa manusia suka kerja?”
🎙️ Dony (0:02.2–0:03.5, flat):
“Karena gacha hidup, bro.”
🎙️ Niko (0:03.5–0:04.6, kaget):
“Buset… kok relate?!”
🎙️ Dony (0:04.6–0:07.6, lambat):
“Dikasih makan… tapi masih harus nyicil rumah.”
🎧 Laugh track fade in (07.6–08.0)
Contoh SCENE – Tema: Realita Hidup Dewasa
Duration: 8 seconds
Title on Neon Sign (in scene): “Nyesek Dewasa” Language: Bahasa Indonesia (no subtitles) Camera: Fixed wide-angle, waist-up, podcast setup Environment: Cinematic, warm-lit podcast studio
🎬 Visual & Character Setup:
Scene Composition:
- Static camera shot, no movement
- Studio bergaya minimalis dengan warna beige dan poster “Tagihan Datang Lagi”
- Neon sign “Nyesek Dewasa” bersinar redup di belakang mereka
Characters & Clothing:
👨 Tito (Host – Left Side):
- Wajah kurus, ekspresi aktif
- Clothing: Kemeja putih kusut bertuliskan “Kerja Terus”
- Accessory: Kacamata bulat
- Gestur: Aktif, berbicara dengan semangat capek
📅 Kal (Guest – Right Side):
- Kalender hidup dengan wajah datar (karakter kartun)
- Clothing: Hoodie abu-abu tulisan “Deadline”
- Gerakan sangat minim, hanya sedikit mengangguk
🎨 Animation Notes:
- Kalender punya ekspresi wajah datar dengan gerakan lambat
- Lipsync sesuai bahasa Indonesia
- Tito lebih ekspresif, Kal pasif dan lamban
- Emosi punchline harus landing tepat
🎧 Voice Profiles & Delivery:
🎙️ Tito:
- Male, 25–35
- Pitch sedang
- Energi terburu-buru, gaya bahasa gaul lelah
- Bahasa Indonesia santai
- Pace: Cepat sedikit gugup
🎙️ Kal:
- Male, 40–50
- Pitch rendah, berat
- Gaya: lambat, mengantuk
- Bahasa formal netral
- Pace: lambat, berat, malas
🗨 Spoken Dialogue (Timing Matched):
🎙️ Tito (0:00–0:02.2, cemas):
“Kal, kenapa hidup orang dewasa tuh berat banget ya?”
🎙️ Kal (0:02.2–0:03.5, tenang):
“Soalnya tiap hari, isinya bayar.”
🎙️ Tito (0:03.5–0:04.6, heran):
“Bayar apaan?”
🎙️ Kal (0:04.6–0:07.6, flat):
“Bayar tagihan, bayar dosa, bayar janji kampanye.”
🎧 Soft sigh FX + laugh track fade in from 07.6 to 08.0 seconds
✅ Instructions Summary for Veo or Animator:
- Lipsync akurat
- Tito aktif bergerak, Kal diam
- Punchline Kal wajib clear dan tenang
- Tidak boleh overlap suara
- Total durasi <8 detik
CONTOH SCANE ORANG UTAN
Duration: 8 seconds
Title on Neon Sign (in scene): “Hack Rekomendasi” Language: Bahasa Indonesia (no subtitles) Camera: Fixed wide-angle, waist-up, podcast setup Environment: Cinematic, warm-lit podcast studio
🎬 Visual & Character Setup:
Scene Composition:
Static camera shot, no movement
Warm podcast studio, wooden table, glowing neon sign “Orangutan Talks” behind the speakers
Both orangutans sit facing forward at table microphones Characters & Clothing:
Radian (Host – Left Side):
Lean, expressive face, lively gestures
Clothing: Grey t-shirt with text: “Hack Rekomendasi” Accessory: White Yankiee cap, forward-facing Moves hands expressively, leans in while talking
Guni (Guest – Right Side):
Broad face, droopy eyes, bigger build
Clothing: Red hoodie with printed text: “Guni Channel:,” Hood down (not worn)
Very subtle movement: occasional head nod, slow blink, deadpan stare
Animation Notes:
Realistic orangutan facial movements and fur physics Lipsync must follow natural Indonesian pronunciation and syllables
Facial expression and mouth shapes must match vocal pacing Rudi moves expressively with rising/falling intonation
Beni speaks slow, with mouth barely opening at times
🎧 Voice Profiles & Delivery:
🎙️ Radian:
Male, 30–45
Mid-low pitch, natural flow
Energetic curiosity, slight playful tone Bahasa Indonesia gaul, relaxed and warm
Pace: Normal conversational speed, with emphasis on last line
🎙️ Guni:
Male, 35–50
very Low pitch, heavy and dry tone
Flat, slow delivery with slight bitter undertone Bahasa Indonesia netral, no slang
Pace: Slow, deadpan, intentional pauses
🗨 Spoken Dialogue (Timing Matched):
Total duration: ~7.9 seconds including laugh track
(Lipsync required for all lines. Slight overlap permissible for realism.)
🎙️ Radian (curious):
“Gun, lo sadar gak sih? Sekarang orang lebih percaya Chat GPT daripada dukun?”
🎙️ Guni (deadpan, flat):
“Ya iyalah! ChatGPT ngasih solusi… sementara dukun? Ngasih syarat: bawa rambut ayam sama tanah kuburan!.”
(slight pause)
🎙️ Radian (surprised): “Waduh, dalem amat?”
🎧 Soft laugh track fades in from 07.6 to 08.0 seconds
✅ Instructions
Summary for Veo or Animator:
Ensure lipsync accuracy: each syllable maps to jaw/mouth movement
No overlapping speech; allow brief natural pauses
Radian gestures while speaking, Guni keeps still for contrast Guni’s final line should land calmly, with subtle timing emphasis
All dialogue must fit within 8 seconds
Deliver each line in-character per voice profile above No on-screen text or subtitles
PROMPT MEMBUAT UCAPAN ULANG TAHUN DI CHAT GPT
Buatkan saya prompt video untuk veo 3
Contoh ke 1:
Latar : didepan rumah tradisional [afrika], [etnis orang afrika], [15 orang] yang terdiri dari [7 wanita] dan [8 pria], berpakaian tradisional [afrika], siang hari, spanduk bertuliskan “[Selamat ulang tahun…………………………… ] ”
Story : Semua orang terlihat bahagia, mereka akan mengucapkan selamat ulang tahun secara serentak. Seorang pria didepan memegang kertas 60×60 cm bertuliskan “[HBD………………………………… ]”. Suara dimulai dari seorang pria yang mengatakan
“Kami dari [afrika] [mengucapkan….. ]”. Setelah itu mereka dengan serentak
mengucapkan “[Selamat Ulang Tahun….. ], Panjang Umur sehat selalu
Contoh ke 2:
Sebuah perayaan ulang tahun yang ceria dengan (seorang anak perempuan tersenyum) di dalam (ruang pesta penuh warna), sedang memegang (kue ulang tahun dengan lilin) bertuliskan “(Selamat Ulang Tahun ke-7, Rania!)”, dikelilingi oleh (balon dan confetti), pencahayaan sinematik, detail tinggi, fotografi realistis, 8K
Contoh ke 3:
Seorang (wanita muda) yang terkejut saat membuka kado ulang tahun di (ruang tamu yang hangat), bersama (teman-teman yang bertepuk tangan dan tersenyum), pencahayaan hangat, sudut sinematik, suasana ulang tahun, detail realistis, ultra-HD
Prompt dalam bahasa inggris dan harus detail, kalimat yang diucapkan berbahasa Indonesia
14 TEMPLATE PROMPT ASMR BUAH, SAYURAN, MAINAN, MAKAN, HUJAN
TEMPLATE 1 — Buah (Fruit) Transparent Glass
A hyper-realistic cinematic close-up of a (jenis buah) made of transparent glass with a (warna khas buah) hue. The (jenis buah) is (posisi objek) on a (jenis permukaan) under (jenis pencahayaan) studio lighting. A human hand is clearly visible, holding a (jenis pisau) just above the fruit, ready to slice. In slow motion, the blade makes a clean slice through the glass (jenis buah) — the front section breaks off cleanly with delicate glass-crack sounds. Then, the knife makes another slice smoothly. Transparent shards scatter lightly from both cuts. ASMR slicing sounds only — no talking, no music. Only the hand, knife, and fruit are visible. Ultra-sharp macro lens, shallow depth of field, cinematic lighting.
TEMPLATE 2 — Sayur (Vegetable) Transparent Glass
A hyper-realistic cinematic close-up of a (jenis sayur) made of transparent glass with a (warna khas sayur) hue. The (jenis sayur) rests (posisi objek) on a (jenis permukaan) under (jenis pencahayaan) studio lighting. A human hand is holding a (jenis pisau) just above it, preparing to slice. As the blade slowly cuts through the glass (jenis sayur), soft cracking sounds fill the scene. Shards scatter gently. ASMR slicing sounds only. No background music, no speaking. Only the hand, knife, and vegetable. Ultra-macro lens, shallow depth of field, cinematic style.
TEMPLATE 3 — Mainan (Toys) Transparent Glass
A cinematic close-up of a (jenis mainan) made of transparent glass, colored in (warna khas mainan). The toy sits (posisi objek) on a (jenis permukaan) under (jenis pencahayaan) studio lighting. A human hand carefully lowers a (jenis alat potong) to slice the toy. The glass breaks softly, scattering transparent shards in slow motion. No talking, no music — only ASMR slicing sounds. Ultra-detailed macro lens, dramatic lighting, shallow focus.
TEMPLATE 4 — Dessert (Makanan Penutup) Transparent Glass
A hyper-realistic cinematic close-up of a (jenis dessert) made from transparent glass with a (warna hiasan) swirl or topping. It is placed (posisi objek) on a (jenis permukaan), glowing under (jenis pencahayaan) studio lights. A hand holding a (jenis pisau) gently slices into it. The cut reveals crackling sounds, delicate shard scatter, and beautiful reflection. No voice or music, only ASMR slicing. Macro lens, shallow depth of field, high-gloss cinematic look.
TEMPLATE 5 — (Boneka Miniatur) Transparent Glass
A cinematic macro shot of a (jenis boneka miniatur) made of clear glass, glowing with a (warna efek) tint. It is (posisi objek) on a (jenis permukaan) under (jenis pencahayaan). A hand brings in a (jenis pisau kecil atau alat potong), slicing through part of the doll. Glass softly cracks. ASMR slicing only. Ultra-close-up camera, slow motion, dramatic cinematic lighting.
TEMPLATE 6 — (Kendaraan Mainan) Transparent Glass
A detailed cinematic view of a (jenis kendaraan mainan) made of glass with a (warna metalik/kristal) hue. It is (posisi objek) on a (jenis permukaan retro atau klasik). A human hand holding a (jenis alat potong tajam) begins slicing through its structure. The sound of cracking glass plays gently, shards sparkle in the light. ASMR sounds only. Ultra-macro, soft focus, studio glow.
TEMPLATE 7 — Fantasy Creature (Makhluk Fantasi) Transparent Glass
A hyper-realistic close-up of a (nama makhluk fantasi kecil) made of enchanted glass, glowing with a (warna magis) hue. It rests (posisi objek) on a (permukaan bertema fantasi). A jeweled hand uses a (nama alat magis) to slice part of it. Glass fragments shimmer. ASMR only. Ultra-detailed macro lens, magical lighting, soft shadows, no music or voice.
TEMPLATE 8 — (Senjata Mainan Fantasi) Transparent Glass
A cinematic macro shot of a (nama senjata mainan) crafted from transparent glass with (warna efek pedang) reflections. The weapon is (posisi objek) on a (permukaan bernuansa medieval atau fantasi). A hand carefully slices it using a (jenis pedang kecil atau alat magis). Crack sounds echo gently. Only ASMR slicing. Cinematic look, glowing rim light, ultra-sharp focus.
TEMPLATE 9 — (Bonsai atau Tanaman Miniatur) Transparent Glass
A macro cinematic shot of a (jenis tanaman miniatur) made of glass, shimmering in (warna dedaunan) under (jenis pencahayaan alami). It is positioned (posisi objek) on a (permukaan natural atau podium kayu). A hand delicately slices one of the branches with a (alat kecil tajam). The sound of glass cracking is soft and satisfying. ASMR slicing only. No dialogue. Macro lens, clean focus, realistic texture.
TEMPLATE 10 — (Rumah Miniatur) Transparent Glass
A cinematic close-up of a (jenis rumah miniatur) crafted from glass with (efek warna jendela atau atap). It sits (posisi objek) on a (permukaan diorama atau kayu tua). A human hand uses a (jenis alat) to slice the chimney in slow motion. The breaking sound is delicate. Shards scatter gently. ASMR-focused. Studio lighting, shallow depth of field, no background music.
TEMPLATE 11 — (Objek Elektronik Miniatur) Transparent Glass
A detailed macro shot of a (jenis perangkat elektronik miniatur) made from transparent glass with (warna dominan). It is set (posisi objek) on a (permukaan modern atau futuristik). A sharp blade slices a part of it.
Cracking glass is heard, with floating shards. No talking, just ASMR cutting. Ultra-close cinematic lighting, glass reflection, clean shallow focus.
TEMPLATE 12 — (Alat Musik Miniatur) Transparent Glass
A hyper-realistic close-up of a (jenis alat musik miniatur) made of glass with (warna instrumen) tint. It is carefully placed (posisi objek) on a (permukaan panggung kecil atau podium). A hand holding a (alat pemotong) slices through part of it. The instrument cracks softly. Transparent shards fly. ASMR sounds only. Cinematic framing, shallow depth of field, elegant lighting.
CONTOH 12 PROMPT ASMR BUAH, SAYURAN, MAINAN
Versi Buah-Buahan Lain
Prompt 1 – Buah Anggur:
A hyper-realistic cinematic close-up of a whole, round-shaped grape made of transparent glass with a soft purple hue. The glass fruit is placed at the center of a polished wooden cutting board under soft studio lighting. A human hand gently holds a razor-sharp stainless steel knife above the grape. In slow motion, the blade slices through the grape — the front segment snaps off cleanly with delicate cracking sounds. Transparent shards scatter slightly. No talking, no music, only ASMR slicing sounds. Ultra-sharp macro lens, shallow depth of field, cinematic lighting.
Prompt 2 – Buah Nanas:
A cinematic macro shot of a transparent glass pineapple, glowing with a golden-yellow hue. The fruit sits vertically on a wooden board under soft studio lights. A human hand slowly lowers a large kitchen knife to make the first cut. As the blade touches the glass surface, shards crack and shimmer. The cut section falls in slow motion, scattering glimmering fragments. ASMR sounds only. Deep focus on texture, ultra-sharp lens, rich contrast lighting.
Versi Sayur-Sayuran
Prompt 3 – Wortel:
A hyper-realistic close-up of a full-length carrot made of translucent orange glass, resting diagonally on a wooden cutting board. A human hand enters the frame, holding a sharp chef’s knife. In slow motion, the blade slices through the center of the carrot — the glass cracks with satisfying ASMR
precision. Shards glitter as they fall. No dialogue, no background music. Studio-lit, ultra-sharp macro lens, shallow depth of field.
Prompt 4 – Brokoli:
A cinematic shot of a transparent glass broccoli, glowing green under diffused studio lighting. The broccoli is placed on a clean wood surface. A sharp knife begins cutting the top florets in slow motion. Delicate glass- breaking sounds echo as small pieces scatter. Focus is tight, showing only hand, knife, and broccoli. ASMR slicing only, with no ambient sound. Ultra- realistic rendering, cinematic lighting.
Versi Mainan (Toys)
Prompt 5 – Boneka Beruang Kaca:
A realistic cinematic close-up of a small teddy bear made of transparent glass, sitting on a wooden platform under warm studio light. A human hand carefully approaches with a precision glass-cutting blade. In slow motion, the blade touches the bear’s ear and slices through with a light crackling sound. Shards scatter gently. ASMR glass-cutting sounds only. No background music or voices. Macro lens, shallow depth of field, cinematic detail.
Prompt 6 – Mobil Mainan Kaca:
A hyper-detailed scene showing a toy car made of transparent red-tinted glass, centered on a wooden table under studio lighting. A human hand slowly moves in with a scalpel-sharp blade. The knife slices across the hood of the car, causing clean glass cracks and shimmering fragments. Sounds are crisp and ASMR-focused — no dialogue, no music. Macro photography, cinematic look, sharp lighting contrast.
Versi Dessert (Makanan Penutup)
Prompt 7 – Kue Tart Miniatur Kaca:
A cinematic macro shot of a small cupcake made entirely of transparent glass, with soft pastel pink swirls on top resembling frosting. The cupcake sits perfectly centered on a wooden table under warm studio lighting. A hand slowly lowers a sharp kitchen knife onto the cupcake, slicing through the top
in slow motion. Glass cracks softly, frosting-like shards fall delicately. No voice, no music — just ASMR slicing sounds. Ultra-sharp lens, shallow depth of field, cinematic clarity.
Prompt 8 – Donat Kaca:
A hyper-realistic close-up of a glass donut with a clear golden-brown base and glossy transparent purple glaze. The donut rests on a wooden board, glowing subtly under controlled lighting. A stainless steel knife cuts cleanly through the middle — soft glass-cracking sounds and minimal shard scatter. ASMR only. No background noise. Focus locked on the donut, knife, and hand. Macro view, cinematic mood.
Versi Fantasy Toys
Prompt 9 – Naga Kecil dari Kaca:
A highly cinematic close-up of a small transparent glass dragon toy, glowing faintly with a gradient of teal and blue. Perched on a wooden surface under enchanted-style studio lighting, the dragon shimmers with mystical vibes. A hand with a jeweled ring gently brings down a crystal blade across the dragon’s tail. The slow-motion slice creates sparkling shards and soft magical crack sounds. No music, no speech, ASMR-focused. Macro lens, fantasy- themed lighting, dramatic shadows.
Prompt 10 – Pedang Mainan Kaca:
A dramatic close-up of a toy sword made of translucent red glass, resting diagonally on a medieval-style wooden plank. Studio lighting glows from behind, revealing its glossy finish. A human hand slowly slices the blade in half with a high-carbon knife. Glass fractures audibly and beautifully, shards reflect warm light. No music or dialogue, just cinematic ASMR slicing. Shallow depth of field, magical realism tone.
🌿 Versi Ekosistem Miniatur
Prompt 11 – Bonsai Kaca:
A hyper-detailed cinematic macro shot of a tiny bonsai tree sculpted entirely from emerald green glass, centered on a wooden podium under subtle
natural-toned studio lights. A human hand delicately slices one of the branches with a razor-thin blade. The branch snaps with a light crystal sound, scattering micro-shards. ASMR slicing sounds only. Cinematic angle, soft depth of field, ultra-realistic textures.
Prompt 12 – Rumah Miniatur Kaca:
A close-up cinematic scene of a miniature house made from transparent glass with frosted edges, sitting in the middle of a small wooden diorama. A human hand slowly brings down a knife, slicing through the tiny chimney in slow motion. The sound of glass breaking is sharp yet soft. No voice, no background score, just ASMR glass-cutting sound. Ultra-macro lens, studio lighting, dramatic miniature storytelling.
Bagian yang Dihapus dari Prompt Asli:
- “made of transparent glass”
➤ Dihapus agar buah tidak terlihat seperti benda kaca transparan.
- “with a (warna khas buah) hue” (dalam konteks kaca)
➤ Frasa ini diubah untuk mendeskripsikan warna alami buah, bukan kilauan kaca.
- “glass (jenis buah)”
➤ Diganti dengan nama buah biasa (misal: “juicy strawberry”) agar lebih natural.
- “the front section breaks off cleanly with delicate glass-crack sounds”
➤ Diubah karena suara retakan kaca tidak relevan untuk buah asli.
- “Transparent shards scatter lightly from both “
➤ Dihapus karena buah asli tidak menghasilkan pecahan kaca.
Bagian yang Diubah untuk Versi Realistik:
| Dari Prompt Asli | Menjadi |
| “made of transparent glass” | (dihapus) |
| “with a (warna khas buah) hue” | “with a vibrant red hue and detailed surface texture” |
| Dari Prompt Asli | Menjadi |
| “the glass (jenis buah)” | “the juicy (jenis buah)” |
| “breaks off cleanly with delicate glass- crack sounds” | “separates cleanly with crisp slicing sounds” |
| “Transparent shards scatter lightly” | “Tiny juice droplets scatter lightly” |
Contoh Prompt Buah”an Transparan Glass
A hyper-realistic cinematic close-up of a strawberry made of transparent glass with a red hue. The strawberry is placed upright on a polished black marble surface under soft directional studio lighting. A human hand is clearly visible, holding a sleek ceramic knife just above the fruit, ready to slice. In slow motion, the blade makes a clean slice through the glass strawberry — the front section breaks off cleanly with delicate glass-crack sounds. Then, the knife makes another slice smoothly.
Transparent shards scatter lightly from both cuts. ASMR slicing sounds only — no talking, no music. Only the hand, knife, and fruit are visible. Ultra-sharp macro lens, shallow depth of field, cinematic lighting.
Contoh Prompt Buah”an Tanpa Transparan Glass
A hyper-realistic cinematic close-up of a fresh strawberry with a vibrant red hue and detailed surface texture. The strawberry is placed upright on a polished black marble surface under soft directional studio lighting. A human hand is clearly visible, holding a sleek ceramic knife just above the fruit, ready to slice. In slow motion, the blade makes a clean slice through the juicy strawberry — the front section separates cleanly with crisp slicing sounds. Then, the knife makes another smooth cut. Tiny juice droplets scatter lightly from both cuts. ASMR slicing sounds only — no talking, no music. Only the hand, knife, and fruit are visible. Ultra-sharp macro lens, shallow depth of field, cinematic lighting.
🍇 Versi Buah-Buahan (Realistik)
Prompt 1 – Buah Anggur (Grape):
A hyper-realistic cinematic close-up of a whole, round-shaped fresh grape with a soft purple hue and natural surface shine. The fruit is placed at the center of a polished wooden cutting board under soft studio lighting. A human hand gently holds a razor-sharp stainless steel knife above the grape.
In slow motion, the blade slices through the grape — the front segment separates cleanly with juicy slicing sounds. Tiny droplets scatter slightly. No talking, no music, only ASMR slicing sounds. Ultra-sharp macro lens, shallow depth of field, cinematic lighting.
Prompt 2 – Buah Nanas (Pineapple):
A cinematic macro shot of a ripe, golden-yellow pineapple, sitting vertically on a wooden board under soft studio lights. A human hand slowly lowers a large kitchen knife to make the first cut. As the blade touches the spiky surface, it slices through with fibrous texture and crisp sounds. The cut section falls in slow motion, releasing natural juice and scattered fibers. ASMR sounds only. Deep focus on texture, ultra-sharp lens, rich contrast lighting.
Versi Sayur-Sayuran (Realistik)
Prompt 3 – Wortel (Carrot):
A hyper-realistic close-up of a full-length vibrant orange carrot, resting diagonally on a wooden cutting board. A human hand enters the frame, holding a sharp chef’s knife. In slow motion, the blade slices through the center of the carrot — creating a crisp, satisfying ASMR slicing sound. Small carrot pieces scatter gently. No dialogue, no background music. Studio-lit, ultra-sharp macro lens, shallow depth of field.
Prompt 4 – Brokoli (Broccoli):
A cinematic shot of a fresh green broccoli, glowing under diffused studio lighting. The broccoli is placed on a clean wood surface. A sharp knife begins cutting the top florets in slow motion. Crisp slicing sounds echo as small pieces fall. Focus is tight, showing only hand, knife, and broccoli. ASMR slicing only, with no ambient sound. Ultra-realistic rendering, cinematic lighting.
Versi Mainan (Realistik / Non-Kaca)
Prompt 5 – Boneka Beruang:
A realistic cinematic close-up of a small plush teddy bear with soft brown fur, sitting on a wooden platform under warm studio light. A human hand carefully approaches with a precision blade. In slow motion, the blade touches the bear’s ear and slices through the fabric with gentle tearing
sounds. Fluff and fibers scatter lightly. ASMR fabric-cutting sounds only. No background music or voices. Macro lens, shallow depth of field, cinematic detail.
Prompt 6 – Mobil Mainan:
A hyper-detailed scene showing a plastic toy car painted in vibrant red, centered on a wooden table under studio lighting. A human hand slowly moves in with a scalpel-sharp blade. The knife slices across the hood of the car, creating a soft cracking and popping plastic sound. Sounds are crisp and ASMR-focused — no dialogue, no music. Macro photography, cinematic look, sharp lighting contrast.
🍰 Versi Dessert / Makanan Penutup
Prompt 7 – Kue Tart Miniatur:
A cinematic macro shot of a small realistic mini cupcake with soft pastel pink frosting swirls on top. The cupcake sits perfectly centered on a wooden table under warm studio lighting. A hand slowly lowers a sharp kitchen knife onto the cupcake, slicing through the top in slow motion. The frosting spreads gently as the cake compresses. Soft squishy and slicing sounds. No voice, no music — just ASMR. Ultra-sharp lens, shallow depth of field, cinematic clarity.
Prompt 8 – Donat:
A hyper-realistic close-up of a golden-brown donut with glossy purple glaze. The donut rests on a wooden board, glowing subtly under controlled lighting. A stainless steel knife cuts cleanly through the middle — soft frosting crackle and bread compression sounds. ASMR only. No background noise. Focus locked on the donut, knife, and hand. Macro view, cinematic mood.
🐉 Versi Fantasy Toys (Non-Kaca)
Prompt 9 – Naga Kecil (Mini Dragon Toy):
A highly cinematic close-up of a small plastic dragon toy, painted with a gradient of teal and blue. Perched on a wooden surface under enchanted- style studio lighting, the dragon shimmers with mystical vibes. A hand with a jeweled ring gently brings down a crystal-like blade across the dragon’s tail. The slow-motion slice creates soft cracking and toy-texture sounds. No
music, no speech, ASMR-focused. Macro lens, fantasy-themed lighting, dramatic shadows.
Prompt 10 – Pedang Mainan (Toy Sword):
A dramatic close-up of a toy sword made of painted plastic, resting diagonally on a medieval-style wooden plank. Studio lighting glows from behind, revealing its glossy finish. A human hand slowly slices the blade in half with a high-carbon knife. Plastic fracture sounds follow, with small flakes falling. No music or dialogue, just cinematic ASMR slicing. Shallow depth of field, magical realism tone.
✆ Versi Ekosistem Miniatur
Prompt 11 – Bonsai Miniatur:
A hyper-detailed cinematic macro shot of a tiny realistic bonsai tree, centered on a wooden podium under subtle natural-toned studio lights. A human hand delicately slices one of the branches with a razor-thin blade. The branch snaps gently with crisp wood-cracking sounds, and a few leaves fall.
ASMR slicing sounds only. Cinematic angle, soft depth of field, ultra-realistic textures.
Prompt 12 – Rumah Miniatur:
A close-up cinematic scene of a miniature house model with painted wooden texture and frosted windows, sitting in the middle of a small wooden diorama. A human hand slowly brings down a knife, slicing through the tiny chimney in slow motion. The sound of painted wood cracking is sharp yet soft. No voice, no background score, just ASMR cutting sound. Ultra-macro lens, studio lighting, dramatic miniature storytelling.
TEMPLATE 13 – ASMR Sedang Makan (Cinematic Visual Prompt)
A hyper-realistic cinematic close-up of a person eating (nama makanan) with (jenis peralatan makan atau tangan langsung), featuring vivid textures and subtle reflections. The food is visually appealing — (deskripsi bentuk atau warna makanan), placed neatly on a (jenis piring atau alas) over a (jenis
permukaan meja). The environment is (jenis suasana: cozy / minimal / traditional / studio), with (jenis pencahayaan: warm / soft / dramatic) studio lighting that highlights the details of the dish. The camera captures every bite
— from the (suara khas: crunch / slurp / juicy burst / creamy melt) to the soft breathing and chewing sounds. The person’s mouth is slightly visible or just out of frame, focusing mainly on hand movements, utensils, and food interaction. No music, no talking — only pure eating ASMR. Shot with an ultra- sharp macro lens, shallow depth of field, and cinematic composition.
Bagian-Bagian yang Bisa Diganti
| Elemen | Contoh |
| (nama makanan) | crispy fried chicken, strawberry jelly, steaming ramen, soft chocolate cake |
| (jenis peralatan makan atau tangan langsung) | a metal spoon, wooden chopsticks, bare hands |
| (deskripsi bentuk atau warna makanan) | golden brown skin, translucent red jelly, milky white frosting |
| (jenis piring atau alas) | matte black ceramic plate, traditional wooden tray, clear glass bowl |
| (jenis permukaan meja) | rustic wooden table, marble countertop, minimalist white surface |
| (jenis suasana) | cozy kitchen, minimalist studio, traditional Indonesian home |
| (jenis pencahayaan) | soft warm, dramatic moody, daylight-style |
| (suara khas) | loud crunch, smooth slurp, squishy texture, satisfying crack |
Contoh Realisasi Template
Makan Ayam Goreng Crispy dengan Tangan
A hyper-realistic cinematic close-up of a person eating crispy fried chicken with bare hands, featuring vivid textures and subtle reflections. The food is visually appealing — golden brown skin with a flaky surface, placed neatly on a matte black ceramic plate over a rustic wooden table. The environment is cozy and warm, with soft studio lighting that highlights the details of the dish. The camera captures every bite — from the loud crunch to soft breathing and chewing sounds. The person’s mouth is slightly visible, focusing mainly on hand interaction and food. No music, no talking — only pure eating ASMR. Shot with an ultra-sharp macro lens, shallow depth of field, and cinematic composition.
TEMPLATE 14 — ASMR Hujan (Cinematic Visual Prompt)
A hyper-realistic cinematic close-up scene set during (jenis hujan: hujan ringan / hujan deras / hujan malam), with visible (elemen khas hujan: tetesan air di kaca / cipratan air di tanah / uap dari permukaan basah). The environment is (jenis tempat: kamar pribadi / kafe tenang / tenda hutan / dapur sederhana), featuring (aktivitas utama: membaca buku / membuat teh / menulis surat / memandangi jendela / memasak mie). Soft (deskripsi pencahayaan: warm lighting / natural morning light / vintage lamp glow) enhances the cozy and immersive mood. Sounds include (efek audio utama: rain tapping on glass / boiling water / radio static / page turning / distant thunder). No talking, no music — only pure ambient ASMR rain and environment sounds. Captured with an ultra-sharp macro lens, shallow depth of field, and cinematic lighting for a calming, immersive visual experience.
Penjelasan Kolom yang Bisa Diganti
| Elemen | Contoh |
| (jenis hujan) | light rain, heavy storm, midnight drizzle, tropical rain |
| (elemen khas hujan) | droplets on window glass, puddles forming, leaves dripping, fogged window |
| Elemen | Contoh |
| (jenis tempat) | cozy bedroom, modern café, camping tent, forest hut, kitchen near window |
| (aktivitas utama) | sipping hot tea, writing with a fountain pen, staring at raindrops, unboxing a journal |
| (deskripsi pencahayaan) | warm sunset light, moody overcast tones, candle glow, soft ambient reflection |
| (efek audio utama) | soft rain on rooftop, birds chirping in distance, boiling pot, paper crinkle, thunder echo |
Contoh Pengisian Prompt ASMR HUJAN:
🎬 Prompt 1 – Berteduh di Bawah Atap Seng
Sebuah video ASMR hiper-realistis yang menunjukkan seorang {pria/wanita} sedang berdiri diam di bawah atap {seng/kanopi kayu}, di depan rumah tradisional {Jawa/Sunda/Jepang}. Hujan deras mengguyur halaman tanah, menciptakan suara tetesan air yang menenangkan saat mengenai atap dan genangan. Kamera diam dalam sudut lebar sinematik, dengan fokus lembut pada rintik hujan dan ekspresi wajah yang damai. Cahaya alami sore hari, dengan efek embun di lensa.
🎬 Prompt 2 – Menatap Hujan dari Teras Rumah
ASMR sinematik dari sudut pandang orang pertama: sepasang tangan memegang cangkir {kopi/teh jahe}, duduk di kursi rotan di teras rumah kayu. Hujan turun deras membasahi halaman rumput dan jalan setapak. Suara tetesan hujan bercampur dengan suara dedaunan tergoyang. Latar belakang menampilkan pemandangan {perbukitan/pepohonan rindang}.
Tone warna sejuk dan tenang.
🎬 Prompt 3 – Berteduh Bersama di Bawah Payung
Video ASMR realistik yang menunjukkan dua orang {anak kecil/sahabat} sedang berdiri berdekatan di bawah payung besar berwarna {merah/biru},
berteduh di pinggir jalan desa saat hujan deras turun. Kamera dari belakang, menyorot tetesan hujan yang membasahi tanah dan efek percikan air di sekitar kaki mereka. Suara hujan mendominasi, dengan sesekali suara napas dan langkah ringan.
🎬 Prompt 4 – Hujan dari Dalam Rumah
Pemandangan hujan lebat dari balik jendela rumah kaca, dengan tetesan air menempel di kaca jendela. Di dalam, seorang {wanita tua/remaja laki-laki} duduk dekat jendela, menulis di buku harian dengan suara gesekan pena yang halus. Soundscape ASMR meliputi hujan, suara pena, dan napas lembut. Pencahayaan lembut dari lampu meja menciptakan suasana hangat dan nyaman.
🎬 Prompt 5 – Berteduh di Warung Pinggir Jalan
Visual hiper-realistis dari seorang {pemuda/pengendara ojek} yang berteduh di warung kecil berbahan kayu di pinggir jalan desa. Di sekitarnya, hujan mengguyur deras, mengenai atap seng dan menetes ke ember penampung air. Kamera sudut rendah menangkap sepatu yang basah dan genangan air yang memantulkan cahaya. Suara ASMR fokus pada hujan, percikan air, dan suara sendok mengaduk gelas teh.
🎬 Prompt 6
Seorang {wanita muda} dan {pria tua} berlari riang di tengah {hujan tropis deras}, tertawa dan bermain tanpa alas kaki di sepanjang {jalan berlumpur} di samping {sawah hijau subur}, dengan {pohon pisang} bergoyang di latar belakang; pakaian mereka basah kuyup menempel di tubuh, cipratan air ke mana-mana — ultra-realistis, sinematik, tanpa teks.
🎬 Prompt 7
Seorang {anak laki-laki kecil} dengan {caping bambu tradisional} mandi dengan gembira di bawah {pipa bambu yang bocor} saat {hujan deras}, dikelilingi {rimbunan hutan tropis}, dengan kabut naik perlahan dari tanah —
close-up sangat detail, gerakan lambat sinematik, pencahayaan alami, tanpa teks.
🎬 Prompt 8
Tiga orang {remaja perempuan} melompat dan berputar-putar sambil berpegangan tangan di bawah {hujan deras}, tertawa bersama di atas
{jembatan kayu desa} yang melintasi sungai kecil, dengan {padi hijau} dan
{kerbau} di kejauhan — pencahayaan lembut, suasana mimpi, tanpa teks.
🎬 Prompt 9
Seorang {petani paruh baya} membasuh wajahnya di bawah derasnya hujan di samping {gubuk bambu tua}, dengan {alat pertanian berlumpur} dan {keranjang anyaman} tergeletak di dekatnya, sementara {guntur terdengar pelan} di kejauhan — warna hangat, realisme sinematik, tanpa teks.
🎬 Prompt 10
Sepasang {anak muda} menari riang di bawah {hujan saat senja}, siluet mereka tampak jelas di depan langit {lembah pegunungan desa}, tetesan hujan berkilau diterpa cahaya keemasan dan kabut mengambang di sekitar mereka — romantis, fokus lembut, atmosfer film, tanpa teks.
🎬 Prompt 11
Seorang {anak kecil dengan jas hujan merah} berlari dengan gembira di sepanjang {jalan desa yang sempit}, melompati genangan air, sementara
{ayam-ayam beterbangan} dan {warga desa tersenyum} menyaksikan dari teras rumah mereka — sudut lebar, energi ceria, sangat realistis, tanpa teks.
🎬 Prompt 12
Seorang {wanita berbaju putih} berdiri diam di tengah {hujan tropis deras}, tangan terbuka lebar sementara angin meniup rambutnya, latar belakang
memperlihatkan {lembah hijau luas dengan pohon kelapa} — suasana dramatis, gerakan lambat, sinar lensa sinematik, tanpa teks.
🎬 Prompt 13
Dua orang {kakek bersahabat} duduk di bawah {saung kayu kecil}, menyeruput teh sambil menyaksikan {hujan turun di atas sawah}, uap hangat mengepul dari cangkir mereka, dengan {tawa kecil dan suasana damai} — close-up tangan, warna tanah hangat, tanpa teks.
🎬 Prompt 14
Seorang {anak laki-laki} mencoba menangkap tetesan hujan dengan lidahnya, berdiri di atas {batu tangga} di depan {candi tua di tengah hutan}, dikelilingi lumut basah, patung-patung, dan sulur tumbuhan lebat — tekstur tajam, fokus intim, pencahayaan sinematik, tanpa teks.
🎬 Prompt 15
Seorang {ibu dan anak perempuannya} sedang mencuci pakaian di {sungai kecil} saat hujan turun lembut, gerakan mereka selaras, dengan {kain berwarna cerah} mengapung di permukaan air dan {burung-burung beterbangan dari pepohonan} — ultra-realistis, adegan pedesaan yang puitis, tanpa teks.
Saya telah membuat aplikasi “Generator Konsep Video Miniatur AI” untuk Anda.
https://g.co/gemini/share/84a990a77dd5
membuat video edukasi anak-anak menggunakan mainan konstruksi. Anda bisa menyalin dan menempelkan teks ini ke setiap kolom di generator:
- Subjek Utama: Mainan ekskavator kuning, dump truck merah, dan traktor bulldozer biru.
- Aksi / Gerakan Subjek: Ekskavator mengambil pasir dan memasukkannya ke dalam dump truck. Dump truck mengangkut pasir ke sisi lain. Traktor meratakan tumpukan pasir.
- Latar / Lingkungan: Sebuah area konstruksi mini di dalam bak pasir besar, dengan tumpukan pasir, kerikil, dan beberapa balok kayu sebagai fondasi bangunan mainan.
- Detail & Objek Sekunder: Beberapa kerucut lalu lintas oranye kecil, figur pekerja konstruksi mainan dengan helm, dan beberapa pohon plastik hijau di pinggir area.
- Pencahayaan & Atmosfer: Cerah, ceria, dan penuh warna. Terlihat seperti hari yang sibuk dan menyenangkan di lokasi konstruksi mainan.
- Gaya Visual: Miniatur Realistik
- Sudut Kamera: Eye-Level Shot (Sejajar Mata)
- Durasi Video (detik): 8
- Deskripsi Suara Latar: Suara mesin mainan yang lucu, musik latar yang ceria dan bersemangat, serta suara narator yang menjelaskan fungsi setiap kendaraan.
contoh prompt yang bisa Anda gunakan untuk menggambarkan aktivitas di sebuah kota miniatur. Cukup masukkan teks berikut ke setiap kolom yang sesuai di generator:
- Subjek Utama: Warga kota miniatur, berbagai jenis mobil, dan transportasi umum seperti bus dan kereta komuter.
- Aksi / Gerakan Subjek: Orang-orang berjalan cepat di trotoar, beberapa
menunggu di halte bus. Mobil dan bus berhenti saat lampu merah, lalu bergerak lagi. Sebuah kereta komuter tiba di stasiun, penumpang turun dan naik.
- Latar / Lingkungan: Pusat kota yang padat dengan gedung-gedung pencakar langit, toko-toko ritel di lantai dasar, sebuah taman kota kecil dengan air mancur, dan stasiun kereta layang yang modern.
- Detail & Objek Sekunder: Lampu jalan menyala secara otomatis, papan reklame digital di gedung menampilkan iklan bergerak, beberapa orang duduk di bangku taman sambil melihat ponsel, dan ada sepeda yang terparkir di rak sepeda.
- Pencahayaan & Atmosfer: Suasana senja (golden hour), menciptakan bayangan panjang dari gedung-gedung. Cahaya hangat dari matahari terbenam berpadu dengan lampu-lampu kota yang mulai menyala, memberikan nuansa yang hidup dan dinamis.
- Gaya Visual: Sinematik
- Sudut Kamera: Low-Angle Shot (Sudut Bawah) untuk membuat gedung- gedung terlihat megah.
- Durasi Video (detik): 8
- Deskripsi Suara Latar: Suara hiruk pikuk kota yang tidak terlalu bising (ambient city sounds), klakson mobil dari kejauhan, pengumuman di stasiun kereta, diiringi musik jazz instrumental yang santai.
contoh prompt yang sangat detail untuk adegan memasak mini dengan pekerja miniatur. Anda bisa memasukkan teks ini ke dalam setiap kolom pada generator:
- Subjek Utama: Tim koki miniatur dengan seragam putih dan topi koki.
- Aksi / Gerakan Subjek: Satu koki menguleni adonan pizza seukuran koin, koki lain mengoleskan saus tomat dengan kuas kecil, dan koki ketiga menaburkan keju parut dan topping pepperoni mini.
- Latar / Lingkungan: Sebuah dapur restoran Italia miniatur yang terbuat dari kayu, lengkap dengan oven bata mini yang menyala (menggunakan lampu LED oranye), meja dapur dari marmer, dan rak-rak berisi botol minyak zaitun mini.
- Detail & Objek Sekunder: Tumpukan adonan pizza mini yang sudah siap, mangkuk-mangkuk kecil berisi topping, rolling pin seukuran korek api, dan beberapa pizza mini yang sudah matang di atas nampan kayu.
- Pencahayaan & Atmosfer: Pencahayaan yang hangat dan nyaman, dengan sorotan utama pada meja tempat pizza dibuat. Cahaya dari “api” di oven bata memberikan kilau oranye yang hangat ke sekelilingnya.
- Gaya Visual: Miniatur Realistik
- Sudut Kamera: Close-up Detail
- Durasi Video (detik): 8
- Deskripsi Suara Latar: Suara api berderak pelan dari oven, musik akordeon Italia yang ceria sebagai latar, dan suara-suara kecil seperti adonan ditepuk dan topping ditaburkan.